Nagari Jawi-Jawi Guguak Menuju Desa Wisata Budaya Tujuan Utama Turis Mancanegara

0
688

SOLOK, JN- Nagari Jawi-Jawi Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten sebagai desa wisata budaya di Kabupaten Solok sejak tanggal 9 Oktober 2017 lalu.

Nagari penghasil padi dan alpokat ini, masuk menjadi Salah satu desa wisata budaya di Indonesia, yang merupakanbinaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Bahkan Bupati Solok juga sudah mengeluarkan Keputusan Nomor 556-245-2018 tentang penetapan kawasan kampung budaya di kabupaten Solok.

“Alhamdulillah, Nagari Jawi-Jawi Guguak sudah masuk ke dalam 10 desa prioritas desa wisata budaya di Indonesia dan merupakan satu-satunya desa atau nagari yang ada di Kabupaten Solok dan Provinsi Sumatera Barat, ” jelas Walinagari Jawi-Jawi Guguak, Laswir Malin Putieh, Jum’at (1/11).

Untuk itu, Walinagari berharap serta berupaya agar Nagari ini bisa menjadi kunjungan utama bagi para turis asing dari seluruh negara. Untuk mendukung hal tersebut, setiap turis asing yang datang, akan diperkenalkan tentang kebiasaan warga Jawi-Jawi Guguak kepada para turis, dengan memakai pakaian khas daerah tersebut. Bahkan turis yang datang juga diajak ikut membajak sawah dengan mempergunakan tenaga kerbau atau sapi. Dan kalau malam tiba atau seusai shalat Maghrib, setiap turis asing yang berkunjung akan diajak ke lapau (warung kopi), untuk sekedar mencari informasi dan juga main domino dan koa, seusai penat bekerja seharian di sawah dan di ladang.

“Biasanya turis yang datang ke sini akan terpesona dengan pemandangan alam yang indah dengan latar belakang Gunung Talang serta sambutan masyarakatnya yang ramah dan budayanya yang beragam, termasuk dengan indang cewek atau padusinya,” jelas Laswir.

Menurut Laswir, tujuan Pemerintah mengadakan Kampung Wisata Budaya ini adalah konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di nagari. Konsep kampung budaya ini dititik beratkan kepada pengembangan mental budaya masyarakat.

Pihaknya juga terus melakukan pembinaan agar warga Jawi-Jawi Guguak senantiasa berprilaku sopan dan ramah kepada setiap tamu yang datang ke daerah itu.

Laswir Malin Putieh juga berharap bahwa dengan dicanangkannya Nagari Jawi-Jawi ini sebagai kampung wisata budaya, diharapkan nagari ini bisa dikenal lebih jauh dan ekonomi masyarakatnya akan meningkat dan hal itu juga butuh dukungan pemerintah, agar kita bisa kembali melestarikan nilai-nilai budaya asli nagari yang sudah banyak terkontaminasi oleh budaya dan arus modernisasi.

Laswir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Solok, yang sudah menunjuk nagarinya sebagai kampung wisata budaya yang bisa dikelola langsung dan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat nagari karena nantinya orang dari luar bisa berkunjung, berbelanja dan menginap di home stay yang ada, Seperti Homestay Rumah Gadang suku Melayu Datuak Rajo Nan Putiah

Disebutkannya, pemerintah nagari berkomitmen terhadap pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai luhur Minangkabau (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here