SOLOK,  JN- Bupati Solok, H. Epyardi Asda, M.Mar saat menghadiri penanaman perdana penangkaran benih padi varietas Cisokan dan Anak Daro di Jorong Lembang Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Senin (2/8).

Tampak hadir pada kegiatan ini Bupati Solok H. Epyardi Asda M.Mar, Kepala BPTP Dr. Ir. Wahyu wibawa , MP, Kepala Balitpu,  Dr. Ir. Elinamansyah, Assiten 2 Medison, S,Sos, M,Si. Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan & Hortikultum diwakili Kabid Tanaman Pangan Ir. Yustiadi, Kepala BPTPH diwakili Editya Murfi, SP, Kepala BPSB diwakili Busra efendi, SP, Kadis Pertanian diwakili Sekretaris Pertanian Miharta Maria, Camat X Koto Singkarak Drs. Sujamto Ambrita, Wali Nagari Singkarak Rahmat,S,Pd, Kepala SKPD terkait dan Forkopimcam X Koto Singkarak.

Kepala Dinas pertanian Kab.Solok  diwakili Sekretaris Dinas Pertanian  Miharta Maria, dalam laporannya menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun sentral pertanian dan perdagangan terpadu pembibitan bibit unggul Holtikultura dan tanaman pangan serta penyedian pupuk bersubsidi seusai dengan harga het satu kecamatan satu produk unggulan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Tunjuan khususnya adalah terlaksananya kegiatan penangkal padi sawah varietas anak daro seluas 14 hektar yang menghasilkan sumber benih untuk produksi padi berkualitas yang ujungya dapat menghasilkan beras  khusus berkualitas,” papar Marta Maria.
Sasaran pelaksaan kegiatan ini adalah kelompok tani ( Gapoktan ) penggiat cisokan anak daro yang tekabung dalam 9 kelompok tani yang ada di jorong Lembang yang ada nagari Singkarak.
“Peluang yang dharapkan nantinya adalah produk beras berkualitas khusus dan kita sudah membuat schdule untuk pembinaan dan kita akan panen perdana nantinya di bulan november 2021 dengan perkiraan produksi minimal 5 ton perhektar,” jelas Marta. 

 Kadis Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumbar diwakili kabid tanaman pangan, ir Yustiadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk penanaman padi di Sumatra Barat melalui pak gubernur atau Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura provinsi Sumbar kami merencanakan mengadakan bantuan benih untuk tanaman padi seluas 150.000 hektar.

” Kita di Sumbar untuk tahun 2022 butuh beni sebanyak 3.750.000 ton  dan satusatunya yang baru mulai bergerak untuk menanam benih padi adalah Kabuoaten Solok,” jelas Yustiadi.
Pihaknya berharap masing masing kabupaten/ kota di Sumbar mandiri benih dan artinya masing masing kabupaten / kota di persilahkan untuk membuat penangkar.”Dapat kami laporkan kepada bapak bupati untuk dua tahun terakhir ini kab solok memang agak merah rapornya,luas panen turun dari 340.117 hektar menjadi 333.518. produktifitas turun dari 49,38 menjadi 47,86,” papar Yustiadi.

Sedangkan Kepala BPTP Sumbar, Dr. Ir. Wahyu Wibawa , MP,  dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami insan pertanian khusu di BPTP sangat  berbangga karena telah menjadikan pertanian ini Salah satu prioritas dalam pembangunan di era bapak bupati solok kami yakin hari berdampak positif dan seknifikan dalam meningkatkan pendapatan para petani.


“Kami dari BPTP  berterimakasih kepada bapak Bupati  karna sudah dilibatkan dan berkolaborasi serta sudah dan melaksanakan MOU 17 april 2021 dan ini merupakan trobosan menjadikan bareh solok menjadi aikon dan unggulan kabupaten Solok,” sebut Wahyu Wibawa. Menurutnya,  terobosan bapak Bupati melalui kegiatan ini sangatlah tepat

Sedangkan Bupati Solok,  H. Epyardi Asda,  dalam arahannya menyampaikan bahwa diperlukan upaya dan berbagai program bagaimana agar sektor pertanian dapat ditingkatkan kualitas produksinya karna sekitar 70 persen penduduk kab.solok adalah petani.

“Kita sudah menjalin kerja sama dengan BPTP dan Balitbu Tropika, untuk menyediakan bibit berkualitas yang nantinya akan didistribusikan  keseluruh petani yang ada di Kabupaten Solok. Di samping itu pemerintah Kab. Solok telah melakukan MoU dengan pemerintah Pekan Baru dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bersedia menampung hasil panen beras Solok ini,” sebut H. Epyardi Asda. 
Sementara untuk meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata kami telah mengundang investor yang berminat. untuk investasi di Kab. Solok salah satunya BUMD DKI Jakarta, PT. Food Station Tjipinang Jaya dan mereka siap menampung beras dari Kab. Solok.


“Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh sttake holder untuk bersama sama membangun kab.Solok menjadi kabupaten terbaik di Sumbar. diharapkan penanaman perdana untuk penangkaran benih padi varietas anak daro di singkarak  ini menjadi awal mula peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Solok,” harap Epyardi Asda (wandy

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version