Wabup Solok Tinjau Pasar Sayur Baru Alahan Panjang

0
96

SOLOK,  JN- Wakil Bupati Solok,  H. Yulfadri Nurdin,  SH,  hari Jum’at (25/1), meninjau secara langsung Pasar Sayur Baru,  Alahan Panjang yang berada di Taratak Galundi
Dalam kunjungan tersebut,  Wabup Solok didampingi tokoh masyarakat Alahan Panjang,  Teja Sukmana Dt Junjungan,  Ketua pemuda Alahan Panjang,  Sial dan tokoh masyarakat lainnya. “Alhamdulillah pemindahan pasar sayur Alahan Panjang ini berjalan dengan tertib,  meski butuh waktu puluhan tahun untuk memprosesnya, ” jelas H. Yulfadri Nurdin,  saat berdialog dengan awak media di Alahan Panjang. Wabup sangat memberi apresiasi kepada masyarakat,  pemuda dan niniek mamak Alahan Panjang dan juga unsur Mupika Lembah Gumanti,  yang ikut mendukung suksesnya pemindahan Pasar Sayur tersebut. “Tanpa dukungan pemuda dan masyarakat serta unsur pemerintahan nagari,  niscaya pemindahan pasar sayur ini tidak akan terwujud, ” jelas Yulfadri Nurdin. 

Sebagai mana diketaui,  proses oemindahan pasar sayur Alahan Panjang melalui jalan panjang dan berliku hingga puluhan tahun,. Namun  akhirnya relokasi terminal dan pasar sayur dari Terminal Alahan Panjang ke terminal Taratak Galundi,  Alahan Panjang,  Kecamatan Lembah Gumanti akhirnya terwujud berkat dukungan masyarakat dan Pemkab Solok di bawah koordinator Wabup Solok. 

Relokasi tersebut bertujuan untuk penataan, pembinaan dan penertiban angkutan dan pedagang sayur di Alahan Panjang. Pembentukan tim relokasi dan pasar sayur tersebut,  berdasarkan Keputusan Bupati Solok Nomor 500-300-2018 dan mengingat UU Nomor 12 Tahun 1956 tentang pembentukan Otonomi Daerah Kabupaten dalam lingkungan daerah provinsi Sumatera Tengah. 
Rapat terakhir digelar pada hari Selasa Minggu lalu, bertempat di Alahan Panjang Ressort. Agenda rapat tersebut adalah guna pembahasan tekhnis tentang wacana pemindahan pedagang pasar sayur dari pasar Alahan Panjang ke terminal baru di Taratak Galundi,  yang berjarak sekitar 1 KM dari terminal Alahan Panjang. 
Dalam rapat terakhir yang dihadiri oleh Wabup Solok, H Yulfadri Nurdin, SH, dan dipimpin oleh Camat Lembah Gumanti,  Zaitul Ikhlas, juga digadiri oleh Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid,  SH,  plt.  Wali Nagari Alahan Panjang dan Tokoh Masyarakat Alahan Panjang lainnya, didapat  kesimpulan bahwa pedagang pasar sayur akan dipindahkan dari pasar ke terminal pada hari Rabu tanggal 23 januari 2019 dan pembentukan panitia pelaksana pemindahan pasar mulai melaksanakan kegiatan sosialisasi mulai semenjak hari diputuskan. 
“Alhamdulillah,  setelah mengalami proses lobi berpuluh-puluh tahun,  bahkan sudah semenjak Bapak Gamawan Fauzi jadi Bupati Solok, akhirnya hari ini Rabu 23 Januari 2019, pasar sayur Alahan Panjang resmi dipindahkan dalam situasi dan keadaan lancar,  aman dan terkendali, ” jelas Kapolres Solok, melalui Kapolsek Alahan Panjang,  Iptu Amin Nurasyid,  Rabu (23/1).
Pihaknya juga sangat berterimakasih Kepada Wakil Bupati Solok,  H.  Yulfadri Nurdin,  SH,  yang selalu bersabar dan gigih dalam ikut berjuang untuk memindahkan pasar sayur yang setiap hari menimbulkan kemacetan dan sembraut tersebut semenjak pertengahan tahun 2018 lalu. 
 “Kita patut memuji kegigihan Bapak Wakil Bupati Solok,  H. Yulfadri Nurdin yang selalu bersabar melobi tokoh-tokoh masyarakat,  pemuda dan pedadang agar bersedia pindah ke Taratak Galundi, ” tambah Iptu Amin Nurasyid. 
Tokoh masyarakat Lembah Gumanti, Riki Rizo Namzah,  mengaku senang dengan sudah dipindahkannya Pasar Sayur terminal Alahan Panjang ke Taratak Galundi untuk mengurai kemacetan di Alahan Panjang.
“Ini  adalah proses yang melelahkan dan menguras banyak waktu dan tenaga.  Secara pribadi,  saya salut dengan lobi-lobi dari Bapak Wakil Bupati Solok, H.  Yulfadri Nurdin,  yang selalu bersabar dalam berdialog dengan para tokoh masyarakat serta Pemerintah Nagari, Kecamatan dan juga aparat keamanan setempat. Padahal wacana pemindahan pasar ini sudah lama berlangsung dan baru tahun ini terlaksana, ” ucap Riki Rizo Namzah dengan nada rampak senang. 
Salah seorang pedagang sayur di Alahan Panjang, Doni (33), mengaku tidak mengalami masalah dengan pemindahan pasar tersebut. “Bagus juga sih pasar yang baru ini,  lokasinya luas dan bongkar muat pedagang dan pembeli juga lancar, ” tutur Doni. Namun yang menjadi kendala saat ini menurut Doni,  belum  semua pedagang dan pembeli dari daerah lain yang mengetaui pemindahan pasar sayur tersebut (wandy) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda