Rombongan Istri Menteri Borong Hasil UMKM Limapuluh Kota

0
29

LIMAPULUH KOTA,JN- Disela kunjungannya ke Provinsi Sumatera Barat, Istri Menteri Dalam Negeri, Ny Emi Guntari Cahyo Kumolo bersama istri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Ny Bintang Puspa Yoga mendatangi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Limapuluh Kota, Pada Jumat (21/12) lalu.

Tak tanggung-tangung, rombongan menteri yang berjumlah puluhan orang ini datang dalam rangka meninjau sekaligus berbelanja hasil UMKM di kabupaten itu. Kedua istri menteri ini terlihat memborong tenunan asli Limapuluh Kota.

Pantauan di lokasi, sejumlah barang yang dibeli diantaranya adalah  Songket Kubang, Songket Halaban, serta jajanan kuliner seperti Kerupuk Ganepo, Ganepo Pisang beserta hasil UMKM lainnya.

“Karyanya bagus- bagus, dibawa untuk untuk oleh-oleh ke Jakarta, pertanda sudah datang ke Kabupaten ini,”ujar Emi Guntari disela kesibukannya memilih produk UMKM.

Selain kedua istri menteri ini, juga terlihat beberapa orang rombongan juga sibuk memborong produk UMKM Limapuluh Kota, saking lakunya beberapa produk UMKM tersebut habis terjual. Bahkan diantara mereka terpaksa menunggu proses pembuatan terlebih dahulu.

“Tadi saya kasih panjar dulu, karena barangnya sudah habis terjual dan katanya proses pembuatan agak lama, jadi kita nunggu sampai barangnya jadi, ntar dikirim ke Jakarta,”ujar Rina salah satu rombongan yang hendak membeli songket Halaban. 

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengaku senang atas kedatangan rombongan istri menteri ke kabupatennya. Menurutnya, dengan hadirnya rombongan ini berbelanja hasil UMKM di daerah itu menambah spirit pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan lagi kualitas produk-produknya.

” Alhamdulillah, Ibu Emi Guntari Cahyo Kumolo dan Ibu Bintang Puspa Yoga beserta rombongan sangat terkesan dan menyukai Kerajinan-kerajinan Khas masyarakat Limapuluh Kota.”ujarnya.

Dikatakan Irfendi, di Limapuluh Kota sedikitnya produk UMKM binaan dinas Perdagangan, koperasi, dan Usaha Kecil Menengah ada sekitar 2600 produk UMKM. Dari produk-produk tersebut bahkan sudah ada yang bisa di ekspor ke luar negeri.

“Kedepan, hasil produk-produk UMKM ini akan terus kita tingkatkan dan kembangkan melalui pembinaan dan pelatihan dari dinas terkait, termasuk perbaikan kualitas kemasan, sehingga hasil produk UMKM Limapuluh Kota mampu bersaing dengan produk-produk lainnya,”ungkapnya. (dho)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda