2 Tahun Zul Elfian – Reinier Beragam Inovasi, Wujudkan Tata Pemerintahan Yang Profesional

0
850

SOLOK, JN– Kepemimpinan Walikota Solok Zul Elfian dan Wakil Walikota Solok Reinier telah mencapai usai 2 tahun, perjalanan dua putra terbaik Solok ini, telah menampakan hasilnya. Dua tahun yang lalu, masyarakat Kota Solok telah menentukan pilihanya, yang jatuh kepada Zul Elfian dan Reinier. Masyarakat diajak untuk ikut mengontrol, mengawal proses kepemimpinan mereka. Selama dua tahun tersebut telah tercipta iklim yang kondusif, tata kelola pemerintahan yang semakin baik, pelayanan publik, turunnya tingkat kemiskinan, pelestarian adat, suasana agamais yang merata, serta investasi yang semakin terbuka. Seluruh lapisan masyarakat bersama dengan pimpinan daerah, saling bersinergi menghadapi berbagai rintangan, masyarakat Kota Solok pun hidup menjadi lebih optimis.

Sejak dilantik pada tanggal 17 Februari 2016 yang lalu oleh Gubernur Sumatera Barat, disusunlah RPJMD 2016-2021, yang berdasarkan dari Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Solok. Pemko Solok bertekad mewujudkan masyarakat Kota Solok yang beriman, bertaqwa dan sejahtera menuju kota perdagangan, jasa, serta pendidikan yang maju dan modern. Slogan baru yang merangkum tekad tersebut tergambar dari istilah Solok Kota Beras Serambi Madinah.

Kota Solok hanyalah kota kecil dengan dua kecamatan yakni Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan, dengan 13 kelurahan. Bagi daerah luar Kota Solok cukup terkenal sebagai Kota Bareh/Beras. Program dan kegiatan dengan bertemakan Madani yang direncanakan terlaksana dengan baik. Apakah itu adalah program lanjutan periode sebelumnya maupun program yang dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Solok 2016-2021 yang berangkat dari Visi – Misi Walikota Solok Zul Elfian dan Wakil Walikota Solok Reinier, yakni mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa dan sejahtera, menuju kota perdagangan, jasa, serta pendidikan yang maju dan modern.

Untuk mencapai hal tersebut, maka Pemerintah Kota Solok mesti mewujudkan kehidupan masyarakat yang berlandaskan ABS-SBK “Syara Mangato Adaik Mamakai”. Terwujudnya penyelengaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih serta reformasi birokrasi. Pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang berkualitas untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan generasi muda yang beriman, sehat, cerdas, kreatif, tangguh dan berdaya saing.

Menjadikan Kota Solok sebagai pusat perdagangan hasil-hasil pertanian, perkebunan dan ekonomi kerakyatan yang tangguh berbasis potensi unggulan daerah melalui perdagangan, pariwisata, dan jasa lainya serta menciptakan iklim investasi yang kondusif. Menekan angka kemiskinan dan mengurangi permasalahan sosial dan mewujudkan pembangunan prasana dan sarana yang berwawasan lingkungan. Pada prioritas pembangunan yang dilaksanakan pada periode RPJMD 2016-2021 ini, sesuai dengan tahapanya, beberapa kegiatan prioritas telah mulai dilaksanakan.

Salah satu misi Pemko Solok adalah mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih serta reformasi birokrasi, yang profesional dan akuntabel, capain di sektor ini dinilai dapat berdampak kepada sektor lainya. Dengan meningkatnya kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, didorong dengan banyak serta beragamnya ide dan inovasi yang menunjang keberhasil Pemko, diharapkan masyarakat Kota Solok menjadi lebih puas dengan terserapnya seluruh aspirasi yang berasal dari akar, dengan sistem pemerintahan yang transparan.

Untuk mendukung reformasi birokrasi, Pemerintah Kota Solok juga melakukan peningkatan kualitas kelembagaan daerah, penataan ketatalaksanaan instansi pemerintah, peningkatan kualitas dan pengendalian perencanaan daerah, meningkatkan partisipasi masyarakat dan stakeholder dalam pembangunan. Program yang menjadi prioritas yang dilaksanakan pada misi ini adalah, Peningkatan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Peningkatan pelayanan   publik, Peningkatan akses dan kualitas informasi publik, Evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pemerintahan daerah, Peningkatan, pengembangan dan pengendalian Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pemerintah daerah telah berupaya penuh mewujudkan pelayanan yang prima dengan meningkatkan kualitas elayanan publik dan meningkatkan profesionalisme aparatur, selama 2 tahun pelaksanaan RPJMD Kota Solok tahun 2016-2021. Mendukung pelayanan yang prima, pemerintah daerah menyediakan fasilitas pengaduan secara online untuk masyarakat yang tidak puas dengan pelayanan pemerintah daerah dengan aplikasi Lapor SP4N yang seterusnya untuk ditindaklanjuti. Kualitas pelayanan yang diberikan tersebut diukur melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), pada tahun 2017 Pemko berhasil dengan nilai Baik dengan skor 75.

Kerja keras dan upaya Pemko Solok berbuah manis, pada tahun 2017, berhasil diperoleh nilai B pada Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (AKIP) serta Opni WTP dari BPK terhadap Laporan Keungan Pemerintah Daerah. Hal tersebut merupakan wujud Pemko Solok dalam Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Akuntabel, serta meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, Pemko Solok fokus mengelola pendapatan, keuangan dan asset daerah, meningkatkan sistem dan manajemen pengawasan internal pemda serta meningkatkan kapasitas produk hukum daerah. Selain itu untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penyeleggaraan Pemko Solok pada tahun 2017 merintis penerapan e-Government, untuk tahap awal, indeks e-Government Kota Solok baru mencapai 1,5 dari skor tertinggi 4.

Pemko Solok bekerja keras dalam mengelola keuangan daerah hingga meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan capaian standar tinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah, jelas membuktikan dan mempertegas tekad Pemko Solok untuk profesional dalam mengelola keuangan daerah. Walikota mengatakan sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kota Solok yang telah bekerja semaksimal mungkin sehingga dapat meraih predikat WTP, ini adalah bukti kerja keras kinerja seluruh bidang yang saling terkait dengan selaras sehingga tercapai sinergitas dan kerja sama yang baik antar aparatur.

Kemudian kinerja Pemko Solok dalam melakukan inovasi penyelenggaraan pemerintahan, telah diakui secara nasional. Dengan berhasil diraihnya penghargaan  berskala nasional, yaitu Penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) Award Tahun 2017 oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Menciptakan manajemen  pemerintahan berbasis performance, audit kelembagaan pemerintahan, pemerintah berbasis elektronik (e-goverment), perbaikan dan peningkatan SDM aparatur serta perbaikan dan peningkatan sistem pelayanan kepada publik

Inovasi – inovasi yang dikembangkan di Kota Solok, berangkat dari sejarah serta semangat masa lalu, serta dilandasi niat ingin berkontribusi kepada negara. Ditambah dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, Kota Solok berkomitmen sebagai salah satu Laboratorium Inovasi Administrasi Negara, untuk melahirkan inovasi yang berdampak positif. Kota Solok terus membangkitkan gairah berinovasi, dengan mengadakan diskusi antar OPD/unit kerja. Yang menghasilkan ide/gagasan yang melebihi ekspektasi yang ditargetkan oleh Walikota Solok. Dari 100 ide yang ditargetkan tercapai sebanyak 177 inovasi.

Walikota Solok Zul Elfian mengatakan, di era teknologi dimana perubahan bergerak semakin cepat, dapat dimenangkan dengan mengimbangi perubahan tersebut. Dengan memulai langkah dalam berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, merupakan respon terhadap perubahan cepat tersebut, mendorong inovasi-inovasi yang lebih baik lagi, serta dapat memacu seluruh OPD di Kota Solok. Inovasi administrasi negara yang dikembangkan di Kota Solok, sebagai daerah laboratorium inovasi diharapkan dapat berguna baik di Kota Solok dan Nasional. Pemko Solok juga akan terus berkomitmen dan melakukan inovasi dan pembaharuan kearah yang lebih baik, dalam pengelolaan inovasi administrasi negara.

Pemko Solok merasa terpacu untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan publik. Dengan pemanfaatan kemajuan teknologi, Pemko Solok kedepan akan terus berbenah, berkomitmen dan meningkatkan mutu pelayanan publik, dan terus mendorong OPD di lingkungan Pemko Solok untuk berinovasi dengan muara kesejahteraan masyarakat. Pemko Solok juga tidak segan-segan untuk belajar dan mereplika inovasi-inovasi dari daerah lain.

Walikota ingin Kota Solok dikenal sebagai daerah yang mampu mengkoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membuat inovasi, yang berdampak pada pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Tidak hanya inovasi dibidang fisik, tetapi juga inovasi dibidang administrasi. Kota Solok yang dipercaya untuk menjadi daerah laboratorium inovasi, dituntut untuk menciptakan terobosan dan inovasi dibidang administrasi dan pelayanan publik, seluruh OPD diminta untuk mendorong kinerja dan terus berinovasi, sehingga tercipta birokrasi yang baik.

Kota Solok diberikan kepercayaan, sehingga menjadi tanggung jawab kita semua, saya ingin seluruh OPD tersebut mengembangkan gagasan-gagasan baru dalam berinovasi pada penyelenggaraan pemerintahan, dan diterapkan. Hal ini menjadi tantangan bagi Kota Solok, sehingga tidak tergerus perkembangan zaman, Kota Solok harus mampu bersaing, seluruh para aparatur negara di lingkungan Pemko Solok, harus merubah mindset dan pola pikir dengan tidak mengenal lelah, terus melahirkan ide yang dapat memperbaiki kualitas, kemampuan dan kinerja. Zul Elfian memastikan Kota Solok akan terus memacu motivasi seluruh jajaran OPD, dengan mengaplikasikan inovasi-inovasi yang sesuai dengan potensi daerah, khususnya pada publik service. Menerapkan sistem pemerintahan yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel, dan berdampak baik pada kepuasan masyarakat.

Mengembangkan dan meningkatkan pelayanan publik, dengan pemanfaatan kemajuan teknologi, Pemko Solok kedepan akan terus berbenah, berkomitmen dan meningkatkan mutu pelayanan publik, dan terus mendorong OPD di lingkungan Pemko Solok untuk berinovasi dengan muara kesejahteraan masyarakat. Sepanjang tahun 2017, Pemko Solok telah menorehkan beragam keberhasilan programnya, bahkan juga berhasil mendapat apresiasi baik dari pemerintah provinsi maupun pusat. Dalam rentang setahun ini, berkat kerja keras seluruh jajaran dan dukungan penuh masyarakat Kota Solok, telah mengukir pencapai yang sesuai dengan Visi dan Misi Kota Solok 2016-2021.(****)

 

Pencapaian indikator Sasaran Penyelenggaraan Tata Pemerintahan Yang Baik dan Bersih Serta Reformasi Birokrasi

Sasaran

Indikator Kinerja

Satuan

Realisasi kinerja

2015

2016

2017

1.      Meningkatnya Kualitas Pelayanan publik

Indeks Kepuasan Masyarakat

Nilai

NA

 Baik

 Baik

Persentase Pengaduan Masyarakat tentang Pelayanan Publik yang Ditindaklanjuti (Lapor Sistem Pelaporan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional)

%

100

2.      Meningkatnya Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan bersih

 

Nilai Evaluasi  Akuntabilitas  Kinerja Pemerintah (AKIP)

Nilai

CC

B

B

Nilai Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD)

Nilai

Tinggi

Sangat Tinggi

Opini BPK

Opini

WDP

WTP

WTP

Tingkat kematangan implementasi SPIP

Level

Level 1

Level 2

Level 2

Indeks e-government

Nilai

1,5

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here