Bupati Gusmal Buka Bimtek 1000 Hari Pertama Dalam Rangka Penurunan Stunting

0
47

SOLOK, JN- Bupati solok, H. Gusmal, membuka acara bimbingan teknis (Bimtek), 1000 hari pertama dalam rangka Penurunan angka Stunting, bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Kantor Bupati Solok, Selasa (22/10).

Selain Bupati Solok, tampak hadir Kadis Disdikpora, Zulkisar, S.pd, MM, Ketua TP-PKK Kecamatan Beserta Ketua TP-KK Nagari Se-Kabupaten Solok, Fasilitator Stunting Kabupaten Solok dan lainnya.

Ketua panitia pelaksana acara, Elwin Andri, Spd, MM, bahwa tujuan pelaksanaan Bimbingan Teknis Pendidikan Keluarga dalam rangka penurunan angka stunting atau Tubuh kerdil, serta untuk mengurangi provelensi Stunting di Kabupaten Solok salah satunya dilakukan melalui pendidikan begai keluarga/orang tua tentang pengasuhan pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Kegitan Bimbingan Teknis Pendidikan Keluarga dalam rangka penurunan angka stunting oleh dinas pendidikan, pemuda dan olah raga Kbupaten Solok bertujuan untuk dapat terlaksananya kegiatan bimbingan teknis pendidikan keluarga dalam rangka penurunan angka stunting dengan baik. “Selain itu agar dapat mengatasi atau mengurangi penurunan angka stunting dengan baik serta p elaksanaan bimbingan teknis pendidikan keluarga dalam rangka penurunan stunting agar terlaksana dengan sempurna,” terang Elwin Andri.

Dijelasikannya, dengan adanya bimbingan teknis pendidikan keluarga dalam rangka penurunan stunting akan berkurangnya jumlah angka stunting di Kabupaten Solok. Sementara peserta yang hadir pada kegiatan Stunting ini diikuti oleh 210 orang peserta.

Bupati Solok, H. Gusmal, dalam arahannya menyebutkan bahwa Pemerintah kabupaten Solok memastikan perencanaan dan penganggaran program untuk intervensi prioritas khususnya dilokasi dengan prevalensi stunting yang tinggi.

“Pemerintah Kabupaten memperbaiki pengololaan layanan untuk intervensi gizi prioritas dan memastikan bahwa sasaran prioritas memperoleh dan memanfaatkan paket intervensi yang disediakan,” cetus Gusmal.

Lebih jauh disebutkan Gusmal, Pemerintah Kabupaten Solok, akan mengkoordinir kecamatan dan pemerintah Nagari dalam rangka menyelenggarakan intervensi prioritas, termasuk dalam mengoptimalkan sumber daya, sumber dana dan pemutahiran data.

“Saya berharap kepada Pemerintah Nagari untuk melakukan konvergensi dalam perencanaan penganggaran program dan kegiatan pembangunan desa untuk mendukung pencegahan stunting,” Sebut, H. Gusmal.
Menurut Gusmal, pemerintah nagari harus memastikan setiap sasaran prioritas menerima dan memanfaatkan paket layanan intervensi gizi prioritas. Implementasi kegiatan dilakukan bekerja sama dengan Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta
pedamping program keluarga harapan (KPH), petugas puskesmas dan bidan desa serta petugas Keluarga Berencana (KB).

“Kepada pemerintah Nagari untuk
memperkuat pemantau dan evaluasi pelaksanaan pelayanan kepada seluruh sasaran prioritas serta mengkoordinir pendataan sasatan dan pemutahiran data setiap tiga bulan,” terang H. Gusmal (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda