Gantikan Yendriva, Zulfadli Dilantik Menjadi Plt. Walinagari Kinari

0
869

SOLOK, JN- Camat Bukit Sundi Efiyardi, atas nama Bupati Solok, hari Rabu (24/6), melantik Drs. Zulfadli, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walinagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok.

Penunjukan Zulfadli sebagai Plt. Walinagari Kinari, menggantikan Walinagari sebelumnya, Yendriva yang diduga melakukan perselingkuhan dengan Wanita Idaman Lain (WIL) yang merupakan isteri orang lain yang sah.
Desakan mundur untuk Walinagari Kinari, Yendriva datang dari pemuda dan masyarakat pada beberapa waktu lalu. Kemudian Bupati Solok, memberhentikan walinagari dengan tidak hormat.
Surat pemberhentian itu keluar Jum’at tanggal 19 Juni 2020, Nomor 421.1-293-2020, tentang Pemberhentian Walinagari Kinari Yendriva. Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa Walinagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Yandrifa, diberhentikan dengan tidak hormat sebagai Walinagari Kinari, periode 2017-2023. 


Pada surat itu disebutkan bahwa Yandrifa berselingkuh dengan RN,  kader PKK Nagari yang juga merupakan istri dari TM yang juga warga Kinari.
 Kesimpulan ini, berdasarkan laporan hasil Audit Inspektorat daerah Kabupaten Solok Nomor 786/21/INSP-D/LHA/ATT/2020 tanggal 9 Juni 2020 perihal Laporan Hasil Audit Tujuan Tertentu atas Pengaduan Masyarakat tentang Dugaan Perselingkuhan antara Walinagari Kinari, Yandrifa dengan RN, istri dari TM. 

Laporan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Solok ini, diperkuat dengan Surat Ketua BPN Kinari Nomor 17/BPN-KN/VI/2020 tanggal 11 Juni 2020, perihal Permohonan Penerbitan SK Pemberhentian Walinagari Kinari. Serta, Surat Camat Bukit Sundi Nomor 412.1/266/CBS-2020 tanggal 12 Juni 2020, perihal Usulan Pemberhentian Walinagari Kinari.
“Kesimpulan itu kita ambil karena perbuatan walinagari dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat Kinari,” sebut Bupati Solok, H. Gusmal.
Yandriva dinilai sudah melanggar Pasal 8 ayat (1) huruf c dan ayat 2 huruf d Permendagri Nomor 66 tahun 2017, tentang perubahan Permendagri Nomor 82 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Sebelumnya, Puluhan pemuda dan masyarakat Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok melakukan demonstrasi ke Kantor Walinagari Kinari, meminta Walinagari Yandrifa untuk mundur dari jabatannya, Kamis (4/6). 
Yandrifa dituntut mundur karena diduga telah berselingkuh dengan RN, salah seirang kader PKK Nagari Kinari. Dugaan perselingkuhan dengan RN yang merupakan istri dari TM, dinilai telah melanggar norma-norma dan membuat aib di kampung sendiri. Demo tersebut juga dikawal oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Sundi, Polres Solok Kota.
Dugaan perselingkuhan tersebut kemudian dilaporkan ke Bupati Solok Gusmal dan diproses Inspektorat Daerah Kabupaten Solok. Sejumlah saksi dari Nagari Kinari dipanggil Inspektorat Daerah untuk diminta keterangannya.
Ketua Pemuda Nagari Kinari, Herdinal P Malin Kayo, menyatakan pihaknya juga sudah diminta keterangan oleh pihak Inspektorat Kabupaten Solok pada Kamis 28 Mei 2020 lalu. Menurutnya, Auditor Inspektorat yang meminta keterangan tersebut adalah Erizal, SE, Zulbadri dan Erizam, S. Sos.
“Saya sudah memberikan keterangan ke Inspektorat pada Kamis lalu. Yakni keterangan sepanjang yang saya ketahui,” ujar Herdinal P Malin Kayo.
Salah seorang warga yang ikut berdemo, menyatakan tindakan walinagari ini telah membuat malu nagari. Karena itu, warga yang minta namanya tidak ditulis itu, mengharapkan Walinagari Yandrifa untuk mundur dengan sportif.

Apalagi perbuatan Walinagari Yendriva yang diduga berselingkuh dengan isteri orang yang masih sah dan dianggap sudah melanggar norma dan kaedah agama serta tataman hidup dalam masyarakat dan membuat aib di kampung sendiri.
Dugaan petselingkuhan tersebut juga sudah dilaporkan ke Bupati Solok dan kepada pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Solok.Beberapa orang saksi dari Nagari juga sudah dipanggil oleh pihak Inspektorat Daerah untuk diminta keterangannya dalam rangka Audit Tujuan Tertentu atas pengaduan masyarakat tentang dugaan Perselingkuhan antara Walinagari Kinari dan stafnya Sdri Rina.
Menurut Ketua Pemuda nagari Kinari, Herdinal P. Ml. Kayo, pihaknya juga sudah diminta keterangan oleh pihak inspektorat pada Kamis 28 Mei 2020 lalu. Adapun Auditor inspektorat yang meminta keterangan tersebut adalah Erizal, SE, Zulbadri dan Erizam, S. Sos.
Menurut warga setempat Tomi atau juga suami RN, oknum Walinagari tersebut diindikasi memiliki hubungan khusus dengan isterinya yang merupakan kader PKK Nagari Kinari.
 Pihaknya mulai curiga melihat gelagat isterinya yang mimiliki prilaku aneh dan sering telepon-teleponan dengan orang lain yang diduga adalah oknum walinagari.Apalagi semenjak suami RN mendapatkan rekaman pembicaraan isterinya dengan oknum walinagari, maka pihaknya bertambah yakin perselingkuhan antara usterinya dengan oknum walinagari tersebut benar-benar terjadi. “Saya menduga isteri saya sudah lama berselingkuh dengan dia. Waktu dulu saya tanya pertama kali, isteri saya megakuinya. Tapi setelah satu minggu kemudian, pengakyan dia sudah berubah,” sebut Tomi.

Bahkan hari Kamis (4/6) lalu, karena merasa tidak puas dengan lambannya keputusam Bupati dan pihak inspektorat daerah karena tidak ada tindakan, puluhan pemuda dan masyarakat Kinari mendatangi kantor Walinagari Kinari dan meminta walinagari untuk mundur dengan sportif.
“Intinya kami meminta walinagari mundur dan memiliki rasa malu  sebagai orang Minang karena berselingkuh dengan isteri orang,” sebut salah seorang warga. Demo tersebut juga dikawal oleh pihak kepolisian Sektor Bukik Sundi.
Dalam sambutannya, Camat Bukit Sundi, Efiyardi, menyebutkan bahwa Walinagari
adalah perpanjangan tangan Bupati sebagai kepala daerah dan kepala wilayah yang mengkoordinasikan semua kegiatan masyarakat dan semua kegiatan pembangunan. Untuk itu  harus selalu meningkatkan koordinasi dengan camat dan Bupati dalam melaksanakan program pembangunan.

“Pentingnya tugas walinagari, maka apapun yang terjadi di nagari dia harus tau. Bahkan sehelai daunpun jatuh walinagari juga harus tau,” sebut Efiyardi.
Tingkah dan Prilaku walinagari yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, juga diperhatikan oleh warga. Untuk itu, walinagari diminta selalu untuk menjadi tauladan di daerahnya. Kalau tidak akan membuat sengsara diri sendiri. 
Pada waktu itu, juga dilakukan acara Sertijab Ketua TP PKK Nagari setempat dari pejabat lama kepada Ny. Zulfadli (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here