Alumni UNP Serahkan Karya Akademis ke Wabup Solok

0
68

SOLOK, JN- Alumni Prodi Pendidikan Sejarah Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang yang telah mengikuti wisuda sekira bulan Juni 2018 lalu, Adrul Nafis, Senin malam (29/4), menyerahkan karya akademis berupa skripsi miliknya kepada Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok.
Skripsi yang berisi pemikiran H.A.R Tilaar tentang Konsepsi Pendidikan Nasional itu ia serahkan pada Wakil Bupati Solok H. Yulfadri Nurdin, SH atas saran sahabat masa kecilnya, Risko Mardianto, SH

Menurut Adrul Nafis, dia memahami bahwa sahabatnya Risko, aktif diberbagai bidang termasuk ia peduli akan pengembangan minat dan pendidikan. “Oleh karena itu saya kemudian diskusi soal bagaimana karya akademis saya bisa bermanfaaat buat daerah dan oleh sahabat saya Risko, saya disarankan untuk menyerahkannya pada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok. Lalu sehari berselang, Risko mempertemukan saya dengan Wabup di Rumah Dinas, Alhamdulillah sambutan Wabup sangat positif, beliau mendukung itu, ” ujarnya.
Adrul Nafis merupakan alumni SDN 02 Muaro Paneh, MTsN Koto Baru, SMKN 2 Kota Solok dan berdomisili di Galagah Tanah Kuning.

Skripsi yang berjudul “Konsepsi Pemikiran H.A.R Tilaar Tentang Pendidikan Nasional” yang ia serahkan ke Pemkab Solok melalui Wakil Bupati Solok H. Yulfadri Nurdin itu merupakan tugas akhir kuliahnya yang telah di uji secara akademis di Universitas Negeri Padang tahun lalu.

“Saya ingin tugas akhir yang saya buat dan telah mengantarkan saya menjadi sarjana bermanfaaat, terutama bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah kabupaten Solok, kampung halaman saya, “ujar Adrul Nafis.

Sementara sahabat Adrul Nafis,
Risko Mardianto SH, mengaku bangga atas semangat lawan diskusinya itu. Menurutnya, Adrul Nafis adalah rivalnya dalam mata pelajaran sejarah sejak di sekolah dasar awal 2000 an lalu.

“Adrul merupakan teman diskusi bagi saya sejak SD dan dia unggul dalam mata pelajaran sejarah, nilai kami selalu bersaing. Kalau saya dapat nilai A, Nafis dapat nilai B. Kalua dia yang dapat nilai A maka saya dapat nilai B, atau sama-sama dapat A atau B, cuma ketika kuliah dia ambil jurusan sejarah sedangkan saya ambil jurusan Ilmu Hukum, ” Kata Risko, alumni Fakultas Hukum Universitas Mahaputera Muhammad Yamin Solok yang juga anak Nagari Muaro Paneh.

Sementara Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keinginan Adrul Nafis yang kuat untuk menyumbangkan hasil penelitian yang ia lakukan kepada daerah sangat mengunggah hati nurani orang nomor dua di Kabupaten bumi penghasil bsreh tanamo itu.

Menurut Yulfadri Nurdin, Kabupaten Solok memang memerlukan konsep pendidikan yang sesuai dengan kemajuan dunia pendidikan dan penyesuaian terhadap kurikulum dan peraturan yang ada. Wabup kemudian meminta Adrul Nafis mempersentasekan hasil penelitianya.

Hasil penelitiannya bagus, pembimbingnya pakar yang bergelar Doktor.
“Kita akan pertimbangkan konsep yang ditawarkan oleh Adrul Nafis ini semoga bisa diterapkan di kabupaten Solok nantinya. Apalagi ini karya putera daerah Kabupaten Solok asli, “sebut Wabup.
Wabup kemudian meminta satu bundel skripsi Adrul Nafis untuk dibaca secara seksama dan berinisiatif untuk mewujudkan bagaimana pilar pendidikan itu bisa benar-benar terwujud di daerah yang dipimpinnya.

Kepada Adrul Nafis Wabup yang murah senyum itu meminta agar bisa menyiapkan bahan untuk persentase dihadapan Pakar Pendidikan mengenai konsep pendidikan yang ia tawarkan tersebut.

Wabup meminta Abdul Nafis untuk mempersiapkan bahan buat persentase karena ini memungkinkan kita melakukan seminar yang melibatkan pakar pendidikan dari Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan serta Mahasiswa dan Pemerhati Pendidikan, nanti Nafis persentase kan di seminar itu, “ujar Wabup menyarankan.

Sambutan positif dari wakil kepala daerah itu memunculkan semangat tersendiri bagi Adrul Nafis. Ia menyanggupi saran dari Wakil Bupati Solok dan menyatakan siap kapanpun dibutuhkan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya dihadapan pakar pendidikan itu (rm/01))

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda