Bupati Gusmal Hadiri Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung di Lurah Nan Tigo

0
191

SOLOK, JN- Bupati solok, H. Gusmal, menghadiri acara Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung, bertempat di Jorong Lurah Nan Tigo Nagari, Selayo Kecamatan Kubung, Kamis (6/2).

Acara Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung, hasil Lahan Kelompok Tani Serba Usaha Jorong Lurah Nan Tigo Nagari Selayo, dan merupakan binaan dari Bank Indonesia.

Selain Bupati Solok, tampak hadir Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Liferdi, Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Gunawan Wijaksono, Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sumbar Dr. Ir. Hardianto,MSc Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Sumani Dr. Ir. Ellina Mansyah, MP, Kadis Pertanian Kabupaten Solok, Siis, SP, Camat Kubung Ricky Carnova,S.STP, Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, unsur Forkopimda Kab Solok, Ketua Kelompok Tani Serba Usaha Jorong Lurah Nan Tigo Selayo, Anjang dan anggota.

Ketua panitia pelaksana acara, Dr.Ir. Ellina Mansyah, MP, bahwa pada hari ini kita akan melaksanakan panen perdana pisang Kepok Tanjung yang merupakan salah satu kegiatan kita dalam mendukung ekspor tiga kali lipat komoditas pertanian.

Sementara tujuan kegiatan ini adalah melakukan panen perdana dan mempromosikan pisang Kepok Tanjung sebagai komoditi ekspor dan kemudian mendistribusikan benih pisang Kepok Tanjung untuk perluasan area serta untuk meningkatkan sinergi antara institusi di dalam dan luar Kementerian Pertanian dengan pemerintah daerah dan swasta.

“Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Badan Peneliti Tanaman Buah, Pemda Kabupaten Solok dan Bank Indonesia dengan jumlah undangan 350 orang yang terdiri dari peneliti, penyuluh, jajaran pemda kab solok, swasta, tokoh masyarakat dan kelompok tani.

“Pisang merupakan komoditas peringkat pertama dari 13 komoditas holtikultura yang menjadi fokus pengembangan andalan Kementerian Pertanian. Kita memilih Selayo sebagai sentral pengembangan pisang karena disini memiliki kelompok tani cukup aktif yaitu kelompok tani serba usaha serta memiliki lahan yang cukup luas,” sebut Ellina Mansyah.

Penanaman pisang Kepok Tanjung di daerah ini sudah di mulai sejak tahun 2017 yang lalu dan sudah ditanami 1800 populasi pisang kepok tanjung. “Kemudian kita juga sudah ada pembibitan benih pisang Kepok Tanjung serta produsen benih pisang Kepok Tanjung yang sudah dipasarkan sampai ke Kalimantan, Banten dan Aceh.

Direktur Bank Indonesua, Perwakilan Sumbar, Gunawan Wijaksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bersamaan dengan panen perdana pisang Kepok Tanjung ini, kami dari perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar secara resmi menyerahkan bantuan program sosial Bank Indonesia kepada kelompok tani serba usaha yaitu berupa saung, musholla, toilet, dan instalasi air.

“Program bantuan sosial Bank Indonesia adalah wujud kepedulian dan tanggungjawab sosial Bank Indonesia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” Gunawan Wijaksono.

Pihaknya menilai kelompok tani Serba Usaha ini memiliki potensi yang sangat tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah khususnya Kabupatwn Solok.

“Kami berharap dengan pemberian bantuan ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani Serba Usaha ini, ” terang Gunawan Wijaksono.

Sekretaris Balitbangtan, Dr.Ir Hardianto, MSc, pada kesempatan itu, mengucapan terimakasih kepada Pemda Kabupaten Solok, Dirut Bank Indonesia serta semua pihak yang terlibat atas terselengaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat penting dalam upaya memperkuat swasembada ekspor buah untuk mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan. Swasembada dan ekspor buah harus mampu kita antisipasi dan mencapai peningkatan nyata dalam mendukung program utama kementerian pertanian yaitu gerakan peningkatan ekspor tiga kali lipat,” terang Hardianto.

Disebutkannya, Pisang Kepok Tanjung sangat berpotensi untuk ekspor produk olahan dan pemasaran pisang kepok terbuka luas di Indonesia. Peran BPP kabupaten dan provinsi sangat penting dalam pembinaan dan transfer teknologi kepada masyarakat.

“Kerjasama semua pihak terkait dipusat dan daerah juga sangat menentukan keberhasilan program pengembangan pisang nasional.

Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, dalam arahannya mengucapan terima kasih dan apresiasi pada Kementerian Pertanian, Balai penelitian Tanaman Buah, Bank Indonesia dan semua pihak yang ikut mendukung dalam mensukseskan acara ini.

“Saya meminta kepada Dinas Pertanian untuk membangun kerjasama yang dinamis dengan Balitbangtan untuk membuat sebuah kawasan pengembangan komoditas pertanian di Kabupaten Solok,” sebut H. Gusmal.

Dijelaskan Gusmal, Dinas Pertanian harus berperan aktif dalam membangun kerja sama dengan semua pihak demi terwujudnya pengembangan komoditas pertanian yang unggul di Kabupaten Solok.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok untuk dapat mengembangkan pisang Kapok Tanjung ini di daerah masing-masing. Kita berharap Kabupaten Solok akan menjadi penghasil pisang Kepok Tanjung terkenal di Indonesia,” harap Gusmal.

Bupati meminta agar jadikan kawasan ini sebagai kawasan buah atau agrowisata (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda