Pengurus Koperasi Kabupaten Solok Diberi Pelatihan

0
657

SOLOK, JN-Para pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Solok, diberi pelatihan cara mengurus koperasi yang baik, bertempat di Hotel Grand Malindo, Bukittinggi (8/11). Acara dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM dengan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Solok, Nasripul Romika, S.Sos, Kepala DPMN Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si dan OPD terkait.

Dalam laporannya, Ketua pelaksana kegiatan Nasripul Romika, S.Sos menyampaikan bahawa maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pengurus, pengelola, pengawas koperasi agar dapat menjalankan usaha koperasi dengan baik. “Disamping itu juga untuk meningkatkan kemampuan pengurus, pengelola, pengawas koperasi dalam mengerjakan administrasi dengan tertib agar tidak salah pembukuan dan laporan,” jelas Nasripul. Sementara sasaran dari kegiatan ini adalah melahirkan koperasi yang berprestasi yang dapat mewakili Kabupaten Solok pada tingkat Provinsi dan nasional. Peserta terdiri dari pengurus dan pengawas koperasi yang berjumlah 40 orang dan dilaksanakan selama tiga hari.
Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa pada kesempatan ini Bupati menagajak para peserta untuk menyimak materi dari narasumber untuk menambah wawasan. “Saya berpesan dan berharap, setelah acara ini usai, para pengurus dan penggerak koperasi untuk dapat mengelola koperasi menjadi koperasi yang kuat dan mandiri,” ujar Gusmal. Ditambahkan Gusmal, dengan diselenggarakan kegiatan pelatihan ini, di harapkan dapat bermanfaat bagi para peserta sehingga nantinya saudara akan mampu membenahi koperasi saudara baik dari segi kelembagaan, keuangan, maupun tingkat produktivitas usahanya.
“Pelatihan ini diharapkan mampu mengatasi permasalah dalam rangka memberdayakan koperasi sehingga diharapkan kedepannya akan tumbuh koperasi-koperasi yang berkualitas dan untuk penginkatan SDM pengurus koperasi harus dilakukan melalui Diklat yang terarah dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan guna meningkatkan produktivitas usaha bagi koperasi,” terang Gusmal. Disebutkan Bupati Gusmal, salah satu persoalan mendasar yang masih harus dibenahi oleh koperasi adalah aspek hukum, baik yang mengatur pertanggung jawaban Anggota terhadap koperasi nya, maupun hal pertangung jawaban koperasi terhadap anggotanya (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here