Pemerintah Provinsi Sumbar Harus Desak Kementerian PUPR Untuk Lebih Serius Atasi Longsor Sitinjau Lauik


SOLOK, JN- Mantan anggota DPRD Sumatera Barat Dua priode dan juga tokoh masyarakat Kabupaten Solok serta juga pengamat transportasi, Ir. Bachtul Bahtiar, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, untuk mendesak Balai Jalan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, untuk lebih serius menangani Jalur Sintinjau Lauik, yang berada di Kota Padang, Sumatera Barat.


“Pemerintah Provinsi Sumbar harus lebih serius memperjuangkan Jalur Sitinjau Lauik agar tidak setiap saat terjadi longsor dari tebing yang berada di pendakian Sitinjau Lauik,” papar Bachtul Bachtiar, kepada media ini, Sabtu (28/8).
Menurut Bachtul, Pemprov Sumbar jangan sampai menunggu korban lebih banyak lagi baru bertindak. Bahkan yang diinginkan masyarakat adalah untuk solusi jangka panjang, bukan dengan cara ada longsor terus diperbaiki. Tetapi bagaimana agar bukit yang Berada diatas bahu jalan tanjakan tersebut tidak terus-terusan longsor, itu yang harus menjadi pemikiran Pemerintah. 


“Jalur Sitinjau Lauik saat ini terasa mencekam bagi setiap pengendara yang melintas di daerah itu. Ini kan jalur padat dan merupakan jalan nasional yang dilintasi ribuan kendaraan setiap harinya. Jadi ini harus mendapat perhatian khusus,” papar mantan politisi dari Nasdem tersebut.
Menurut Bachtul, kalau jalur ini longsor, maka ribuan kendaraan akan ikut antri. Dan haruskan hal ini dibiarkan berlarut-    Disebutkan Bachtul, hampir setiap saat bila musim hujan tiba, kawasan Sitinjau Lauik ini terjadi langsor dan setiap saat pula mengancam pengendara. Tetapi belum ada penanganan yang prepentif atau pencegahan agar tidak terjadi longsor berulang dari Pemprov Sumbar.

Baca Juga :
Yayasan Media Group Bantu APD untuk Kota dan Kabupaten Solok

“Tugas Pemerintah Daerah Sumbarlah sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat untuk menyampaikan ini ke forum yang lebih serius, agar kawasan Sitinjau lebih aman untuk dilintasi,. Bahkan kita juga minta ke wakil kita di DPR RI Dapil Sumbar untuk lebih lantang mengarasi longsor di Sitinjau Lauik,” papar Bachtul.
Disebutkanbya, dalam satu bulan terakhir ini, sudah berapa kali terjadi longsor di sana. Saat ini kondisi jalan makin menyempit dan licin karena ada lumpur dimana-mana.


Bahkan menurut Bachtul, juga sudah sering jalur Padang Solok lumpuh akibat jalur ini longsor. Selain itu, banyak warga yang akan menuju Bandara terhalang dan tiketnya hangus karena terjabak kemacetan.
Selain itu, jalur ini juga dilintasi kendaraan besar dan kecil dari Jambi, Sumsel dan pulau Jawa yang hendak ke kota Padang atau sebaliknya.

“Badan jalan Solok Padang ini seting tertimbun material longsor, sehingga sangat merugikan masyarakat,” tutur Bachtul

Titik longsor yang paling sering terjadi ada di pendakian panjang Panorama II atau Tunggue dari arah Kota Padang. .

Baca Juga :
Kominfo Kabupaten Solok Terima Kunjungan Studi Tiru Dari Kominfo Kota Sawahlunto

“Kalau Pemprov Sumbar cepat tanggap, maka saya rasa longsor bisa diatasi, dengan membuat bukit tersebut dipasang batu berajut atau dibuat bukit tersebut dengan bentuk lebih miring.

Bachtul. menyebutkan bahwa kondisi jalan Sitinjau Lauik, terutama di area rawan longsor itu, sudah sangat darurat. Mestinya, sudah ada solusi yang jelas dan tidak sekadar setiap hari membersihkan kawasan itu.

“Gubernur Sumbar melalui Dinas PUPR sumbar dan Balai Jalan, harusnya lebih arif dan mendesak Kementerian PUPR untuk segera mencari solusi agar jalur pendakian Sitinjau Lauik ini tidak sampai memakan korban lebih banyak lagi. Jangan setiap longsor baru ada tindakan, itu bukan solusi jangka panjang,” ungkap Bachtul (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.