Kasus Dugaan Korupsi Kasi UPTD Balai Laboratorium Klinik Kesehatan Hewan Sumbar Masuki Babak Baru

0
760

PADANG, JN- Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menjerat mantan Kepala Seksi (kasi) UPTD Balai Laboratorium Klinik Kesehatan Hewan (BLKKH) Sumatera Barat, drh.  Syamsurizal. Telah memasuki babak baru. Pasalnya pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, telah menjadwal hari sidang.

Panitera muda  (Panmud) pada Pengadilan  Tipikor Padang, Rimson Situmorang, MH mengatakan,   sidang perdana digelar pada Senin (5/3) mendatang. “ Pengadilan telah menunjuk majelis hakim, adapun majelis hakimnya Agus Komarudin, selaku hakim ketua, M.Takdir dan El ysiah Florence masing- masing  Selaku hakim anggota,” katanya, Jumat (2/3).

Ia juga menambahkan, berkas masuk ke pengadilan pada 26 Febuari 2018 lalu. “ Waktu itu berkas diantar langsung oleh Kejaksaan Negeri Padang,”tambahannya.

Seperti yang diberitakan seblumnya bahwa, mantan kepala seksi klinik hewan pada Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD). Di Balai Laboratorium Klinik Kesehatan Hewan (BLKKH), telah ditetap sebagai tersangka atas kasus dugaan pungutan liar, pada Senin (21/11/2016) lalu.

Saat dilakukan penggeledahan di Klinik Hewan itu, ditemukan uang tunai Rp6.129.000 dengan rincian Rp3.129.000 ditemukan di dalam laci meja apotek. Kemudian, Rp3 juta dari laci meja tersangka drh Syamsurizal. Uang itu diduga hasil pungli saat pelayanan pengobatan atau vaksin hewan.

Selain menemukan bukti, Tim Saber menemukan barang bukti pendukung, yakni komputer, berkas nota pembayaran retribusi yang dibayarkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumbar sejak Januari 2016, buku registrasi, dan tabel tarif harga berobat yang tidak sesuai dengan aturan Pergub. (mep) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here