Sampah Menumpuk Disepanjang Danau Singkarak

0
82

SOLOK,  JN- Tumpukan sampah di sepanjang Danau Singkarak, baik di bagian Barat danau seperti yang ada di Nagari Muara Pingai,  Saningbaka dan bagian Timur seperti Dermaga Singkarak hingga ke Nagari Tikalak,  di Kecamatan X Koto Singkarak,  Kabupaten Solok, hingga saat ini masih menjadi dilema bagi masyarakat yang berdiam di sepanjang danau Singkarak. 

“Di sini tumpukan sampah sudah lama dan tidak ada perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, ” jelas Ima (50), warga Muara Pingai,  Minggu (24/2).

Sampah yang menumpuk tersebut diduga berasal dari sampah kiriman dari aliran sungai baik itu dari wilayah Kota Solok dan daerah sekitarnya atau juga dari masyarakat sekitar. 

Sejumlah warga, serta wisatawan yang melihat tumpukan sampah tersebut, tidak hanya menuturkan keluhan namun menyayangkan terkait kondisi terkini di sepanjang Danau Singkarak. 

“Danau ini indah namun kurang begitu terawat, ditambah akan adanya kiriman sampah seperti ini. Justru sampah-sampah begini bisa memperkumuh lingkungan danau. Bayangkan ini sampah diangkut dekat dengan dermaga. Wisatawan yang mau naik kapal pastinya sudah mual duluan. Karena bau di sampah itu menganggu. Pemandangan juga tidak enak,” kata Ardinal (38) Warga Jorong Pasir Nagari Tikalak Kecamatan X Koto Singkarak. 

Ardinal berharap agar sampah kiriman tersebut, harus cepat diangkut oleh truk pengangkut sampah dari Dinas KLH Kabupaten Solok agar lingkungan menjadi sehat. 

Tumpukan sampah berupa plastik,  botol bekas minuman, kayu,  buah kelapa dan aneka bekas pembukus makanan tampak lebih menominasi tumpukan sampah. 

“Saya juga sempat bertanya ke pada petugas Dinas KLH kabupaten Solok,  katanya mau didatangkan mobil bak sampah,  tetapi hingga saat ini belum pernah datang, ” jelas Ardinal. 

Pihaknya juga berharap agar tumpukan sampah tersebut bisa diangkut oleh petugas sampah karena sampah tersebut sulit dibakar karena basah akibat cuaca sering hujan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok,  H. Abdul Manan,  ketika akan dikomfirmasih di ruang kerjanya sedang tidak berada di tempat (wandy) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda