Bupati Solok Serahkan LKPD ke BPK RI Perwakilan Sumbar

0
533

SOLOK, JN-     Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, hari Selasa (4/3), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, perwakilan Sumbar, bertempat di kantor BPK RI Perwakilan Sumbar di Kota Padang. Dalam penyerahan LKPD tersebut, Bupati Solok didampingi Sekretaris Daerah, H. Azwirman, Kepala Inspektorat, Hermantias dan  Kabag Humas, Devi Kurnia. Sementara di BPK, Bupati diterima langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Eliza, yang diwkili oleh di Kepala Subauditorat BPK Perwakilan Sumbar, Indria Syzinia.

Dalam laporannnya, Bupati Solok, H. Gusmal mengatakan bahwa Pemkab Solok akan terus  berupaya untuk meningkatkan status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Seluruh jajaran akan dioptimalkan untuk mencapai status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bupati juga  berharap agar laporan ini bisa di terima dengan sebaik-baiknya. “Kami juga sudah menghimbau agar dalam pemeriksaan nantinya kami juga sudah melarang Kepala OPD untuk pergi ke luar daerah melakukan perjalanan dinas demi membantu lancarnya pemeriksaan,” terang H. Gusmal.

Sementara Kepala Subauditorat BPK perwakilan Sumbar, Indria Syzinia mengatakan, pemda jangan tertutup kepada tim di lapangan, dan sampaikan kendala yang terjadi. “Dalam pemeriksaan kami juga harapkan pimpinan Satuan Kerja untuk standby, jangan hanya di limpahkan ke eselon 4 saja. Kami juga berharap Ruangan kerja BPK di permanenkan, karena BPK setiap tahun masuk ke Pemda,” jelas Indria Syzina. Pihaknya juga berharap agar tahun ini Kabupaten Solok meraih WTP. Pemkab Solok juga diharapkan terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangannya supaya bisa mendapatkan status WTP. “Sepanjang laporan keuangan tersebut bisa ditelusuri kebenarannya di lapangan mudah-mudahan upaya mendapatkan WTP tersebut dapat direalisasikan. Namun yang tak kalah penting kepala OPD yang ada dapat bekerjasama ketika sewaktu-waktu dibutuhkan saat pemeriksaan agar kami tidak mengalami kesulitan mendapatkan apa yang kami butuhkan di lapangan,” pungkas Indria Syzinia (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here