SOLOK, JN- Pemerinrah Kabupaten Solok, hari Senin (9/12), menggelar Sosialisasi dan Edukasi KPR Sejahtera FLPP Bank Nagari dan Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP), bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Kantor Bupati Solok.

Tampak hadir pada acara tersebut antara lain Bupati Solok, H. Gusmal, SE. MM, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD di Lingkup Pemkab Solok, Dirut PT. Bank Pembangunan Daerah Sumbar, Dedi Ihsan, Kepala bank Nagari Cabang Solok, Ir. Heri Wildani,
Pemimpin Devisi Pemasaran LPDPP PUPR, Alfian Arif, Ketua Rei DPD SUmbar, Hendra Gunawan dan undangan lainnya.

Dirut PT. Bank Pembangunan Daerah Sumbar, Dedi Ihsan, dalam sambutannya mengatakan bahwa dasar hukum persyaratan pengembang FLPP ialah Surat Edaran Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pupera Nomor 01/SE/DP 2018 tentang registrasi Asosiasi pengembang dan pengembang perumahan bersubisi.

“Program ini ditujukan untuk masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah dan dikelola oleh Kementrian PUPR Republik Indonesia,” sebut Dedi Ihsan.
Dijelaskannta, Bank nagari di tunjuk sebagai penyalur FLPP sejak tahun 2015 dan berharap masyarakat ekonomi menengah ke bawah dapat memiliki rumah pribadi melalui program ini.

“Rumah bersubsidi wajib dihuni, tidak boleh di sewakan atau di jual kembali dan Realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP Bank Nagari selalu meningkat signifikan rentang tahun 2015 -2019 dengan total rumah subsidi yang diberikan ke MBR rentang tahun diatas adalah 1005 rumah,” sebut Dedi Ihsan.

Saat ini Bank Nagari masuk kedalam 10 Bank dengan persentase capaian unit tertinggi triwulan III tahun 2019 yakni peringkat 2.
Rencana penyaluran KPR Sejahtera FLPP bank Nagari tahun 2020 dengan permintaan sebanyak 1200 unit dengan anggaran 119,7 miliar.

Ketua Devisi Pemasaran LPDPP PUPR, Alfian Arif, dalam sambutannya mengatakan dan berharap PNS di Kabupaten Solok banyak yang membangun rumah FLPP.
“Sampai saat ini Bank Nagari masih konsen dalam prmbiayaan FLPP dan berharap pegembang dapat bekerjasama yang baik dengan Bank Nagari,” sebut Alfian.

Sementara Kuota pembangunan tiap tahun akan ada penambahan karena pemerintah pusat akan terus memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai program.

“Saya berpesan kepada pengembang agar membangun rumah yang berkualitas dan berharap adanya komplek perumahan yang khusus PNS,” sebut Alfian.

Sedankan Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, dalam arahannya mendukung dan akan selalu memfasilitasi program FLPP ini serta merasa bangga dengan pemerintah yang ikut serta memikirkan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan memberikan berbagai kemudahan.

“Kita juga berterima kasih kepada Bank Nagari yang sudah bersedia juga bekerjasama serta memberikan kemudahan bagi masyarakat,” sebut H. Gusmal.
Disebutkannya, Perumahan ini disediakan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan dengan adanya program ini, pegawai di Kabupaten Solok dapat memiliki rumah pribadi secara keseluruhan.

“Saya berpesan kepada pihak terkait untuk memperbesar alokasinya untuk Kabuoaten Solok serta berikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan pengadaan rumah ini,” sebut H. Gusmal.

Sementara kepada PNS yang belum memiliki rumah, agar segera mendaftarkan diri untuk segera mencari informasi tentang KPR Sejahtera FLPP Bank Nagari dan Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan ini (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here