Di Jalan Raya Solok Padang, Truk Sering Beriringan Hingga Membuat Kesal Pengendara Lain


SOLOK, JN-
Pernah menemukan truk fuso beriringan atau kinvoi di Jalan Raya dari 3 hingga lebih dari 8 truk?.

Di Jalan Raya Solok Padang, pemandangan seperti ini sudah tidak langka lagi, apalagi pada saat malam hari. Bahkan di Jalan Lintas Solok Padang ini, sering kali terlihat Truk Sering beriringan atau konvoi mencapai 5 hingga 8 truk yang membuat kesal pengendara lain.

“Saya sangat menyesalkan truk konvoi seperti itu. Bagi kita sangat sulit untuk mendahuluinya. Bahkan sama saja kayak kita mau mendahului kereta api,” sebut Riko (29), warga Kayuaro Solok, saat berkisah kepada Koran Padang, Rabu (28/12).
Pihaknya meminta agar Petugas Satuan Lalu lintas Polres Solok dan Polresta Padang bisa menertibkan kendaraan truk yang konvoi di jalan raya melebihi diatas tiga buah.
“Kalau antar truk berjarak sekitar 20 meter ya tidak masalah. Ini malah konvoi beneran mirip kayak kereta api,” tambah Riko dengan nada kesal.


Selain Riko, Hendy Encok (45) warga Nagari Talang, Kec. Gunung Talang juga mengaku kesal oleh ulah sopir truk yang suka konvoi di jalan raya.
“Selain sulit untuk didahului, juga memicu terjadinya kecelakaan. Jadi ini PR bagi petugas kepolisian di Jalan Raya Solok Padang yang lalu lintasnya  sangat ramai,” papar Hendy Encok.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Asda Minta Dukungan dan Petunjuk Kepada Direktur Aviata Terkait Pembangunan Dermaga Singkarak

Pihaknya juga mengaku bakal kesusahan buat nyalib truk yang jalannya beriringan.

Biasanya menurut Hendy Encok, truk berjalan beriringan 2 sampai 5 truk dalam satu jalur siang atau malam hari.
Disebutkan Hendy Encok, hal itu bukan gara-gara truk yang di belakangnya nggak pengen atau nggak bisa nyalib. Ternyata itu adalah trik tersendiri di kalangan supir truk.


Karena secara teknis berkendara dengan berurutan atau yang biasa disebut ‘platooning’ memiliki manfaat bagi pengemudi dan kendaraannya.
“Namun prilaku seperti itu merugikan pengendara lain seperti mini bus dan mobil angkutan penumpang,” tambah Hendy Encok.

Meski menurut sopir truk, konvoi ini Selain untuk menerapkan platooning, berjalan beriringan juga punya keuntungan lain yaitu keamanan antar sopir truk.
Karena biasanya rampok atau begal menghindari menyatroni truk yang jalan bersama-sama.

Baca Juga :
BLT DD Tahap 3 di Nagari Tikalak Dibagikan Untuk 105 KK

Kasat Lantas Polres Solok, AKP Dian Jumes Putra, SH, saat dihubungi media ini mengaku memang sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat.


“Kita akan pelajari kendaraai truk konvoi ini, kalau memang sangat menganggu pengendara lain. Tentu akan kita tegur,” papar AKP Dian Jumes Putra (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.