Solok Raya

Bekas Kantor Bupati Solok Yang Ada di Koto Baru Kurang Terurus

×

Bekas Kantor Bupati Solok Yang Ada di Koto Baru Kurang Terurus

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN- Anggota DPRD Kabupaten Solok, Septrismen, SH, mengaku sangat prihatin dengan masih banyaknya aset milik Kabupaten Solok yang bernilai Miliyaran Rupiah dan tersebar dibeberapa titik, sampai saat ini masih dibiarkan terlantar hingga bertahun-tahun, termasuk eks kantor Bupati Solok yang di Koto Baru.

“Saya melihat masih banyak aset milik Pemkab Solok yang sudah dibagun, lalu dibiarkan dan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sebut saja Proyek labor dan pustaka yang ada di Bukit Putus yang dulu diproyeksikan sebagai menunjang susksesnya prasarana pendidikan, namun sampai saat ini dibiarkan begitu saja, dan eks kantor Bupati Solok di Koto Baru ” terang Septrismen, Minggu (7/5).

Untuk gedung labor Dinas Pendidikan di Bukit Putus, Gedung tersebut dibangun satu paket dengan bangunan serupa di Alahan Panjang. Dana yang dialokasikan untuk dua bangunan tersebut, mencapai Rp1,75 miliar, berikut bangunan pustaka terpadu dengan dana sekitar Rp 300 juta.   Yang tidak kalah pentinya adalah Nasib Taman Hutan Kota Terpdau (THKT) Sukarami,yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Tugu Ayam Arosuka, ibukota Kabupaten Solok,sampai saat ini juga belum jelas dan dibiarkan terkatung-katung.

Baca Juga :
Tim Futsal Sinergy Dari Lembah Gunanti Juara Liga Futsal Kubang Nan Duo Cup 


Khusus untuk eks kantor Bupati Solok di Koto Baru, sangat disayangkan banyak yang tidak terurus.

Padahal Satu Tahun lalu, Bupati Solok Solok, H. Epyardi Asda, M. Mar, tepatnya hari Rabu 19 Mei 2022, melakukan pendataan rapat penataan asset Pemkab Solok yang ada di Kota Solok, namun mungkin bidang terkait kurang tanggap.
Waktu itu tampak hadir Bupati, Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, Wakil ketua DPRD Kab Solok Lucky Efendi, Sekda Kab Solok waktu itu, H. Aswiman, SE, MM, Plt Asisten Koor Pemerintahan Drs. Syahrial, MM, Kepala BKD Editiyawarman, Anggota DPRD Madra Indriawan dan Yetty Aswaty serta Kabag Humas Syofiar Syam.
Pada kesempatan itu,  Bupati Solok,  H.  Epyardi Asda mengatakan, kami sebagai kepala daerah pihaknya akan berusaha menertibkan semua aset pemda yang ada di kota Solok ini. Banyak aset pemda yang tidak terurus, ada beberapa aset yang di kontrakan seperti ruko yang berada di komplek pertokoan solinda, masih ada yang belum bayar sewa.
“Saya ingin dimasa kepemimpinan saya lselama tiga setengah tahun ini, setidaknya semua aset pemda sudah terdata semuanya. Saya juga minta DPRD harus terlibat mengenai aset ini  karena DPRD juga bertanggung jawab terhadap aset daerah Kabupaten Solok,” kata Epyradi Asda.

Baca Juga :
Bupati Solok Epyardi Asda Hadiri Sertijab Camat Lembang Jaya Dari Vice Febrianeldi Kepada Edisolmar

Bupati Ingin asset tersebut kembali menjadi kobtribusi bagi Pemda dan tidak diterlantarkan seperti sebelumnya.
Sekarang tinggal kolaborasi antara DPRD dan Pemkab untuk menindak lanjutinya.

Namun Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, saat dihubungi Minggu (7/5), menyebutkan bahwa eks kantor Bupati Solok di Koto Baru akan dijadikan Mal Pelayanan Publik dalan waktu dekat.

“Insyaallah komplek perkantoran di Koto Baru akan kuta jadikan Mal Pelayanan Publik dan sudah kita rapatkan awal bulan Mei ini,” terang Medison(wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.