Seorang Operator Alat Berat Tewas Tertimbun Material Longsor di Tanjung Balik

0
889

LIMAPULUH KOTA, JN- Proyek pembangunan jembatan dan drainase serta pemotongan tebing di Jalan Raya Negara Sumbar-Riau, tepatnya di Kenagarian Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limpuluh Kota, makan korban.

Seorang operator alat berat pemecah batu yang tengah melakukan pekerjaan di lokasi proyek tewas tertimbun material yang terban. Kecelakaan kerja yang dialami korban bernama Ridwan (40 tahun) warga Kelurahan Ganting, Padang itu, terjadi Rabu (7/8) sekitar pukul 14.00 Wib.

Kapolres Limapuluh Kota,AKBP. Haris Hadis melalui Kapolsek Pangkalan, Iptu. Dika Hadiyan saat dihubungi, membenarkan adanya peristiwa longsor yang merenggut nyawa seorang operator alat berat yang sedang mengerjakan proyek di lokasi tersebut.

“Proses evakuasi terhadap korban yang tewas tertimbun material setinggi 3 sampai 4 meter itu, telah berhasil dilakukan sampai pukul 16.00 Wib mempergunakan alat berat eskapator dibantu tim gabungan dan masyarakat serta anggota Polsek Pangkalan

Sementara itu Walinagari Pangkalan, Rifdal Laksamano yang dihubungi KORAN PADANG membenarkan adanya peristiwa bukit longsor yang sempat menimbun satu unit alat berat pemecah batu dan seorang operatornya yang tewas tertimbun longsor.

“ Benar, ada kejadian longsor di kawasan Tanjung Balik, tepat lokasi kejadian berada di Jembatan Sipopai KM 186 + 700,” ungkap Walinagari Pangkalan, Rifdal Laksamano.

Diungkapkan Rifdal Laksamano, upaya evakuasi terhadap seorang operator alat berat yang menjadi korban dalam pekerjaan proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan PT. Dian Mosesa Perkasa itu, diketahui bernama Ridwan (40 tahun) beralamat di Kelurahan Gantiang, Kota Padang.

“ Korban ditemukan tidak bernyawa dan sekitar pukul 16.00 Wib koran telah berhasil dievakuasi tim gabungan dibantu masyarakat setempatserta dibantu anggota kepolisian Pangkalan,” ungkap Rifdal Laksamano.

Menurut Rifdal Laksamano, operator alat berat pemecah batu yang tewas di lokasi kejadian akibat tertimbun longsor material bukit yang digali itu, jasadnya telah dibawa ke Puskesmas Pangkalan untuk divisum luar dan dibersihkan.

“ Jasad korban yang tertimbun longsor di Bukit Sipopay itu telah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Pangkalan. Hingga kini berita ini dikirim ke redaksi, jasad korban masih berada di Puskesmas Pangkalan untuk kemudian akan di bawa ke rumah duka di Kelurahan Gantiang, Kota Padang, ” ujar Walinagari Pangkalan, Rifdar Laksamano. (dst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here