Sambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, Ribuan Masyarakat Sungai Nanam Bergoro

0
186

SOLOK, JN- Untuk menyambut bulan Suci Ramadhan 1442 H, ribuan masyarakat Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, sejak Selasa hingga Jum’at (2/4), bergotong royong (bergoro) membersihkan rumah, jalan dan tempat ibadah yang ada di nagari tersebut.

Bahkan di nagari paling padat penduduknya di Kabupaten Solok tersebut, masyarakat bergoro hampir di seluruh jorong yang ada di Sungai Nanam.

Semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh segala lapisan masyarakat dinagari Sungai Nanam, seperti dari kaum  bapak, remaja, Pemuda, masyarakat turun membawa peralatan berupa cangkul, arit, mesin pemotong rumput dan lainnya turun membersihkan pekarangan.

Nagari Sungai Nanam memiliki luas  164,54 kilometer persegi, atau 35,79 persen dari luas wilayah Kecamatan Lembah Gumanti.
Jarak Nagari Sungai Nanam ke Ibukota Kabupaten adalah lebih kyrang 35 kilometer, ke Ibukota Provinsi adalah 70 kilometer.
Nagari Sungai Nanam berpenduduk 29779 jiwa (2018) terdiri dari 10473 laki-laki dan 10306 perempuan dan tahun 2021 penduduk Sungai Nanam diperkirakan lebih dari 30.000 jiwa..
Nagari Sungai Nanam terdiri dari 15 jorong, yakni Jorong Taratak Tangah, Limau Parigi, Padang LawehTaratak Pauh, Air Sanam, Koto, Lekok Batu Gadang, Limau Puruik, Lipek Pageh,  Pakan Sabtu, Parak Tabu, Pasar, Rimbo Data, Sapan Minggu Tuo dan Jorong Sariak Bayang.

Menurut Walinagari Sungai Nanam, Delfi, S.Sos, goro serentak membersihkan fasikitas umum dan perkarangan pribadi sudah tradisi dilakukan setiap menjelang bulan suci ramadhan.
“Ya, setiap mau bulan puasa biasanya masyarakat turun ke jalan atau membersihkan tempat ibadah. Dan itu sudah berlangsung sejak zaman nenek moyang dulu,” sebut Delfi, S.Sos.

Hal itu ditambah dengan senangat kaum hawa yang mana mereka berkontribusi luar biasa. Disamping ikut Gotong royong, juga ikut menyumbang berupa makanan minuman minuman, kue kue serta kolak.

Sementara menurut Kepala Jorong Lekok Batu Gadang, Bayu Putra Gumala, goro ini juga dalam rangka mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama warga di nagari.
“Pokoknya dengan goro bersama kita akan terjalin komunikasi dan memunculkan ide-ide baru,” terang Bayu Putra.
Pihaknya merasa bangga karena rasa kebersamaan di nagari setidaknya masih terpelihara hingga saat ini.
“Nagari Indah tacelak”, tampak dari semangat masyarakat yang antusias bersama sama melakukan kegiatan gotong royong,” terang Masriwal, salah seorang warga setempat.
Menurutnya, dengan semangat untuk menjadikan suasana Ramadhan lebih baik, lingkungan yang bersih dan asri,nyaman dan aman serta tentram dalam beribadah.

“Selain itu, sambut bulan suci hati kita juga harus suci,” terang Riki Namzah, warga Sungai Nanam yang ikut turun bergoro (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here