Reinier Kukuhkan Kepengurusan Kampung Anti Narkoba Kelurahan Simpang Rumbio

0
86
SOLOK, JN – Wakil Walikota Solok Reinier mengukuhkan kepengurusan Kampung Anti Narkoba di Kelurahan Simpang Rumbio, Kota Solok masa bakti 2018 – 2021, bertempat di Kantor Lurah Simpang Rumbio. Sekaligus menjadikan Simpang Rumbio sebagai Kampung Anti Narkoba, Rabu (3/10).
Turut hadir pada kesempatan itu, Camat Lubuk Sikarah Hendri, Kabag Humas dan Protokol Nurzal Gustim, Lurah Simpang Rumbio Nasril , Ketua LPMK Simpang Rumbio H.Syahrul, seluruh RT, RW Bhabinkamtibmas Simpang Rumbio, serta masyarakat.
Dalam arahannya Wawako Reinier mengatakan Kampung Anti Narkoba merupakan upaya nyata Kota Solok dalam memerangi narkoba. Saat ini, seluruh RW di Simpang Rumbio telah menjadi posko Anti Narkoba. Reinier meminta agar yang dilakukan di Simpang Rumbio dapat dicontoh dan ditularkan ke seluruh kelurahan di Kota Solok, sehingga menjadi Kota Anti Narkoba.
“Pemko kedepannya akan mengadakan sosialisasi kepada para pemilik toko di Kota Solok, melarang penjualan lem kepada anak-anak. Nanti akan kita siapkan Perda yang mengatur, karena efek lem ini dapat merusak otak anak – anak, bahkan bisa menjurus ke arah penggunaan narkoba,”tegas Reinier.
Dengan adanya Kampung Anti Narkoba ini, masyarakat nantinya dapat memiliki kesadaran akan bahaya narkoba. Upaya ini untuk melawan peredaran narkoba dengan merangkul seluruh elemen masyarakat bersama-sama memerangi narkoba.
Reinier mengapresiasi kepedulian keluarga, yang hingga saat ini telah ada 5 aduan yang meminta dilakukan assessment oleh pemerintah dan lembaga berwenang.” Jangan malu-malu untuk melaporkan jika ada sanak keluarga yang diduga menggunakan narkoba, akan dilakukan assessment. Jangan tunggu sampai berhadapan dengan hukum, kalau sudah tertangkap, terjerat hukum, tidak ada lagi bantuan,” tegas Reinier yang juga Ketua BNK Kota Solok.
Reinier menjelaskan, bahwa setiap orang yang diduga terpengaruh narkoba, pihak BNN akan melakukan asesmen klinik lengkap. Dimana hasil asesmen menjadi dasar penentuan diagnosis serta intervensi atau rencana terapi. Dengan begitu individu bersangkutan dapat menjalani program secara komprehensif.(van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda