Nagari Cubadak Dinilai Tim Dari Provinsi

0
27
TANAH DATAR, JN– Pemerintah terus berupaya membentuk transparansi penggunaan dana desa  dengan melakukan pembinaan ke nagari agar dana desa dapat tersalurkan dengan baik dan telah menghimbau Pemerintah Nagari memanfaatkan papan informasi, media cetak maupun media elektronik sebagai informasi transparansi pengelolaan dana nagari.
Hal itu disampaikan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dalam eksposnya di hadapan tim penilai kompetensi transparansi pelaksanaan dana desa dan pembina terbaik tahun 2018 tingkat provinsi Sumatera Barat, di Aula Eksekutif, Kantor Bupati, Batusangkar, Senin (3/12).
Irdinansyah mengungkapkan, pembangunan kawasan pedesaan bertujuan untuk  mempercepat kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi, pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan partisipatif dengan memprioritaskan pengembangan potensi dan pemecahan masalah perdesaan.
“Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pedoman teknis prioritas penggunaan dana nagari bersumber dari APBN, diprioritaskan untuk pembangunan maksimal 70%, dibidang pemberdayaan masyarakat seperti bidang keagamaan, adat budaya, perlindungan anak dan perempuan serta kegiatan pelayanan dasar lainnya minimal 30%,” sampainya.
Agar pengelolaan nagari, tambah Irdinansyah, pemerintah telah lakukan pembinaan dan pengawasan guna peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan nagari. Salah satunya dengan program berkantor sehari di nagari.
“Dalam bentuk pengawasan, pemerintah lakukan pengawasan secara berkala oleh Inspektorat, melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan dan pengelolaan keuangan nagari dan memberikan reward kepada pemerintah nagari yang berprestasi,” ujarnya.
Diakhir penyampaiannya, Irdinansyah berharap kunjungan tim penilai menjadi motivasi agar pengelolaan dana desa dilakukan dengan baik sesuai aturan dan peraturan berlaku.
Sementtara itu, Ketua Tim Penilai Rusdi Lubis mengatakan penyampaian Bupati telah menjadi pertimbangan tim penilai untuk memberikan gambaran pada penilaian. “Kabupaten Tanah Datar, daerah kelima yang  telah kami nilai, melalui ekpose Bupati yang telah dijelaskan menjadi pertimbangan bagi tim penilai yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi, Lembaga dan Wartawan,” ujarnya.
Rusdi Lubis menambahkan, ada dua komponen yang dinilai, pembina terbaik dan desa atau nagari terbaik dalam pelaksanaan transparansi.
“Kami menilai kebijakan Kepala Daerah yang telah dijelaskan Bupati dalam ekposnya, kebijakan tersebut menyangkut pada pengelolaan serta mengendalikan dana desa untuk mencapai desa sejahtera dan mandiri. Pelaksanaan pun nantinya kami nilai dengan turun langsung ke Nagari Cubadak yang telah ditunjuk,” ujarnya.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhklis, seluruh Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari dan tamu undangan lainnya (Damara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda