Bupati Gelar Panen Perdana di Keltan Wanita Tani Muslimah di Nagari Pianggu

0
782

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, melakukan panen perdana pada kegiatan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), Kelompok Wanita Tani Muslimah, Nagari Pianggu, Kecamatan X Koto Sungai Lasi, Rabu (8/2).

 

Bupati Gelar Panen Perdana di Keltan Wanita Tani Muslimah di Nagari Pianggu

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, melakukan acara panen perdana pada kegiatan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), Kelompok Wanita Tani Muslimah, Nagari Pianggu, Kecamatan X Koto Sungai Lasi, Rabu (8/2). Tampak hadir bersama Wakil Bupati Solok,  Anggota DPRD Provinsi  Sumbar, M. Ghazali, Kepala Dinas Pertanian, Admaizon, Kadis Pertanian dan Pangan Propinsi Sumbar, Kepala BPTP Sumbar, Camat IX Koto Sungai Lasi, Efiardi, Walinagari Pianggu : Rafli, Ketua kelompok Wanita Tani Muslimah, Afmayandra dan serta Muspika Kecamatan IX Koto Sungai Lasi serta seluruh undangan yang lainnya.

Ketua Kelompok Tani Muslimah, Afmayandra dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan Sekolah Lapangan yang kami laksanakan tersebut didanai oleh APBD Provinsi Sumatera Barat. “Kami mulai menanam padi  pada tanggal 3 november 2016 dan panen pada tanggal 8 februari 2017 yang telah kita laksanakan secara simbolis bersama Bapak Wakil Bupati Solok. Hasil yang kami dapat sebelumnya  sebanyak 6,2 Ton per hektar menjadi 6,88 ton per hektar, maka terjadi peningkatan sebesar 5,6%,” jelas Afmayandra. Dijelaskannya, Kelompok Wanita Tani Muslimah sudah mempunya program untuk kedepannya yaitu pembuatan pupuk kompos dari tricot. “Kami juga ingin menyapaikan permasalahan yang kami alami yaitu mengenai pengairan untuk sawah yang tidak stabil dan kami bermohon bantuan Bapak Wakil Bupati Solok untuk mencarikan solusinya,” jelas Afmayandra.

Sementara Walinagari Pianggu, Rafli dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa

Atas nama masyarakat dan Pemerintahan Nagari Pianggu, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir pada acara panen perdana kegiatan SL-PTT yang  dilaksnakn oleh Kelompok Tani Wanita Muslimah. “Dapat kami laporkan kepada Bapak Wakil Bupati dan rombongan bahwa di nagari Pianggu ini ada sebanyak 10 kelompok yang terdaftar. Kami berharap kepada kelompok yang selama ini vakum, kami berharap adakan lah kegiatan dan eksistensi.  Dengan adanya BUMnag kami mungkin bisa membantu kalau kelompoknya aktif,” sambung Rafli. Sementara mengenai permasalahan pengairan kami sangat berharap sekali untuk di bantu, sungai yang ada di sini apabila hujan lebat maka air sungai langsung masuk ke sawah  .

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin dalam arahannya menyampaikan bahwa  Program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) merupakan program nasional pemerintah Indonesia sejak tahun 2008 yang di lakukan oleh Departemen Pertanian.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan nasional melalui usaha peningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi, jagung dan kedelai yang melibatkan sekitar 60.000 kelompok tani di seluruh Indonesia. Kita bertekat ekonomi kerakyatan kita bangkitkan bersama di Kbupaten Solok ini,” jelas Yulfadri Nurdin. Mengenai permasalah yang telah di sampaikan oleh ketua kelompok tani tadi nantik akan kita carikan jalan keluarnya. Pada saat ini hasil panen kita di sini meningkat dari 6,2 ton menjadi 6,88 ton/ hektar nya, kita bisa lebih meningkatkannya lagi apabila semua permasalah yang telah di sampiakan tadi dapat terselesaikan sehingga nantinya kita bisa memperoleh hasil panen yang paling maksimal. “Kita di Kabupaten Solok punya tenaga ahli, kita juga punya laboratorium pertanian yang siap membantu kelompok tani dalam rangka meningkatkan hasil pertanian. Padi junjuang yang kita tanam ini adalah termasuk varietas unggul, jangan kita biarkan lahan-lahan yang kita punya ini kosong kita manfaatkan secara makasimal,” ajak Yulfadri Nurdin.

Selanjutnya Wabub berpesan kepada kelompok-kelompok tani untuk membuat laporan-laporan sehingga kita bisa tau perkembangan dari kelompok tersebut. “Pada saat ini banyak sekali anak-anak kita yang sudah sarjana tetapi menganggur, mari kita rangkul mereka untuk bergabung dalam kelompok tani tersebut karena kita butuh juga bantuan dari para anak-anak muda kita yang mereka selalu update dengan perkembangan zaman,” pungkas Yulfadri Nurdin (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here