Puluhan Kilometer Jalan Penyanggah di Nagari Sungai Nanam Rusak Berat

SOLOK, JN- Sebagai daerah sentra sayuran dataran tinggi, dengan kondisi permukaan daerah yang datar,Jumlah penduduk yang cukup banyak sekitar 28 ribu jiwa , Memiliki 15 unit TK,14 unit SD/MI,3 unit SLTP,1 Unit SMKN2 Lembah Gumanti dan 1 pasar rakyat,1 unit pasar Agropolitan.


Aktivitas masyarakat pada umumnya adalah petani sayur mayur.Ratusan pekerja harian berdatangan dari beberapa daerah tetangga, seperti Sirukam,Supayang,Kubang nan Duo,Kinari ,Tigo Lurah dan daerah lainnya.Ada yang sudah berumah tangga dan menjadi bagian keluarga di Sungai Nanam,serta juga pekerja yang datang dari beberapa daerah Jawa Barat.Semua merasakan hubungan yang baik dengan penduduk Sungai Nanam yg terkenal ramah dan menerima kehadiran pendatang dengan suka cita.
Rombongan Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, melakukan ekspedisi keliling Nagari Sungai Nanam, Yang dipimpin langsung oleh Masriwal dan didampingi beberapa pengurus lainnya.
Menurut Masriwal “Kami menikmati kebesaran Allah SWT,atas nikmat yang luar melihat Tanah yang subur dengan hasil sayuran dataran tinggi.Yang hampir tiap hari di kirim ke berbagai daerah di wilayah Sumatera maupun pulau Jawa,Suhu yang berkusar  sekitar 14-24 derajat Celcius,membuat tanah didaerah Sungai Nanam menjadi selalu lembab dan cocok untuk pertanian sayuran.


Namun jalan penyangga utama di nagari Sungai Nanam, banyak yang rusak dan kondisi yang memprihatinkan.
Alhamdulillah jalan dari Alahan Panjang Sungai Nanam menuju ke arah kota Solok, Jalan utama Alhamdulillah sudah mulus dan cukup hingga ke Kota Solok.
Namun dari pengamatan keliling pengurus yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, banyak jalan yang mesti diperbaiki dan butuh perhatian khusus, karena rata-rata masyarakat tinggal dan beraktivitas tinggi berada di daerah jalan penyangga utama ini.

Diantaranya:1.Simpang Kulit manis -Dekat SMPN8 Lembah Gumanti-Sekitar turunan SDN 19 Sungai Nanam -Aie Sanam sekitar Embung Sungai Nanam dekat SDIT QUR’AN ANZALAT-,terus ke pasar Taratak Pauh.hampir puluhan lobang menganga dan genangan air sepanjang jalan ((+-2 km).
2.Jalan dari Simpang Sungai Nanam (Samping SMP NEGERI 2 Lembah Gumanti),Menuju pusat nagari.Dari Simpang,-Pasa Lamo -dekat kantor wali nagari dan masjid Raya Muhajirin Sungai Nanam-Parak Tabu -Dekat SMKN2 Lembah Gumanti -Turunan jembatan Lipek Pageh hingga ke Padang Laweh, kondisi banyak berlobang dan rusak.(+-5 km)
3.Jalan Belakang kantor wali nagari Sungai Nanam -Kutianyie sawah -hingga Subarang Tabek, Butuh pengerasan dan pengedaran sekitar 4 km.belum tersentuh aspal.(+- 4 km)
4.Jalan Lingkar Lekok Batu Gadang menuju Kubang Kaciek hingga Air Muro, rusak parah,belum tersentuh aspal,+- 4 km.
5.Jalan lingkar Sampie-Gobah-Cirubueh-Panggang Batu- Lembang Pinjaro Lipek Pageh (Jalan pertanian)butuh ulang pembuatan agar bisa dilewati kendaraan roda empat,disini akan nampak indahnya Suasana Sungai Nanam 
6.Jalan Jorong Sapan menuju Parak Tabu, kondisi rusak parah dan butuh perbaikan (+- 3 km)
7.Jalan Samping SDN Parak Tabu -menuju Panggang Batu, kondisi rusak parah, butuh perbaikan (+- 3km)
8.Jalan samping masjid Nurul Falah Taratak Pauh -Gurun Tandeh-Jorong Limau Parigi, Kondisi rusak berat (+- 3 km)
9.Jln samping BPP pertanian,Menuju Ujung Pandang Sariak Bayang, Kondisi rusak parah, belum tersentuh aspal,butuh perbaikan (+- 3 km)
10.Jalan Limau Puruik -Ke Kutianyie Garogok-Ke Melayu Lekok Batu Gadang , Rusak parah,perlu perbaikan (+-3 km)
11.Jalan dari Pasar Sayuran Agropolitan Aie Baluluak menuju Ngarai Taratak Tangah, rusak berat, butuh perbaikan (+- 2 km)
12.Jalan depan Puskesmas Sungai Nanam menuju Subarang Aie Pasa Sungai Nanam, Termasuk lampu penerangan jalan.Jalan butuh perbaikan, rusak berat (+- 3 km)
13.Jalan Simpang Rimbo Data menuju arah bukit lokasi bekas kebun markisa, rusak berat butuh perbaikan (+- 2 km)
14.Jalan KaPalo Banda Jorong Pasa menuju Koto Kaciek Taratak Pauh,perlu pembangunan dan pembebasan lahan dibeberapa titik,belum pernah diaspal.(+-3 km)
 15.Serta jalan jalan penyangga lain yang dibuka secara swadaya oleh masyarakat.
Sementara itu wali nagari Sungai Nanam, ketika dikonfirmasi melalui telpon celuler mengatakan “Pemerintah nagari akan terus berupaya untuk berjuang membangun dan memperbaiki  ruas jalan yang rusak,Juga menyampaikan kepada pemerintah daerah maupun pusat,Namun kita tentu menyadari keterbatasan dan kemampuan keuangan daerah, maupun pusat.Kami sangat berterimakasih atas perhatian dari semua unsur yang ikut membantu pemerintah nagari Sungai Nanam, Pemerintah kecamatan Lembah Gumanti, Pemerintah kabupaten Solok.Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,dalam upaya membangun Infrastruktur nagari Sungai Nanam lebih baik.Kita berharap Presiden RI bapak Jokowi dan KH.Makruf Amin,Bisa memberikan anggaran perbaikan jalan jalan yang ada di Sungai Nanam,Ujar Wali nagari Sungai Nanam, Karena pemerintahan nagari Sungai Nanam tentu hanya anggaran yang terbatas , apalagi jumlah jorong diSungai Nanam 15 Jorong, Sehingga DAU nagari terbatas, Semoga doa dan perjuangan kita Allah SWT kabulkan, Harapan kita semua ujar” Delfi,S.Sos.I
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat nagari Sungai Nanam,Yang pernah menjadi Anggota DPRD Kab Solok 3 periode menyatakan”Mari kita terus saling bersinergi untuk kemajuan nagari, dengan saling bergandengan tangan memajukan nagari Sungai Nanam, Termasuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah maupun pusat, melalui perwakilan kita baik di DPRD kab Solok,DPRD Provinsi Sumatera Barat DPR RI,DPD RI, sehingga bisa diperjuangkan anggaran untuk infrastruktur jalan jalan yang rusak diSungai Nanam ini,Ujar tokoh masyarakat yang mudah bergaul ini”Kasmudi .Z
Sementara itu, Tokoh muda yang sedang menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Pendiri SDIT Qur,an Anzalat Teguh Rahmat Ravenda.yang saat sekarang sedang berlibur dikampuang halaman juga berharap “Sungai Nanam merupakan daerah penghasil utama sayuran dataran tinggi diSumatera Barat, bersama nagari Alahan Panjang, Salimpat,Aie Dingin, Talang Babungo, Sungai Abu, Sariak Alahan Tigo, Simpang Tanjung Nan Ampek,Lolo, Surian dan daerah sekitarnya.Bisa memiliki jalan yang lebih baik.Termasuk juga nagari lainnya di Kab Solok, Maupun Sumatera Barat”,Ujar Ust Rahmat Teguh Ravenda 
Setelah berkeliling nagari Sungai Nanam,Team yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai,juga bersama sama melihat langsung PBM di SDIT QUR’AN ANZALAT Air Sanam Jorong Aie Sanam Nagari Sungai Nanam,TK ISLAM IMAM MAHMUD.Pembangunan masjid Lamo Istiqamah Jorong Koto Sungai Nanam dan beberapa tempat lain diSungai Nanam.

Baca Juga :
Dibuka Camat Junjung Sirih Vice Febrianeldi: Turnamen Walinagari Muara Pingai Cup VII Resmi Ditabuh
Baca Juga :
Bupati Solok Lakukan Penanaman 3000 Bibit Manggis Bersama Petani di Nagari Kinari


Dilanjutkan ke pasar rakyat,Pasar sayuran Agropolitan Aie Baluluak, yang pada bulan Ramadhan 1443H dikunjungi oleh Gubernur Sumatera Barat beserta rombongan dan melihat langsung kondisi bangunan,hampir 1,5 jam gubernur berada di pasar Agropolitan Aie Baluluak Sungai Nanam ini.Pengurus pasar juga menyampaikan langsung kepada gubernur pada saat kunjungan tersebut, Ketua pasar HMulyadi mengatakan “Kami berharap pemerintah daerah kabupaten Solok

maupun provinsi Sumatera Barat bisa memperbaiki infrastruktur pasar yang ada dinagari Sungai Nanam . Terutama pasar Agropolitan Aie Baluluak dan Pasar rakyat Taratak Pauh, sebagai pasar Senin masyarakat Sungai Nanam perlu pembenahan.Ujar Mulyadi,yang didampingi dewan pengarah Pasar Mulyono dan Datuak Parlis Ampang Batuah , Sekaligus ketua KAN Sungai Nanam.
Setelah berkeliling nagari Sungai Nanam rombongan melihat langsung kondisi jalan yang ada dinagari Sungai Nanam,butuh perbaikan.Semoga kelak menjadi jalan yang lebih baik,Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti kab Solok Sumatera Barat,Kaum perempuan Sungai Nanam yang cukup gigih berjuang.Ujar Asparina,SP

(Penulis Masriwal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.