Dewan Minta Pemkab Solok Serius Kelola GOR batubatupang

0
505

KOTO BARU, JN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok meminta Pemerintah Kabupaten Solok serius dalam mengelola Gelangang Olah Raga (GOR) Batutupang yang berada di kawasan Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung itu.

 

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Solok Hardinalis Kobal, terkait Kondisi GOR peningalan manta Gubenur Sumbar sangat memiriskan dan terkesan tidak terawatt lagi. Seharusnya Pemkab Solok melalui dinas terkait serius mengelola dan memelihara pusat Olahraga satu-satunya yang ada di Bumi Markisah tersebut.

 

Politis partai Golkar itu, sangat menyangkan kondisinya seperti itu, kan mubazir kalau tidak dimanfaatkan dan dikeloala dengan baik, Bukan hanya dimanfaatkan saat-saat ada event olahraga saja,” tegas Hardinalis Kobal, Kamis (9/3) kemaren.

 

Dikatakan Hardinalis Kobal, GOR Batu Tupang dengan pelbagai fasilitas baik Sport hall dan Stadion serta fasilitas penunjang lain mestinya dihidupkan dengan berbagai aktivitas dan event-event olahraga yang memancing minat masyarakat untuk berolahraga dan berkunjung ke GOR Batu Tupang.

 

“Jangan sampai aset olahraga kita dibiarkan rusak tak menentu dan tidak termanfaatkan secara baik dan maksimal,” tambah Kobal.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Solok mengatakan pihaknya belum melakukan perbaikan karna belum tersedianya anggaran untuk perbaikan karena kerusakan-kerusakan terjadi sesudah penetapan anggaran 2017 lalu.

 

“Kita akan upayakan revisi anggaran secepatnya dan segera dilakukan perbaikan pada fasilitas yang rusak,” ungkap Soni Sondra saat dihubungi melalui telponnya, Kamis (9/3).

 

Namun pihkanya juga mengaku tengah melakukan pembahasan untuk menyiapkan Unit Pengelola Teknis yang akan bekerja memaksimalkan pengelolaan dan pembenahan GOR Batu Tupang,”Ada sejumlah titik vital yang memang perlu cepat dibenahi seperti papan skor stadion dan pagar yang roboh, pintu masuk dan lainnya,” cetus Soni Sondra.

 

Pantauan Rakyat Sumbar di Lokasi stadion Tuanku Tabiang terlihat, Sejumlah fasilitas stadion rusak parah dan tak dibenahi sama sekali. Pandangan pertama pengunjung akan disambut dengan Papan Skor stadion yang terjungkal dan menutupi menutupi merek stadion.

 

Merangsek ke pintu masuk stadion di tribun timur, ada 4 ruang ticketing yang kondisinya nyaris tak tersentuh peraqatan. Di ruang ticketing sebelah kanan, hanya ada Sejumlah matras yang tertumpuk tidak rapi, Namun saat melihat di ruang sebelahnya hanya kosong dan lantai dipenuhi sampah.

 

Melangkah masuk stadion kondisi tak jauh berbeda menyambut pandangan mata. Tribun timur yang hanya terbuat dari beton tampak mulai pecah. Lumut, rumput liar dan sampah juga menjadi hiasan.

 

Didalam drainase stadion, rumput liar juga nyaris sama tinggi dengan bibir drainase setinggi lebih kurang 2 meter. Sampah plastik juga menyebar dilantai drainase. Rumput yang meninggi juga didapati di lapangan utama. Seolah menggambarkan meredupnya aktivitas olahraga di komplek ini.

 

Tokoh Pemuda Koto Baru, Wandi sangat menyayangkan kondisi tersebut. Padahal Komplek GOR Batu Tupang khususnya Stadion Tuanku Tabiang dibangun dengan megah dan menelan biaya milyaran rupiah tapi tidak terpelihara dengan baik.

 

“Sangat miris, padahal seharusnya GOR Batu Tupang menjadi pusat kegiatan olahraga,” kata Wandi kepada Rakyat Sumbar, Rabu (8/3)

 

Parahnya lagi, Jelas Wandi, kawasan GOR Batu Tupang kerap digunakan sebagai kawasan untuk berbuat maksiat oleh generasi muda yang pacaran. Dulu acap kali pasangan muda mudi yang kedapatan berbuat mesum oleh pemuda.

 

Kondisi seperti ini, Menurut Wandi sudah berjalan sejak beberapa tahun belakangan. Namun belum ada sikap tegas dan kepedulian dari pemerintah Kabupaten solok untuk membenahi pengelolaan dan pemeliharaan GOR Batu Tupang.

 

“Banyak tumpukan sampah di sejumlah titik, ini sangat memprihatinkan, buat apa dibangun dengan megah tapi hanya dibiarkan saja,” tutupnya.

 

Hal senada juga diungkapkan ketua KONI Kabupaten Solok. Ia berharap pengelolaan GOR Lebih serius dan propesional. Padahal banyak potensi yang bisa digali jika dikelola dengan baik. “Bagaimana menjadikan GOR ini sebagai pusat olahraga dan juga sebagai wisata, jadi bisa mendorong perekonomian masyarakat sekitar layaknya GOR H. Agus Salim,” Jelas Rudi.

 

Pengelolaan GOR Batu Tupang seyogyanya diserahkan ke pihak ketiga sehingga lebih terarah dan terawat serta bisa dikelola propesional (wellurl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here