Lokasi Wisata di Kabupaten Solok Diserbu Pengunjung Pada Saat Libur Lebaran

0
178

SOLOK, JN- Meski cuaca hujan, namun Libur hari raya Idul Fitri 1440 H, sejumlah objek wisata di kawasan di Kabupaten Solok tetap diserbu pengunjung.

Diantara lokasi wista pavorit yang dipadati wisatawan domestik antara lain Danau Singkarak, Kebun teh PTP VI, Jembaran Lubuak Kuok Jawi-Jawi Guguak, Kolam Renang Taman Istana, Talang, Villa Danau Kembar, Puncak Gobah, Cinangkiak, Taman Tugu Ayam, Bukit Cambai, Danau Talang, Embung Sungai Nanam dan lainnya.

Para pengunjung bukan saja datang dari daerah Solok, melainkan, dari beberapa daerah lainnya di Sumatera dan Pulau Jawa, termasuk perantau Minang dari berbagai daerah di Sumbar yang sengaja mudik lebaran tahun ini. Para perantau Minang yang lama sudah lama di kampung orang, benar-benar memanfaatkan moment liburan fitri ini untuk melihat keindahan Ranah Minang. Selain itu, para wisatawan juga datang dari luar Sumatera Barat, seperti Riau, Jakarta, Bengkulu, Jambi dan beberapa daerah lain di Indonesia. Tidak bisa dihindari lagi, akibabnya, kemacetan di hari kedua, ketiga dan hingga Minggu siang (9/6), hampir terjadi di mana-mana.

Sejumlah lokasi langganan macet disaat menyambut hari libur lebaran dan akhir tahun antara lain kawasan sepanjang Danau Singkarak, Danau Kembar, Jalan Lintas Sumatera Solok Padang dan lainnya.

Khusus untuk Danau Singkarak, Kabupaten Solok, setidaknya terdapat empat titik kunjungan utama, seperti Dermaga Singkarak, Tepian Indah Permai, Tepian Tikalak dan Tepian Batutaba.

Salah seorang warga Pekanbaru, Provinsi Riau, Nella (25), mengatakan, hampir setiap tahun, dihari lebaran seperti ini, pihaknya bersama keluarganya selalu mengujungi objek wisata danau Singkarak, selain pemadangannya indah, penduduk didaearah ini juga ramah-ramah dalam melayani pengunjng. Namun pihaknya menyesalkan bahwa lokasi wisata masih kekurangan MCK atau tempat buang air, sehingga dirinya harus mencari lokasi tempat ibadah di sekitar lokasi. “Seharusnya lokasi wisata dilengkapi dengan toilet dan sarana penunjang lainnya, sehingga pengunjung yang datang dari jauh bisa nyaman kalau memerlukan MCK,” jelas Nella.

Keluarga Nella juga sangat menikmati pemandangan alam Danau Singkarak  ini juga memilki potensi perikanan yakni ikan bilih yang sangat langka didunia, objek ini membuat keluarganya senang.

Sementara Wardesco, salah seorang pengunjung asal Batam, mengaku bahwa pada lebaran tahun ini Objek Wisata danau Singkarak, memang berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, pada hari raya Idul Fitri 1440 H kali ini, objek wisata Danau Singkarak mulai diserbu pengunjung dihari ketiga lebaran karena pemandangannya yang indah.

“Semoga kedepannya pengelolaan objek wisata Singkarak ini makin profesional dan dilengkapi dengan toilet serta petunjuk atau rambu-rambu wisata,” jelas Wardesco. Namun secara keseluruhan, putra asli Nagari Talang ini mengaku bangga dengan Solok yang dikarunia alam yang indah.

Namun dia berpesan, jangan hanya itu-itu saja yang kita lihat dan dinikmati bersama keluarga didanau ini, melainkan adalah perkembangan setiap tahunnya yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Disebutkannya, Pemerintah jangan hanya terpana dengan kondisi yang ada saat ini, namun Pemkab Solok juga dapat memberikan perhatian kusus terhadap Danau Singkarak ini, apalagi yang harus dijaga yakni potensi perikanan yang ada, seperti ikan bilih yang saat ini sudah mulai langka dan juga yang perlu sangat diperhatikan, yakni kebersihan dipinggir danau tersebut.

Selain ramai pengunjung Pantauan Koran Padang Arus lalu lintas di kawasan wisata Danau Singkarak Kabupaten Solok, pada H+3 dan H+4 Idul Fitri 1436 Hijriyah, padat merayap karena banyaknya wisatawan berkunjung. Selain itu, di Tonggak Tujuah, Nagari Kacang, juga diberlakukan sistim buka tutup jalan, karena ada jalan yang sedang dalam tahap perbaikan.

Meningkatnya volume kendaraan yang didominasi oleh kendaraan roda empat, meskipun terkadang terlihat kendaraan roda dua pun mendominasi arus lalu lintas, terlihat dari arah Kabupaten Tanah Datar menuju Danau Singkarak, dan dari arah ibu kota Kabupaten Solok, Arosuka.

“Kepadatan kendaraan setidaknya mencapai tiga kilometer dari arah Danau Singkarak,” kata Zul Muncak, warga Singkarak.

Menurut dia, kondisi seperti ini terjadi semenjak Lebaran hari pertama hingga saat ini, dimana arus lalu lintas dari dua arah dipenuhi oleh kendaraan pribadi baik sepeda motor atau mobil. “Biasanya lewat pukul 11.00 WIB arus lalu lintas sudah mulai padat hingga pukul 22.00 WIB,” jelas Muncak.

Dia menyebutkan, volume kendaraan yang memadati jalan tersebut berimbang antara roda empat dengan sepeda motor yang berasal dari berbagai daerah.

“Salah satu faktor pemicunya karena banyaknya pemudik yang berkunjung ke daerah wisata Danau Singkarak,” jelasnya.

Selain di Danau Singkarak, pengunjung juga memadatai kebun teh Batang Barus dan Air Batumbuk. Mereka tampak berselfie ria dan selanjutnya menikmati gurihnya jagung bakar yang dijual bebas sepanjang lokasi jalan lintas Lubuk Selasih menuju Alahan Panjang. Bahkan menurut Aria, perantau asal Jakarta, kebun teh PTP VI, Kayu Jao, jauh lebih indah dari pada kebun teh di puncak Bogor, jawa Barat. “Indah sekali dan menakjubkan, ini kurang promosi kali ya. Kalau ada yang pernah kesini, pasti pengen balik lagi karena keindahan alamnya,” jelas Aria, yang diamini teman wanitanya Sisil.

Selain Kebun Teh, pengunjung juga memadati lokasi Cinagkiak dan Embung Sungai Nanam. Ribuan pengunjung juga memadati lokasi ini. Sayangnya, seperti halnya di Singkarak, pengunjung juga masih mengeluhkan masalah toilet dan sulitnya mencari lokasi parkir.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Nasripul Romika, menyebutkan, meski cuaca sering hujan, namun minat wisatawan domestik untuk berkunjung ke lokasi wisata pada libur lebaran ini tidak pernah surut.
Meski begitu, hampir semya lokasi wisata tidak ada keluhan dari masyarakat. “Sampai saat ini semua masih berjalan dengan lancar dan tidak keluhan, termasuk masalah pungli, ” sebut Nasripul.

Selain itu, lebaran kali ini juga ladang mengaus reski bagi para pedagang musiman di berbagai objek wisata, seperti di sepanjang kebun teh Barang Barus dan Air Batumbuk, Tugu Ayam dan Dermaga Singkarak. (Wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda