Pengerjaan Drainase di Alahan Panjang, Pekerja Dinilai Tidak Indahkan Kerusakan Jalan

0
465

SOLOK, JN- Pengerukan Drainase di sepanjang Jalan Gajah Mada, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, dinilai masyarakat menimbulkan masalah dan merusak jalan utama, namun para pekerja dinilai tidak mengindahkan Kerusakan Jalan yang ditimbulkan oleh alat berat tersebut.

” Sebagai masyarakat, kita sudah ingatkan para pekerja agar alat berat yang diturunkan tidak merusak badan jalan. Tetapi hingga hari ini belum mereka indahkan, ” tutur tokoh masyarakat dan pengurus pemuda Nagari Alahan Panjang, Marnofi Hendri, Minggu (1/12) di Alahan Panjang.

Disebutkan Marnofi Hendri, sebagai warga setempat, pihaknya mengaku sangat senang dengan adanya pengerjaan drainase ini demi kebersihan dan keindahan lokasi atau Alahan Panjang. Namun menurutnya, sangat disayangkan bahwa kontraktor tidak mengawasi pekerjanya dalam mengoperasikan alat berat di jalan raya. Padahal setiap hari setidaknya dua alat dikerahkan untuk pengerjaan drainase tersebut.

“Seharusnya disaat meroling alat berat di jalan beraspal, harus ada alasnya agar tidak merusak jalan. Kasarnya, halaman yang akan kita bersihkan, kok rumah pula yang dirusak, ” sebut Marnofi Hendri, yang juga Ketua Kelompok Penggiat Pariwisata (Kompepar Gumanty Valey) ini.

Akibat pengerjaan tidak terkontrol, maka jalan sepanjang jalan gajah mada yang semulanya mulus, kini sudah menjadi kriting. Apalagi pengerjaan drainase tersebut masih lama dan dua alat berat terus beroperasi setiap hari.

“Jadi harapan kami, sebelum kerusakan bertambah parah, mohon kontraktor dan pekerja mengindagkan keselamatan dan kerusakan jalan, ” pungkas Marnofi Hendri.

Walinagari Alahan Panjang, Zulkarnaini, juga berharap yang sama dengan Marnofi Hendri. “Kita meminta kepada kontraktor dan pekerja untuk juga memperhatikan agar dalam pengerjaan drainase, badan jalan tidak rusak, ” sebut Zulkarnaini (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here