Minyak Goreng Tampak Langka di Sungai Nanam


SOLOK, JN- Minyak goreng menjadi barang langka di pasaran, dan tak terkecuali di wilayah kabupaten Solok.


Sejak harga minyak tersebut turun perliternya, minyak goreng sulit didapatkan di kedai dan toko grosir.
Yulimarni  (30), Salah seorang pedagang bahan masakan, di samping masjid Raya Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti kab Solok, saat ditanyai mengaku tidak lagi dapat pasokan minyak goreng dari pedagang dan sangat sulit didapatkan hingga ke kota Solok. 
Hal ini telah berlansung sejak beberapa Minggu terakhir.


”Mnyak goreng murah tidak ada lagi pak, dan susah didapat. Masyarakat juga kesulitan mendapatkannya, ” papar Yulimarni dan oleh beberapa ibu-ibu yang sedang berbelanja kebutuhan dapur.

Menurut Firda Upik (41), warga setempat bahwa Nagari Kito ko Kayo, tiok suduik kebun sawit dan pabrik minyak goreng, Tapi baa kok kini minyak goreng ko susah bana dicari,Namuah namuah Ndak bagoreng se samba ko mah. Tahu Jo tempe baitu pulo…Sariak dapek”, ucap  Firda Upik sambil sedikit emosi

Begitulah kira-kira kondisi dinagari Sungai Nanam, dengan penduduk hampir 30 ribu jiwa ini, dengan penghasilan utama sayur-mayur dataran tinggi (Bawang merah, kentang, Cabe,tomat, seledri, wortel, bawang prei, selada,terong dan lainnya).

Baca Juga :
Seluruh Nagari di Kabupaten Solok Gelar Pemutakhiran Data Berbasis SDGs

Pengurus yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Masriwal,M.Bg.S.A.P,  bersama team, mencoba keliling nagari Sungai Nanam  ke lima belas jorong yang ada. Sambil melakukan survey kecil-kecilan,dan tiap kedai yang sempat ditanya.kondisi minyak goreng kosong.Kalaupun ada, itu hanya merek tertentu dengan harga yang lebih mahal dan persediaan terbatas.

Saat berbincang bincang dengan staf wali nagari Sungai Nanam menyatakan, langkah-langkah untuk membantu masyarakat,tentu perlu diupayakan pemerintah nagari,Namun saat bincang bincang santai tersebut,wali nagari Sungai Nanam sedang berada di luar daerah.

Pengurus yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, telah beberapa kali mengadakan kegiatan pasar sembako murah,namun baru skala kecil dan sangat terbatas, Karena butuh bantuan dari instansi terkait.


Dalam hal ini, beberapa ibu-ibu yang sempat bincang bincang dengan pengurus yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, berharap ada program pasar sembako murah, Apalagi tak lama lagi akan memasuki bulan Ramadhan 1443 H.


Sementara itu, Salmanir Ketua DPP Ikatan Keluarga Kenagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti (IKKSN), Wilayah Jabodetabek, sangat prihatin dengan kelangkaan minyak goreng dinagari Sungai Nanam,Dan ini hampir merata di Wilayah Indonesia.Kita berharap pemerintah segera mengambil tindakan yang tepat,agar kelangkaan minyak goreng,tahu,tempe dan kebutuhan sembako ini segera dapat diatasi.
IKKSN memang sedang merancang program “pasar sembako murah untuk nagari. Namun masih terkendala dengan ketiadaan biaya dan rantai pasokan minyak goreng.

Baca Juga :
Tidak Ada Signal, Namun Ada Tempat Nelpon Khusus di Sianggai-Anggai
Masriwal

Karena dengan jumlah penduduk nagari Sungai Nanam yang hampir 30 ribu jiwa,tentu butuh sekian puluh ton minyak goreng”.Ujar Salmanir  dan diperkuat oleh Pengurus lain Hasan dan Syafrijon (masriwal/jn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.