SOLOK, JN– Keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, dibawah Bupati Capt,H.Epyardi Asda, M.Mar, patut diacungi jempol.


Perhatian Bupati yang satu ini terhadap perubahan lingkungan dan peningkatan pembangunan di berbagai nagari di Kab Solok secara bertahap terus dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah Kab Solok.

Hari Rabu (24/11),  bertempat di Jorong Lipek Pageh, Nagari Sungai Nanam, Kec. Lembah Gumanti, Bupati Solok turun ke lokasi bersama Forkopimda dan Forkopincam, Lembah Gumanti.
Bahkan Bupati langsung ke lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sudah puluhan tahun banjir, akibat penyembitan yang telah juga ditumbuhi oleh rumput liar. Sehingga aliran air sungai tidak lancar.


Apabila musim penghujan,maka dapat dipastikan, sungai sepanjang hampir 5 km akan terkena dampak banjir.
Sudah hampir 20 tahun tanah perladangan kiri dan kanan disepanjang aliran sungai di Jorong Lipek Pageh-Parak Tabu-Koto- Pasa-Limau Puruik. Termasuk aliran air dari sungai sungai kecil/banda air diJorong Taratak Pauh-Aie Sanam-Limau Parigi-Taratak.Tangah Padang Laweh-Sapan Nunggu Tigo,Lekok Batu Gadang-Rimbo Data -Sariak Bayang.
Pada kesempatan itu, Bupati Solok melouncing pemakaian exscavator di Nagari Sungai untuk pengerukan dan normalisasi sungai.


Nagari Sungai Nanam merupakan nagari kedua di Lembah Gumanti setelah nagari Air Dingin.yang mendapatkan kesempatan manfaatkan “Exscavator dari Pemda ini.
Bupati Solok juga berpesan untuk  memanfaatkan escavator ini bagi nagari, Apalagi aliran sungai ini sudah ditutupi oleh rumput dan semak belukar serta kayu-kayu.
Walaupun masyarakat nagari Sungai Nanam telah melakukan gotong royong bersama sama,dan sering,namun tidak mampu untuk membersihkan pengerukan aliran normalisasi sungai/Banda air yang panjang nya hampir 5 km ini,Maka bentuk dukungan Bupati Solok, Sesuai dengan janji kampanye menjelang pilkada, adalah menyediakan escavator tiap dapil,dan ini telah dilakukan oleh Bupati Solok, dengan dukungan pemerintah daerah kab Solok yang dipimpin Bupati pengusaha ini.


“Saya berharap agar masyarakat ikut serta membantu menjaga sungai dan tidak membuang sampah ke dalam sungai, yang akibatnya adalah masyarakat itu sendiri. Banjir yang setiap tahun dan musim hujan, akibatnya, ratusan hektar tanaman sayuran rusak dan membuat masyarakat rugi. Apalagi aliran sungai di Lipek Pageh-Parak Tabu ini, mengakibatkan sawah dan tanah pertanian tidak bisa di manfaatkan, menjadi tumbuhan rumput,” tutur H. Epyardi Asda.
Wali nagari Sungai Nanam, Delfi,S,Sos  dalam laporannya menyampaikan” Ucapan terimakasih kepada bapak Bupati Solok yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Sungai Nanam.Memamfaatkan escavator ini, untuk dimanfaatkan dalam menggali/pengerukan tanah dialiran normalisasi sungai yang telah puluhan tahun sering banjir ini.Delfi juga menyatakan, Semoga kedepannya bupati Solok, Bapak  Epyardi Asda, dapat terus memberikan bantuan bantuan lainnya, termasuk mencarikan solusi terhadap harga sayur-mayur asal Sungai Nanam dan Lembah Gumanti pada umumnya serta beberapa kecamatan,kini harga anjlok,murah dan kadang tidak terjual, Sementara harga pupuk dan pestisida tidak pernah turun,malah terus naik, Sementara kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat tinggi.


Salah seorang tokoh masyarakat yang juga tokoh muda nagari Sungai Nanam,saat sekarang menjadi kepala Jorong Parak Tabu, Alimuddin mengatakan!! “Bantuan pemakaian escavator ini, begitu sangat bermakna bagi masyarakat kami,hal ini juga dibenarkan oleh kepala Jorong Lipek Pageh Sungai Nanam Arsis Miodo dan Kepala Jorong Lipek Pageh Salimpat, Kaswandi,SE.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan kegiatan goro bersama masyarakat (normalisasi sungai) insyaallah kerukanDan tanah perluasan sungai dijadikan jalan usaha tani disepanjang aliran sungai dari jorong Lipek Pageh, Jorong Parak Tabu, secara bertahap nantinya sampai ke hulu yang ada di jorong Limau Puruik secara bertahap.
Hal senada juga disampaikan Ketua IKKSN dan juga tokoh masyarakat Lipek Pageh Sungai Nanam yang bermukim di Jakarta, yakni Salmanir, melalui sambungan telepon kepada media ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Solok, bapak H Epyardi Asda.”Kami atas nama putra/putri asal Sungai Nanam, insyaallah akan terus berkontribusi bagi pembangunan nagari Sungai Nanam, dalam berbagai bentuk program yang dicanangkan pemerintah daerah kab Solok,” sebut Salmanir, yang juga kaum penghulu suku Kutianyie.


Harapan yang sama juga disampaikan  oleh Ketua Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Masriwal,M.Bg,S.AP.bahwa pembangunan nagari membutuhkan sinergi antara masyarakat kampung halaman dengan para perantau.


“Intinya kami sangat mendukung program Bapak Bupati Solok untuk perbaikan dan mambangkik batang tarandam,” sebut Masriwal yang diamini Dewan Pembina Yayasan, Mulyono.SC, dan Almasra,S.Pd. (wandy)

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version