Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Apresiasi Program CSR PT Tirta Investama Pabrik Solok 

SOLOK, JN– Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu sangat mengapresiasi Program CSR PT Tirta Investama Pabrik Solok yang dilasanakan di Nagari Batang Barus.

 Apresiasi tersebut disampaikan langsung pada saat Hari Temu Lapang (Field Day) yang dilaksanakan oleh kelompok-kelompok petani binaan CSR AQUA Solok yang bertempat di Dusun 5 Jorong Kayu Aro Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang, Kabupaten Solok.

 Pada hari Rabu 21 Desember 2022. Hari Temu Lapangan Petani yang diadakan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil dari proses pelajar para petani dari 5 kelompok (demplot) yang ada di Nagari Batang Barus sekaligus mengkomunikasi dan mempromosikan kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan saran dan dukungan agar program yang sudah dilaksanakan bisa berkelanjutan.

 Pada kesempatan tersebut hadir juga Balai Pertanian Tanaman Hortikurtura provinsi Sumatera Barat Bapak Suardi, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Kabupaten Solok, Wali Nagari, BPM Batang Barus dan kepala Jorong Koayu Aro.

Program mengembangan pertanian regenerative atau pertanian ramah lingkungan dampingan program CSR AQUA Solok yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Program tersebut sudah membuahkan hasil yang cukup baik. 

Beberapa orang petani yang bergabung dalam kelompok binaan sudah mereplikasikan ilmu yang didapatkan dari hasil proses belajar di 5 demplot seperti demplot pertanian regenerative Kelompok Kayu Aro Lestari yang sudah membangun Rumah Pangan Lestari (RPL), Air Badak Makmur, Tabek Sarumpun Bambu, Kelok Batuang Saiyo dan Salingka Batuang yang telah berhasil membudidayakan galo-galo. Kelompok Air Badak Makmur selain mengembangan pertanian regenerative mereka juga mengembangkan budidaya kopi Arabika.

Baca Juga :
Mahasiswa KKN dan Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam Bergoro Bedah Rumah Pak Herman

Jon Pandu bersama OPD berkesempatan berkunjung ke salah satu demplot pertanian regenerative (Kelompok Air Badak Makmur) untuk melihat langsung bagaimana hasil dari proses belajar para petani yang sudah terintegrasi dengan budidaya ikan (lele) dan magot sebagai pakan ikan. 

“Selain penggunaan kompos para petani juga memanfaatkan air kolam dari pemeliharaan ikan untuk menyiram tanaman aneka jenis tanaman hortikultura sistem tumpang sari sehingga tanaman tumbuh lebih subur dan sehat,” sebut Jon F Pandu.

Begitu juga dengan budidaya kopi yang dikembangkan oleh kelompok tani binaan CSR AQUA di Jorong Kayu aro dengan sistem terasering atau rorak telah dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Setidaknya dalam satu bulan 100 kg green bean kopi Arabika sudah bisa dijual oleh salah seorang anggota kelompok yang berhasil.

 Sementara hasil budidaya hortikultura seperti jenis sayur-sayuran, kacang-kacangan, jagung, dan cabe juga sudah dinikmati hasilnya oleh masyarakat baik untuk dikonsumsi untuk memenuhi gizi rumah tangga maupun dijual sebagai tambahan ekonomi keluarga.

Selain bidang pertanian ada 3 lokasi yang sedang dibangun untuk dikembangkan sebagai lokasi tujuan agrowisata seperti Budidaya Kopi di Air Badak Makmur, Rumah Pangan Lestari (RPL) Kayu Aro dan budidaya galo-galo di Kelok Batuang. Pada saat ini lokasi tersebut masih dalam tahap persiapan lokasi namun sudah ada beberapa pengunjung yang mendatanginya seperti kunjungan anak-anak sekolah untuk belajar Pendidikan Lingkungan seperti budidaya kopi, sayuran dan budidaya galo-galo. Target untuk untuk tahun depan lokasi-lokasi tersebut sudah banyak dikunjungi olehan wisatawan sambil memetik buah jeruk dan strowberi serta menikmati secangkir kopi olahan kelompok dari Kayu Aro.

Baca Juga :
Ruas Jalan ke Tigo Lurah Selain Buruk Juga Semak Belukar Sudah Masuk ke Badan Jalan

Melihat hasil yang sudah dicapai oleh masing-masing kelompok binaan CSR AQUA Solok, bupati berjanji akan terus mendukung dan menfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kelompok baik melalui dinas-dinas terkait di kabupaten Solok maupun tingkat provinsi seperti BPTH provinsi. 

Sehingga apa yang telah dicapai saat ini bisa berkembang lebih besar lagi dan hasilnya juga lebih dirasakan oleh masyarakat sekitar (jn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.