Wabup Solok Buka Musrenbang Nagari Koto Laweh

0
277

SOLOK, JN- Pemerintahan Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2021, pada Rabu (11/12) di Gedung Serbagina Nagari setempat.

Musrenbang nagari Koto Laweh dihadiri oleh Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, Sekcam Lembang Jaya, Edi Solmar, Perwakilan dari Barenlitbang, unsur Forkompimcam, Pendamping Desa, utusan masyarakat dan lembaga, perwakilan instansi dan anggota DPRD Kabupaten Solok dari Dapil III, Walinagari Terpilih, Barnel Kasyanti serta perwakilan dari Pemkab Solok.

Pj. Wali Nagari Koto Laweh, Burkhaini dalam arahannya menyebutkan bahwa Nagari Koto Laweh diperbukitan dengan matapencaharian warganya sebagai petani.

“Saya berharap agar kegiatan ini dimanfaatkan oleh semua pihak dalam mencapai sinergitas pembangunan di nagari dan usulkanlah berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk nagari sesuai tufoksi masing-masing, ” sebut Burkhaini.

Disebutkannya, Musrenbang pembangunan ini diharapkan bisa menampung aspirasi masyarakat di
Nagari Koto Laweh, agar dilaksanakan oleh nagari baik dari dana desa maupun yang bisa difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. “Usulan musrenbang ini nanti juga akan dibahas pada musrenbang kecamatan dan kabupaten” sebut Burkhaini.

Pihaknya beroesan agar kesempatan ini forum lebih memfokuskan pembangunan nagari ke depan pada sektor kebangkitan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata yang bisa dikelola oleh nagari. Hal lain yang ingin dicapai adalah penurunan angka kemiskinan, stunting dan pengelolaan sampah.

Sementara Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, dalam paparannya menyebutkan bahwa penggunaan dana desa atau nagari harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat Koto Laweh.

Wabup juga berpesan agar usulan Musrenbang ini dimanfaatkan juga untuk menyampaikan tentang program prioritas Nagari dan kabupaten dan isu pembangunan strategis tahun 2021. Diantaranya berfokus pada pemerataan pendidikan, sektor ekonomi khusus bidang pariwisata dan pertanian, penurunan angka stunting.

“Tujuan dan sasaran semua itu dikelompokkan kedalam 4 pemilihan yang lebih dikenal dengan 4 pilar pembangunan , yaitu ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan dan pemerintahan yang baik. Inilah yang menjadi pedoman pada setiap tahapan penyususnan rencana untuk pembangunan kedapan apakah itu perencanaan yang disusun melalui Musrenbang nagari ,Musrenbang kecamatan,penyusunan rencana kerja masing-masing SKPD selanjutnya disinergikan didalam rapat forum SKPD dan diformulasikan pada saat Musrenbang Kabupaten,” terang H. Yulfadri Nurdin.

Wabup Solok juga berpesan agar dalam pengusulan nanti Perhatikan kemampuan keuangan nagari dan kebijakan pemerintah. Agar usulan kita tidak sia-sia. Kemudian jaga kebersamaan agar cita-cita membangun adalah Mambangun Nagari.

Sebelumnya, perwakilan dari Barenlitbang menjelaskan tentang mekanisme pembangunan kabupaten yang meliputi RPJP, RPJM, RKPD per tahun.
Musrenbang kali ini dalam rangka prioritas pembangunan yang akan dimasukkan ke dalam RKPD tahun 2021 (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here