Longsor Panjang di Air Dingin: Solok- Jambi Lumpuh 9 Jam

0
1085

Jalan negara yang menghubungkan Solok dan Padang menuju Kerinci di Provinsi Jambi dan Muarolabuh di Solok Selatan,  mengalami longsor sepanjang 100 meter lebih, dengan tinggi tumpukan material longsor mencapai 3 Meter,  terjadi di Jorong Cubadak,  Nagari Air Dingin,  Kecamatan Lembah Gumanti,  Kabupaten Solok.


Longsor terjadi sekira pukul 02.30 Sabtu dinihari (8/12),  diduga akibab hujan deras. Akibab longsor tersebut,  mengakibabkan kemacetan panjang pada dua arah,  mulai dari Alahan Panjang dari arah Solok dan ke Nagari Surian dari arah Kerinci provinsi Jambi atau yang menuju Muaralabuh. 
“Kemacetan mencapai sekitar 5 kilometer arah ke Solok Selatan hingga ke Nagari Surian,   sebab hingga pagi ini orang dari PPK PU masih berusaha membersihkan tumpukan longsor yang menimpa badan jalan, ” jelas kapolsek Hiliran Gumanti,  Iptu Amin Nurasyid,  SH,  Sabtu (8/12) di TKP, yang juga ikut turun membantu orang dari Dinas Pekerjaan Umum. 
Akibat longsor tersebut,  ratusan kendaraan harus rela antri sekitar 9 jam ditengah cuaca Nagari Air Dingin yang dikenal sangat dingin. “Saya mau ke Kerinci pulang kampung karena libur kuliah,  tetapi Air Dingin Longsor dan terpaksa kami menunggu hingga jalan bisa dilalui. Sebab tidak ada jalan alternatif menuju Kerinci dan Muaralabuh dari Padang dan Solok ini, ” tutur Anita (21) warga Kayu Aro,  Kerinci yang sedang menimpa ilmu di UIN imam Bonjol Padang.Selain itu,  Mardianto (38), warga Lolo yang hendak membawa sayur hultikultura ke kota Padang,  harus bersabar,  meski kangganannya sudah meminta barang cepat sampai di Padang.  “Ya bagaimana mau buru-buru,  ini bencana alam yang diluar kekuasaan kita, ” jelas Mardianto. 
Koordinator Alat Jalan Negara Lubuk Selasih Surian,  Adrizal,  kepada Koran Padang menyebutkan bahwa sebenarnya saat ini penanganan masalah longsor adalah masih tanggung jawab PT. Tri Jaya Solok, karena masih terikat kontrak pemeliharaan Jalan hingga tanggal 30 Desember 2018. “Tetapi karena pihak rekanan dari Tri Jaya terlambat datang,  maka kami berinisiatif membantu mereka. Kasihan masyarakat sejak malam menunggu perbaikan jalan, ” jelas Adrizal. Pihaknya juga merasa bangga dengan aparat dari TNI dan Polri yang ikut membantu mempercepat penanganan longsor.  Bahkan Adrizal juga kagum dengan Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid yang ikut jadi operator menjakabkan alat berat untuk menyingkirkan material longsor. “Saya salut sama Bapak Kapolsek yang cepat tanggap dengan penanganan musibah longsor ini, ” tambah Adrizal.
Pihaknya juga menyebutkan bahwa kalau tidak segera ditangani,  maka dipastikan ratusan ton sayur masyarakat juga akan ikut rusak dan membusuk karena tertahan diatas kendaraan. Apalagi hari Sabtu adalah hari pasar di Alahan Panjang dan Surian. Selain itu,  para anak-anak balita yang terjebak kemacetan juga tampak menangis karena kelaparan dan kedinginan. 
Sedangkan PPK proyek Lubuk Selasih,  Efrizon, saat dihubungi media ini HP yang bersangkutan sedang tidak aktif.
Namun masih beruntung,  sekitar jam 10.00 Wib, Jalan Nasional Solok dan Padang Menuju Muaralabuh dan Jambi ini sudah bisa dilintasi karena kecekatan petugas (wandy) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here