Wahyudi dan Putri Adela Duta Wisata Kabupaten Limapuluh Kota

0
371
LIMAPULUH KOTA, JN– Grand Final Duta wisata Limapuluh Kota tahun 2018 sukses digelar. Dalam puncak ajang bergengsi yang digelar di Aula Kantor Bupati, Bukik Limau Sarilamak, Sabtu (29/7) malam itu menjadi saksi terpilihnya Muhammad Wahyudi uda asal Kecamatan Akabiluru dan Udo Putri Adela Uni Kecamatan Suliki sebagai Uda dan Uni duta wisata Kabupaten setempat.
“Wahyudi dan Putri nantinya akan mewakili Kabupaten kita di ajang serupa tingkat Provinsi Sumatera Barat. Semoga di Provinsi nanti juga terpilih sebagai duta wisata Sumbar,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Hj Negsih selaku ketua panitia melaporkan kepada wartawan, Senin (30/7).
Dikatakan Nengsih, tujuan digelarnya ivent tahunan pemilihan duta wisata tersebut guna dapat mengangkat dan meningkatkan citra Pariwisata di Limapuluh Kota kedepan. “Harapan kami, ajang pemilihan duta wisata ini bisa menjadi atraksi tahunan dalam usaha bersama mengembangkan seluruh potensi wisata serta kreativitas di bidang seni-budaya di kabupaten Limapuluh Kota,” sebutnya.
Malam Grand Final Uda dan Uni ini diikuti 26 Perwakilan dari 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten itu, mereka merupakan para pemenang hasil seleksi di tingkat Kecamatan sebelumnya, hingga akhirnya terpilih Wahyudi dan Putri sebagai Duta wisata 2018.
“Untuk itu kami berharap finalis ini bisa membantu secara aktif untuk mempromosikan potensi wisata serta produk-produk unggulan yang ada, mereka juga bagian penentu dalam kemajuan serta pengembangan kepariwisataan di sini,” pungkasnya.
Sementara itu, sebelumnya Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dalam sambutannya membuka kegiatan tersebut mengatakan, Uda dan Uni duta wisata ini diharapkan dapat memajukan wisata di Kabupaten Limapuluh Kota terutama wisata Lembah Harau yang merupakan Icon wisata di daerah itu.
Mereka diharapkan dapat membantu mewujudkan cita-cita Kabupaten Limapuluh Kota untuk menjadi tujuan wisata berkualitas unggulan sesuai dengan Tagline Pemerintah, ‘Harau Menuju Dunia’. Wabup mengingatkan, bagaimana Uda dan Uni ini nantinya bisa menjaga tradisi budaya dan wisata di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Sebagai daerah yang kaya dengan potensi wisata, budaya, alam dan Agro ini, uda dan uni harus mampu mencari inovasi, kreasi dalam memajukan wisata, terpenting bagaimana menjaga tradisi kita mendatang, karena kalianlah ujung tombak kemajuan wisata di Limapuluh Kota” sebutnya.
Kesempatan itu, Wabup juga memberikan hadiah tambahan kepada pemenang uda dan uni duta wisata, berupa menghadiri acara yang digagasnya di Jakarta mendatang. “Segala biaya akan kita tanggung,” pungkasnya.
Sedangkan pada malam Grand Final ini, juga terpilih uda dan uni berbakat, yakni uda Henfendyzon asal Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Putri Diana Akbar uni kecamatan Kapur IX. Untuk busana terbaik, Ilham Hamid dari Kecamatan Lareh Sago Halaban dan Iglima Reno Sari dari Kecamatan Bukik Barisan.
Sedangkan untuk uda dan uni favorit terpilih, uda dari kecamatan Kapur IX, Zadli Priananda dan Uni favorit Kecamatan Payakumbuh, Audrey Shaquilk, untuk uda dan uni persahabatan terpilih uda Kecamatan Bukik Barisan, Rafel Anferta dan Uni dari Kecamatan Harau, Aliyyah Arif. Sedangkan untuk pemenang wakil 2 terpilih Uni dari Kecamatan Situjuah, Dola Hezna Yulian, dan Uda Kecamatan Luak, Zulhendri Eka Putra, dan wakil 1, Uni Kecamatan Mungka, Memory Hidayat dan Uda dari Kecamatan Lareh Sago Halaban, Ilham Hamid. (dho)
=========
Peringatan HLUN ke 23
Irfendi Arbi: Libatkan Lansia Disetiap Kegiatan Nagari
LIMAPULUH KOTA,—Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 23, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menggelar rangkain kegiatan ‘bergembira bersama Ribuan Lansia’ di Lapangan Sepakbola, Koto Kociak, Kenagarian Guguak VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, kemarin.
Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengapresiasi  semangat lansia dalam mengikuti berbagai rangkain kegiatan yang digelar, meski di usia yang tidak muda lagi semangat lansia tidak kalah dengan semangat anak muda. Menurutnya, kedepan para Lansia ini harus tetap mandiri dan produktif dalam mengisi sisa-sisa hidup.
“Semangat lansia kita luar biasa, kita sangat menghargai para lansia ini berkat merekalah kita bisa seperti sekarang ini,” ujarnya
Untuk itu, Irfendi Arbi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat menempatkan posisi lansia secara terhormat dan sebaik-bainya. Begitu juga kepada pemerintahan nagari agar menghadirkan lansia diseluruh kegiatan yang ada.”Setiap ada kegiatan di nagari-nagari hadirkanlah para lansia, karena melalui mereka inilah hidup kita lebih bermakna,” tambahnya.
Sesuai dengan tema HLUN tahun 2018, dimana ‘Lasia Sejahtera, masyarakat bahagia’ dan sub tema di bidang kesehatan ”Lansia Sehat Mandiri Diwujudkan dari Keluarga Sehat”, Irfendi mengajak seluruh masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat yang dimulai dari keluarga, hal itu dikarenakan keluarga merupakan unsur penting bagi bangsa dan negara.
“Sehat harus dijaga dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan Nasional. Sehingga nantinya, akan terbangun keluarga yang sadar akan kesehatan dan terwujud Lansia yang sehat, mandiri dan produktif,”ujarnya.
Menurutnya, peringatan HLUN ke 23 ini juga memontum dalam menguatkan komitmen, meningkatkan semangat untuk lebih memberi makna pada masyarakat akan pentingnya kesehatan. Diperlukan kerjasama baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dalam membangun pemahaman publik akan pentingnya hidup sehat, serta menjalankan perilaku hidup sehat.
Dijelaskannya, negara memiliki perhatian yang tinggi terhadap kesejahteraan Lansia, berpihak kepada hak-hak dan pemenuhan kebutuhan lansia serta menjamin peningkatan aktualisasi diri dan peran sosialnya di masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kepedulian dan pengabdian yang totalitas dari segenap komponen untuk bersama-sama melindungi, menyayangi dan meningkatkan taraf hidup lansia.Oleh karena itu, pengembangan kebijakan kelanjutusiaan tidak hanya terfokus pada lansia saja tetapi juga mempersiapkan diri setiap generasi sebelum menjadi lansia.
” Pemerintah terus menerus bekerja keras dalam meningkatkan peran dan fungsinya sebagai regulator, motivator, stimulator, fasilitator bahkan akselerator dalam rangka mempercepat implementasi program yang berpihak pada lansia, penguatan dan peran dunia usaha dan peran keluarga. Sehingga terwujud lansia tangguh,”pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, diikuti lansia dari 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, adapun kegiatan puncak peringatan HLUN ini, pemkab setempat mengadakan berbagai kegiatan lansia. Diantaranya senam sehat, bernanyi bersama, doorprize, serta kegiatan lansia lainnya. (dho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here