Prodi KPI Meningkat Tahun Ini

0
433
PADANG, JN- Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) di seluruh Perguruan Tinggi Islam mulai diminati oleh calon mahasiswa. Hal disebabkan peluang kerja sangat banyak, sehinnga jumlah peminatnya meningkat. ” Sebelumnya prodi KPI memang kurang peminatnya. Namun untuk tahun 2018 ini, peminat KPI meningkat,” kata Prof.Dr.Musafir,M.Si  saat confernce pres seleksi Ujian Masuk (UM) Perguruan Tinggi Keagaman Islam Negeri (PTKIN), di Basko Hotel, Senin (9/7).
Selain itu Prof.Dr.Musafir,M.Si, menambahkan, prodi KPI menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. ” Lulusan dari prodi KPI bisa berkerja sebagai jurnlistik, penyiar radio, dan lain-lain,”tambahannya. Lebih lanjut Prof.Dr.Musafir,M.Si menjelaskan untuk tahun 2018, sebanyak 103.444 yang mendaftar di UM-PTKIN dan itu telah ditetapkan.
” Kuota keseluruhan melalui jalur UM-PTKIN tahun ini sebanyak 43.245, sehingga bertambah 3.857 orang dari tahun lalu,” jelasnya. Tak hanya itu hasil UM PTKIN diumumkan hari ini Selasa (10/7), pukul 10.00 WIB. ” Hasil seleksi UM PTKIN 2018, dapat dilihat secara one line melalui http://penguman.um-ptkin.ca.id. Selain itu dapat dilihat di koran lokal dan koran kampus,”imbuhnya.
Prof. Dr. Musafir,M.Si, menjelaskan jumlah pendaftar terbanyak, yakninya Universitas Islam Negeri (UIN) Hidayatullah Jakarta 6.718, UIN Sunan Ampel Surabaya 6.485, UIN Alaudin Makasar 5.967, UIN  Raden Intam Lampung 5.881 dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung 5.059. Selain itu juga terdapat 148 peserta disabilitas yang diterima pada UM- PTKIN 2018, dari 664 terdaftar.
Sementara itu, direktur PTKIN Prof. Arskal Salim, yang mewakili Menteri Agama RI, menyebutkan minat untuk masuk ke PTKIN dari tahun ke tahun meningkat, sehingganya target target yang ditetapkan dilewati. ” Inila adalah bukti nyata bahwa masyarakat percaya memasukkan anak-anaknya untuk kuliah di PTKIN,”sebutnya.
Prof.Arskal Salim mengharpakan mahasiswa yang ada di PTKIN memiliki wawasan Islam yang moderat, yang dibutuhkan untuk merawat NKRI. ” Diharapkan PTKIN selalu moderat sehingga ancaman dari luar untuk menggoyahkan NKRI dapat dihalau,”ujarnya.
Lebih lanjut Prof.Arskal Salim,  menyampaikan kepada awak media, ada satu prodi yang saat ini sedang dibuka. “Salah satu prodi terbaru yang akan dibuka oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta adalah Pendidikan Seni dan Budaya Islam. Saat ini program tersebut sedang rancang mulai dari proposal hingga slabusnya. Salah alasa prodi tersebut dibuka, karena masih banyak seni budaya Islam yang belum digali,”tuturnya.  Dalam kegiatan tersebut seluruh rektor dari PTKIN seluruh Indonesia turut hadir. (mep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here