Kunjungan TSR Khusus Wabub Solok ke Bukit Sundi: Masyarakat Galagah Muara Panas Keluhkan Masalah Air Bersih

0
639

SOLOK, KP- Masyarakat Jorong Galagah, Kenagarian Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, sampai saat ini masih kesulitan dalam memperoleh air bersih, karena air merupakan sumber kehidupan bagi manusia, apalagi air bersih.

“Kami sangat butuh air bersih karena selama ini kami sangat kesulitan masalah untuk mendapatkannya. Dan hal itu sudah lebih dari 10 Tahun?,” ujar salah seorang warga Muara Panas, ketika berdialog dengan rombongan TSR Kabupaten Solok Tim 2 yang dipimpin oleh Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, saat mengunjungi Masjid Jami’ Muhammadiyah Jorong Galagah, Nagari Muara Panas, pada Sabtu malam (19/5) lalu.

Bahkan sejak 10 tahun terakhir, warga setempat tidak memiliki sumber air bersih. bahkan warga rela membeli air bersih dari mobil tanki dari Arosuka, dengan harga Rp 300 ribu per tankinya.  Setidaknya 3000 warga jorong padat penduduk itu, masih kesulitan masalah air bersih ini. Menaggapi hal tersebut, Wakil Bupati Solok menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Solok sudah berupaya untuk menghadirkan air bersih di Muara Panas, dengan cara membuat rumah penampungan air untuk PDAM di Nagari Kinari dan kabarnya saat ini masalah tanah untuk bak penampungan induk PDAM di Kinari tersebut tanahnya baru dibebaskan. “Inyaallah kedepannya kalau bak air induk itu sudah siap, maka warga di Galagah sini tidak lagi kesulitan masalah air bersih,” jelas Yulfadri Nurdin. Wabub juga menjelaskan bahwa tahun ini Kabupaten Solok juga mendapatkan dana bantuan hibah untuk PDAM sekitar 5,7 Milyar untuk perbaikan sarana air bersih di Kabupaten Solok.

Sementara tokoh masyarakat Muara Panas yang juga mantan Walinagari Muara Panas, Zulfirman Talanai Sati, kepada KORAN PADANG menyebutkan bahwa semua prosedur selama dia menjadi Walinagari sudah disampaikan ke PDAM, termasuk mengadu ke  anggota DPRD Kabupaten Solok, seperti Yondri Samin, agar bisa mencarikan solusi masalah air bersih untuk jorong Galagah. “Namun sampai saat ini kami masyarakat disini juga masih kesulitan air bersih dan setiap pejabat yang datang kesini selalu berjanji untuk mencarikan solusinya,” jelas  Zulfirman Talanai Sati. Dijelaskan walinagari, pihaknya sudah sering datang ke PDAM Kabupaten Solok. Sementara jawaban orang PDAM hanya menunggu perbaikan pipa induk yang rusak di Tabek Dangka, nagari Talang, kecamatan Gunung Talang. “Tetapi sampai saat ini belum ada juga kepastian dari PDAM. Tapi ambo manilai PDAM ko basipakak sajo,” tutur Zulfirman.

Selain masalah air bersih, Wakil Bupati Solok juga menyampaikan salam maaf Bupati Solok kepada masyarakat Muara Panas, karena menurut Wabub tidak semua masyarakat yang akan bisa dikunjungi Bupati, makanya TSR dibagi dalam 13 kelompok untuk menyampaikan salam kepala daerah, termasuk himbauan untuk memakmurkan masjid selama bulan puasa dan sesudahnya. “Selain itu, kami meminta masyarakat Muara Panas, untuk mewaspadai setiap pendatang di nagari kita, sebab kita tidak tau apa motif mereka ke sini, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di lingkungan kita. Mari ciptakan keamanan lingkungan masing-masing,” tambah Yulfadri Nurdin.

Sebelumnya Walinagari Muara Panas, Ferry Effendi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim TSR Khusus yang dipimpin Wabub Solok yang telah memilih mengunjungi masyarakat Galagah Nagari Muara Panas untuk TSR Khusus. “Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Wabub Solok dan rombongan yang sudah mengunjungi masyarakat kami di Muara Panas untuk bersilaturrahmi dan juga menyampaikan nasehat-nasehat kepada masyarakat di sini,” jelas Ferry Effendi.

Pada kesempatan itu, Wabub juga menyerahkan bantuan uang sebebar Rp 10 Juta dan Al Qur’an serta buku-buku bacaan agama Islam yang diterima langsung oleh pengurus Masjid Jami’ Muhammadyah.

Tampak Hadir bersama Wakil Bupati Solok pada TSR Khusus Tim 2 ini, antara lain Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perumahan Rakyat (PU DPR KPP), Deni Prihatni, ST, MT, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Solok, Medison, S. Sos, Msi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Nasripul Romika, S.Sos, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfahmi, SH, MM, Sekretaris Dinas Kesehatan, Zulhendri, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Efianti, Kasubag Administrasi Bina Mental dan Spritual Kesra Kabupaen Solok, Mardaus, Kepala KUA Kecamatan Bukit Sundi, Adrinoviyan, camat Bukit Sundi, Ahpi Gusta Tusri, S.Stp, M.Si, Kasubag Humas Pemkab Solok, Krismon dan Awen serta Wartawan Harian Koran Padang Sofriwandy (wandy/anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here