Cegah Korupsi Dengan Pengawasan

0
50
 PADANG, JN- Agar terhindar dari tindak pinda pemberantasan korupsi, diperlukannya suatu pencegahan. Pasalnya jika ini tidak dilakukan maka banyak pejabat yang terjerat hukum. Hal inilah yang  disampaikan oleh pakar hukum Universitas Andalas (Unand), Prof. Ismansyah saat menjadi pemateri pada Focus Grup Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Padang, di Aula kantor Walikota Padang, Selasa (16/10).
Ia mengatakan kesalahan dari hulu itu terjadi karena adanya norma atau aturan itu sendiri yang salah, sehingga sampai ke hilir juga terjadi kesalahan. “Terkadang norma itu yang bermasalah, dan pejabat kita hanya menjalankan sehingga menjadi pelaku dalam sebuah kesalahan yang didasari dari kesalahan norma itu,” katanya di hadapan puluhan peserta yang merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Padang.
Selain itu ia menambahkan, bagaimana norma yang salah tersebut bisa diperbaiki sehingga para pejabat tidak lagi menjadi korban. Tidak hanya itu, terkadang kesalahan itu ada juga terjadi di hilir. “Kalau kesalahan di hilir ini berarti ada kesalahan yang terjadi saat pengerjaan suatu program,” tambahannya.
 Walikota Padang, Mahyeldi, yang hadir dalam kegiatan tersebut,  mengapresiasi sehingga kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri  (Kejari) Padang ini.  “Kalau Kota Padang itu sudah kita ciptakan senyuman mungkin, dan tidak ada permasalahan-permasalahan dalam pemerintahan, maka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang untuk datang,”  katanya.
Sementara itu Kepala  Kejari Padang, Syamsul Bahri, menjelaskan  FGD ini dilaksanakan dalam rangka penguatan jaringan anti KKN ke-I tahun anggaran 2018. Kegiatan ini didasari pentingnya penguatan masyarakat anti KKN kepada seluruh ASN, khususnya para kepala OPD dan pejabat pembuat komitmen kota Padang.  “Kegiatan ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk tidak melakukan penyimpanan-penyimpangan terutama dalam proyek infrastruktur do kota Padang, oleh karena itu perlu SDM yang baik, profesional, proporsional berintegritas dan bertanggungjawab,”  jelasnya.
 Selaku Kejari ia mengajak seluruh peserta bersama-sama untuk mengantisipasi perbuatan tindakan pidana korupsi, sehingga tidak ada lagi terjadi di kota Padang ini.
Selain itu, Kasi Intel Kejari Padang, Yuni Hariaman,  menuturkan  dalam pencegahan terjadinya kesalahan pada suatu kegiatan pemerintahan, pihaknya bersedia melakukan pendampingan melalui program Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).
“TP4D  merupakan  pengawalan sesuai dengan aturan yang berlaku, kalau ketemu kesalahan saat pengerjaan maka akan langsung diingatkan dan harus di perbaiki,” ujarnya. Lebih lanjut ia menuturkan
pada tahun 2018 ini pihaknya sudah melakukan setidaknya 10 kegiatan di kota Padang. Kalau sudah didampingi oleh TP4D dan sudah sesuai dengan arahan-arahan dari TP4D, maka tidak akan lagi ditemukan kesalahan.(mep).

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda