Warga Binaan LPKA Tanjung Pati Dilatih Membuat Mantel Plastik

0
494

LIMAPULUH KOTA, JN- Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati mengelar pelatihan pembuatan mantel plastik bagi puluhan Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) perempuan. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala LPKA, Tapianus A. Barus didampingi pimpinam PT. Media Fajar Lestari, Irni Oktavia didampingi Kasi Pembinaan LPKA, Masri Fabrar, Rabu (11/12).

Kalapas dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan yang digelar merupakan jawaban atas keinginan warga binaan perempuan yang ingin menambah kegiatan selama mereka menjalani pembinaan di Lapas yang khusus membina perempuan dan anak itu.

Kalapas juga mengharapkan warga binaan yang mengikuti pelatihan bisa serius dan bisa sebaik mungkin, sehingga nantinya tidak lagi membebani keluarga dan tidak lagi melakukan pelanggaran saat menjalani pembinaan.

” Kegiatan yang kita gelar ini merupakan jawaban atas keinginan warga binaan yang mengiginkan tambahan kegiatan selama mereka menjalani pembinaan,” sebut Tapianus A. Barus diamini Kasi Pembinaan, Masri Fabrar dan Sri Hayati, Staf Subsi Pendidikan dan Bimkemas, Kamis (12/12).

Masri Fabrar juga menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap warga binaan perempuan tidak lagi membebani pihak keluarga, sebab usai pelatihan mereka langsung membuat mantel plastik dan diberikan upah atas pekerjaan yang dilakukan.

” Kita telah menandatangani kontrak selama dua tahun dengan PT. Media Fajar Lestari, sehingga warga binaan perempuan yang membuat mantel akan mendapatkan upah. Untuk upah perlusin stelan, mereka diberikan tujuh ribu dan lima ribu rumah perlusin untuk baju/ponco,” sebut Masri Fabrar.

Nantinya untuk produksi mantel, puluhan warga binaan perempuan akan mulai bekerja dari pukul 08.30 Wib sampai pukul 12.00 Wib. Usai istirahat akan kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 Wib sampai pukul 16.00 Wib. Dalam pengerjaan mantel yang telah dipola oleh PT. Media Fajar Lestari itu, warga binaan hanya melakukan press, pasang tali, pasang karet serta packing atau pengemasan.

” Untuk membentuk pola mantel plastik dikerjakan oleh mitra kita atau PT. Media Fajar Lestari, warga binaan kita melakukan pres dan lainnya,” tutup Masri.

Sementara itu Pimpinan PT. Media Fajar Lestari, Irni Oktavia, mengatakan bahwa, pihaknya berharap kerjasama yang dilakukan dengan LPKA dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan perempuan di LPKA.

Salah seorang warga binaan, Eli (29 tahun) mengaku berterima kasih atas respon dari LPKA yang melakukan pembuatan mantel plastik, sehingga mereka memiliki kegiatan tambahan dan tak lagi merasakan jenuh selama menjalani pembinaan.

” Alhamdulillah, kegiatan ini telah membantu menghilangkan kejenuhan kami saat menjalani pembinaan. Apalagi kami juga mendapatkan upah,” ujar Eli, warga binaan yang juga ibu dua orang anak itu. (dst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here