Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Gelar Sosialisasi Imunisasi Measles Rubella

0
463

SOLOK, JN- Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, menggelar acara sosialisasi dan advokasi imunisasi Measles Rubella (MR) kepada para anggota Tim PKK se Kabupaten Solok, GOW dan Bundo Kanduang se Kabupaten Solok, bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Kantor Bupati Solok, Senin (30/7).
Acara dibuka Bupati Solok, yang diwakili Sekretaris Daerah, H. Aswirman.

 

Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny. Hj. Desnadevi Gusmal, SH, Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin, Kadis Kesehatan Kabupaten Solok, dr. Hj. Sri Efriyanti, M.Kes, Para Ibu- ibu camat, ibu wali nagari, anggota PKK, GOW dan bundo kanduang se Kabupaten Solok dan OPD terkait.

 

Ketua panitia pelaksana acara, dr. Hj. Sri Efiyanti, M.Kes yang juga Kadis Kesehatan Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dan menggalang komitmen bersama dalam pelaksanaan kampanye imunisasi Maesles Rubella ( MR ) pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang 15 tahun. Sementara sasaran dari kegiatan imuniasi ini untuk kabupaten Solok yaitu 108.000 anak. “Kegiatan imunisasinya akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2018 dan melalui kegiatan sosialisasi dan penggalangan komitmen ini kita mengajak semua elemen pemerintah dan masyarakat untuk mensukseskan kampanye imunisasi maesles Rubella Secara aktif,” jelas Sri Efiyanti.

 

Disebutkan Kadis,  diberikannya vaksin ini lantaran rekomendasi dari WHO karena penyakit Rubella dikahwatirkan lebih ganas dari campak. “Campak dan Rubella merupakan penyakit infeksi yang menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus.Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini, berisiko tinggi tertular,” jelas Sri Efiyanti.

Disebutkannya, dari sisi komplikasi penyakit campak dan rubella itu sama saja cuman dari WHO vaksin ini diperlukan. Karena komplikasi untuk ibu hamil itu berbahaya bisa ada kelainan jantung pada bayi dan katarak pada anak.

 

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, H. Aswirman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ini merupakan langkah positif dalam upaya memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kampanye imunisasi MR. “Saya berharap agar kegiatan ini dapat mendukung upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Solok dan mari kita satukan tekad Kita bersama untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap (DL) pada bayi 0- 11 bulan dan imunisasi tambahan pada anak balita usia 16 bulan dan 24 bulan,” harap Aswirman.

Sekda juga berharap dengan melalui posyandu dan kadernya, ibu- ibu PKK dapat meningkatkan pengetahuan kader dan ibu balita dari segi program imunisasi rutin dan imunisasi tambahan.

“Kegiatan sosialisasi dan advokasi ini dapat menghimpun serta menyatukan tekad kita untuk menuju ” nagari peduli sehat kabupaten Solok Solok kuat  serta misi kita sebagai PKK, GOW dan bundokanduang untuk mengajak para orang tua dan wali agar membawa anak-anak mereka ketempat-tempat pelayanan imunisasi campak dan rubella sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelas Aswirman (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here