Bupati Gusmal Pimpin Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama

0
503

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, memimpin peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-71, bertempat di Ruangan Pelangi, kantor Bupati Solok, Selasa (3/1). Selain Bupati Solok, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, Kajari Solok, Aliansyah, Kakan Kemenag, H. Kardinal, Wakapolres Arosuka, Kompol Cipto Hardjono, Assiten Kebang Kesra, Suharmen, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Ferisnovel, Serta seluruh SKPD lingkup pemda Kabupaten Solok

Dalam amanatanya, Bupati Solok menyampaikan bahwa agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa dan negara kita. Semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan kita dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional dan menjaga keutuhan NKRI. “Kesatuan kebangsaan kita akan terpelihara secara kokoh dan tidak dapat dipecah belah amatlah tergantung pada kebijakan dan kecakapan aparatur Kementerian Agama. Marilah segera kita benahi catatan-catatan negatif yang tersisa. Sebab itulah, kata Bersih Melayani yang merupakan tema Hari Amal Bhakti tahun lalu tetap dipertahankan. Harapannya, kita harus benar-benar bersih tanpa menyisakan sedikit pun noda,” jelas H. Gusmal. Hanya saja menurut Bupati, tahun ini tema itu dilengkapi dengan motto “Lebih Dekat Melayani Umat” yang bermakna kita harus lebih peka mendeteksi aspirasi masyarakat, lebih sigap membereskan masalah, dan lebih cekatan memenuhi kebutuhan umat. “Kita mencanangkan program-program baru sebagai respons atas situasi dan dinamika terkini terkait kehidupan beragama dalam masyarakat era digital. Sebagai ASN Kementerian Agama yang kerap dinilai punya keunggulan religiusitas dibanding ASN instansi lain kita dituntut mengoptimalkan energi spiritual sebagai landasan kerja profesional. Sesuai kalimat “Ikhlas Beramal” pada logo Kementerian Agama, pengabdian pada masyarakat dan negara harus senantiasa diniatkan sebagai ibadah yang tulus,” terang Gusmal.

Dijelaskan Bupati, dengan “Lebih Dekat Melayani Umat”, kita akan lebih memahami apa yang mesti diperbuat untuk memperbaiki peradaban di negeri tercinta. Dalam kaitan ini, seluruh jajaran Kementerian Agama yang masih aktif perlu memelihara silaturrahim dengan para senior yang pernah menjabat di masa lampau

Laporan.

Pada kesempatan peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama  itu, juga dilakukan  pemasangan tanda penghargaan Satyalencana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun Dan 10 Tahun bagi karyawan Kementerian Agama yang sudah mengabdi selama masa kerja tersebut (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here