SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, hari Kamis (13/2), membuka acara Sosialisasi Program Sembako Tahun 2020, bertempat di ruang Solok Nan Indah.

Tampak hadir pada acara tersebut antara lain Kadis Sosial Yandra, SE. MS.I
Kabid Sosial Sumbar, Suyanto, Kepala Cabang BRI Solok Gogma Dame Hutagaol, para Camat Se-kab dan
Walinagari se Kabupaten Solok, peserta Sosialisasi yang terdiri dari OPD 30 orang, Camat 14 orang, Walinagari 74 orang, TKSK 14 orang, E-Warong 81 orang, pendamping PKH 14 orang.

Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terlaksanaya kegiatan sosialisasi program sembako tahun 2020 di Kabupaten Solok.

Program sembako merupakan pengembangan dari bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan penambahan nilai bantuan dan jenis bahan pangan. dengan program sembako, indeks bantuan yang semula berjumlah Rp. 110.000/KPM/bulan naik menjadi Rp.150.000/KPM/bulan.

“Selain itu, program sembako memperluas jenis komoditas yang dapat dibeli di E-Warong sehingga tidak hanya berupa beras dan telur seperti pada program BPNT, tetapi juga dapat membeli sumber karbohidrat, beras, jagung piupilan dan sagu. Sumber protein hewani seoerti telur, ayam, ikan dan daging,” sebut H. Gusmal.

Sementara sumber protein nabati yakni kacangan termasuk tahu tempe. Sumber vitamin dan mineral yakni sayur sayuran, buah buahan.
“Bantuan program sembako tidak bisa digunakan untuk pembelian minyak, tepung, gulapasir, mie instan bantuan ini tidak bisa digunakan untuk pembelian pulsa dan rokok,” tambah Gusmal.

Pada kesempatan itu, Pemerintah melaui dinas terkait bahwa penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat agar tepat sasaran dan bantuan tersebut betul betul diterima oleh masarakat yang membutuhkan. “Hal ini tidak terlepas dengan up date data. Semua keberhasilan program ini tergantung dari valid atau tidaknya data. Kalau datanya tidak valid maka outputnya bisa benar tetapi outcamenya belum tentu tepat sasaran,” terang H. Gusmal.

Karena itu pengolahan data merupakan hal yang krusial, dalam kaitanya dengan pembangunan kesejahteraan sosial. data menjadi kunci yang tidak bisa di tawar-tawar untuk itu Dinas Dosial harus segera mungkin melaksanakan program verifikasi dan validasi data.

“Kepada camat dan walinagari agar memberikan data yang vcalid terhadap serta mengawal kevalidtan data tersebut. “tibo dimato ndak bapiciangan, tibo diparuik ndak dikampiahan. betul betul untuk mensejahterakan masyarakat,” sebut Bupati.

Sebelumnya, Kadis Sosial Kabupaten Solok, Yandra, SE.MS.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa program sembako merupakan pengembangan dari program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan menjadi salah satu program strategis nasional. program tersebut dapat memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis kualitas harga dan tempat membeli bahan pangan.

“Sosialisasi yang dilaksanakan hari ini tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Kementrian Sosial RI,” sebut Yandra.

Ditambahkan Yandea, program sembako di kab solok merupakan langkah awal terhadap penerapan pelaksanaan ke masyarakat sehingga terciptanya kesepahaman dan persamaan persepsi sehingga dapat mempercepat pelaksanaan penyaluran sembako tahun 2020.
Tujuan dalam kegiatan ini sebagai berikut yakni untuk memberikan informasi kebijakan kepada TIKOR kab solok, camat, walinagari, E.Warong dan masayrakat penerima manfaat tentang transformasi program bantuan sembako. Kemyduan untuk membangun kesepahaman yang sama dalam mensukseskan penyaluran program sembako di Kabupaten Solok.
Serta untuk mewujudkan komitmen bersama untuk melaksanakn penyaluran program sembako degan prinsip 6 T ( tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas,dan tepat administrasi).

Sementara kuota penerima bantuan program sembako tahun2020 di kabupaten Solok sebanyak 20.57.
Hasil yang diharapkan dari acara ini yakni terinformasinya kebijakan terkait sembako kepada ketua TIKOR, camat, nagari, TKSK dan E-Warong.
“Selain itu tujuannya adalah untuk terwujudnya kesamaan persepsi dalam pelaksanaan program dan terwujudnya komitmen bersama untuk mensukseskan pelaksanaan program sembako (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here