Anggota Dewan Desak Dinas Pertanian Bantu Petani Atasi Hama Tikus

0
325

SOLOK, KP- Beberapa lahan persawahan masyarakat yang terdapat di beberapa Nagari dan  Kecamatan di Kabupaten Solok saat ini memang sedang dilanda hama tikus.

Untuk itu, anggota DPRD Kabupaten Solok, Patris Chan, SH, meminta agar Dinas Pertanian Kabupaten Solok, segera turun tangan untuk mencarikan solusi agar penderitaan petani khususnya yang menanam padi, di bumi bareh Solok itu tidak semakin parah. Selain itu Patris Chan juga meminta agar para penyuluh pertanin lebih sering turun ke lahan persawahan masyarakat untuk memberi pengarahan tentang bahaya tikus dan cara bertanam yang baik.

 

“Kita berharap agar Dinas Pertanian minimal melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), memberikan penyuluhan dan solusi agar kerugian para petani tidak semakin berlarut-larut dan setidaknya bisa meredam bahaya serangan hama tikus, seperti dengan pola tanam serentak,” tutur Patris Chan, SH, Minggu (7/1).

Disebutkannya, dengan adanya penyuluhan kepada masyarakat seperti dengan pola tanam serentak dan sebagainya, maka berkemungkinan serangan hama tikus bisa ditekan. “Salah satu tugas dari Dinas Pertanian adalah bagaimana meningkatkan hasil panen tanaman padi masyarakat. Untuk itu diperlukan peran aktif dari Dinas Pertanian, karena mereka diberi anggaran untuk itu,” jelas politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

 

Pernyataan yang senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, dimana menurutnya, Dinas Pertanian lebih cepat tanggap mengenai keluhan petani, karena sudah sering diberitakan melalui media masa. “Apa mungkin orang Dinas Pertnian tidak baca koran, sehingga mereka tidak mengetahui informasi yang sedang berkembang di lapangan. Seharusnya kalau mereka tidak tau, mereka harus berterimakasih kepada media, karena sudah diberi kabar melalui pemberitaan dan hal itulah yang harus ada tindak lanjutnya dari dinas,” sindir Yondri Samin.

 

Serangan hama tikus yang menyerang tanaman padi masyarakat di Kabupaten Solok kian meluas. Selain ratusan hektar sawah di kecamatan Gunung Talang dan Kubung, saat ini serangan hama tikus mulai menyerang tanaman padi masyarakat di Sumani kecamatan X Koto Singkarak dan Muara Panas kecamatan Bukit Sundi.

 

Sebelumnya,  Puluhan hektare sawah masyarakat di kecamatan Gunung Talang dan Kubung sejak bulan Mei 2017, telah terlebih dulu diserang hama pengerat tersebut. Namun hingga akhir Desember 2017, serangan tikus semakin meluas di Tabek Tomban nagari Koto Gadang Guguk, Jawi-Jawi Guguk, Panarian nagari Talang, Tangah Padang Cupak dan juga di Pinang Sinawa nagari Gantung Ciri.

Midun (45), warga Tabek Tomban mengaku kewalahan menghadapi serangan tikus, terutama pada musim cuca yag tidak menentu atau ekstrim ini. “Yang paling parah diserang hama tikus adalah di Tabek Tomban arah ke Panarian, nagari Talang. Tahun ini lebih dari separoh sawah saya gagal panen kibabat di serang hama tikus itu,” tutur Midun.

 

Meski serangan hama tikus tidak separah tahun 2012 dan 2013 silam, namun beberapa petani padi di Kabupaten Solok mengaku mengalami kerugian, akibab diserang hama pengerat tersebut (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here