Sungai Pangalek Masih Belum Disentuh Listrik

0
113

SOLOK, JN- Meski sudah 74 Tahun negara Republik Indonesia merdeka, namun masih banyak nagari atau desa yang belum disentuh aliran listrik, jaringan telekomonikasi, seta terjangkau siaran televisi atau internet.
Di Kabupaten Solok, selain Jorong yang ada Nagari-Nagari yang ada di Kecamatan Tigo Lurah, masih banyak daerah yang belum tersentuh aliran listrik dan akses komunikasi menggunakan Handphone.
Salah satu hingga saat ini kampung di Kabupaten Solok yang masih belum menikmanti arti kemerdekaan itu adalah, masyarakat Teratak Baru Jorong Sungai Pangalek, Nagari Sarik Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti.
Di sini divSungai Pangalek, masyarakatnya harus bersabar dan bertahan dengan tradisi lampu tempel atau orang di sana menyebutnya lampu togok alias pertromak.
“Kami sudah biasa bergelap-gelap sejak dulu. Jadi ya sudah tidak canggung lagi. Kalau janji listrik mau masuk kesini, sudah sejak 10 tahun lalu sudah ada beritanya. Namun faktanya hingga kini belum ada, ” jelas Syafrizal (46) warga setempat, Senin (6/5).
Disebutkan Dedi, suasana sunyi di malam hari akan lebih terasa di kampung ini. Lampu senter dan patromat akan menjadi teman setia di malam hari.
“Jadi di sini mau bulan puasa atau tahun baru, kami merasakan sama saja. Kami tidak tau apa yang terjadi di luar sana karena tidak ada alat untuk berkomunikasi,” tambah Syafrizal.
Disebutkannya, keinginan mayoritas masyarakat Sungai Pangalek, sangat mendambakan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa mengembangkan sayapnya ke sana.
Termasuk, untuk tower seluler, yang mana dua nagari di Hiliran Gumanti, Sariak Alahan Tigo dan Sungai Abu, masih belum bisa orang menggunakan indahnya berkomunikasi dengan sanak saudara yang ada di luar nagari setempat.
“Sejak Indonesia merdeka, atau mungkin sejak dunia terkembang, kami di sini masih belum bisa menikmati listrik, menggunakan alat komonikasi Handphone atau melihat siaran televisi karena listrik belum masuk,” tutur Tiyan (75), warga Taratak Baru, ketika berbincang dengan KORAN PADANG di kediamannya.
Seperti halnya Tiyan, harapan yang sama juga disampaikan seluruh masyarakat setempat, bahwa diharapkan pemerintah membantu memfasilitasi agar PLN dan tower seluler bisa masuk ke Taratak Baru.
Menurut tokoh masyarakat setempat, Drs Efdizal, permohonan agar listrik bisa masuk dan juga berdirinya sebuah tower seluler di Sariak Alahan Tigo, memang sudah lama didambakan masyarakat. Bahkan, surat permohonan ke pihak terkait dari pemerintah nagari sudah beberapa kali diajukan.
“Ya sampai saat ini satupun belum terealisasi dan masyarakat sangat menunggu agar PLN dan pihak Indosat atau Telkomsel bisa mensurvei ke sini untuk bisa merealisasikan listrik dan tower seluler sebagai alat komunikasi tersebut,” terang Efdizal (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda