Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Solok Himbau Masyarakat Rayakan Lebaran Dengan Sederhana

0
489

SOLOK, JN-Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM menghimbau agar masyarakat Solok merayakan lebaran dengan sederhana dan tidak usah memaksakan diri dengan berhura-hura, apalagi sampai menghutang sana-sini untuk sambut lebaran.

“Kita menghimbau agar masyarakat kita merayakan lebaran Idul Fitri ini dengan khidmat dan sederhana. Jangan nanti memaksakan diri, apalagi situasi ekonomi sekarang ini secara global belum stabil. Rayakanlah lebaran dan hari kemenangan nanti dengan rasa syukur,” ajak H. Gusmal, kepada KORAN PADANG,  usai peresmian Gedung Pusat Promosi produk UMKM  belum lama ini.

Bupati juga menghimbau agar kerukunan hidup beragama terus dijaga dan tidak memancing timbulnya pergesekan antar suku dan agama. “Selama berpusa, mari kita saling menghormati, yang berpuasa menghormatiyang tidak puasa dan yang tidak puasa mari hormati juga yang berpusa, karena hal itu akan timbul rasa saling menghormati dan menghargai,” terang Bupati Gusmal. Disebutkan Bupati, berpuasa bisa mengendalikan diri dari segala macam hawa nafsu, amarah, rasa benci dan fitnah. “Jadi  orang yang penuh puasanya dengan iman dan ksabaran, maka lebarannya juga sederhana, meski dia mencapai kemenangan pada hari itu. Kadang yang tidak berpuasa malah lebih keras lagi menyambut hari kemenangan,” terang H. Gusmal.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, juga menhimbau masyarakat Kabupaten Solok untuk tidak merayakan hari raya Idulfitri dengan cara yang berlebihan. Menurutnya, merayakan cukup dengan cara sederhana namun tidak menghilangkan nilai ibadah. “Pada saat lebaran nanti, kita berpesan agar kita umat Islam tidak perlu merayakan lebaran dengan bermewah-mewahan, dan cukup menyesuaikan dengann kemampuan keluarga. Yang penting menjalankan ibadahnya fitrinya harus khusu’ dan saling memaafkan agar kembali ke fitrah,” ujar H. Hardinalis. Hal yang senada juga disampaikan Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH bahwa adapilah  lebaran dengan sederhana dan tidak berlebihan. “Yang berlebihan itu kan kerja syetan manusia jangan ikut pula,” ajak Yulfadri Nurdin  (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here