Bupati Gusmal Terima Tim Penilaian Pelaksanaan Dana Desa Dari Provinsi

0
80

SOLOK, JN-Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, hari Selasa (18/12), menerima Tm Penilai Pelaksanaan Dana Desa/ Nagari Tingkat Sumatera Barat, bertempat di Ruang Danau Diatas, Kantor Bupati Solok.

Tim penilai yang diketuai oleh Perwakilan Dinas PMD Provinsi Sumbar, Akral dan Koordinator Pendamping Wilayah, Khairul Anwar serta  Pengurus PWI, Zulnadi, SH), diterima oleh Bupati Solok bersama  Setda Kabupaten  Solok, Aswirman, SE. MM, Kepala DPMN, Medison dan Kepala BKD Kabupaten Solok, M. Jhoni serta SKPD terkait.

Menurut sambutan Koordinator Rombongan, Khairul Anwar kegitan penlaian tersebut bertujuan untuk membangun suatu nagari/desa agar menjadi lebih baik, transfaransi, berkompetensi dan juga jujur dalam penggunaan dana desa atau nagari.

“Pemerintah memberikan atau menurunkan dana desa, agar bisa digunakan untuk dikelola dengan baik dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa, untuk menuju kehidupan yang lebih baik,” jelas Khairul Anwar.

Pihaknya berharap agar dalam penggunaan dana desa, libatkan masyarakat umum bermusyawarah demi untuk kepentingan nagari secara keseluruhan, bukan hanya untuk kepentingan kaum atau yang dekat dengan pemerintah nagari saja. “Tujuan ini jelas agar sasaran dana desa ini tepat dan untuk mewujudkan desa/nagari yang mandiri,” jelas Khairul Anwar.

Pihaknya meminta kepada Walinagari, untuk melakukan  keterbukaan/transparansi dalam penggunaan dan pengelolaan dana desa/nagari, agar tidak menimbulkan fitnah di masyarakat serta terjadinya kongkolingkong di nagari.

“Saya berpesan kepada kepala daerah baik Bupati dan Walikota, untuk melakukan pembinaan yang maksimal dengan kebijakan-kebijakan yang efektif melalui Dinas DPMN agar tidak terjadi penyelewengan dalam penggunaan dana desa, agar nanti tidak berurusan dengan hukum,” jelas

Khairul Anwar.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya,  menyebutkan bahwa pembangunan suatu daerah dimulai dari nagari, kemajuan nagari akan mencerminkan kemajuan daerah. “Jika pemerintahan di nagari berjalan bagus termasuk penggunaan dana nagari, maka suatu Kabupaten akan berdampak bagus, sebab majunya suatu daerah dimulai dari tingkat bawah atau desa,” jelas H. Gusmal.

Bupati berharap agar penilaian ini mampu memacu semangat Pemerintah Kabupaten Solok dalam terus membina dalam penggunaan dana desa/nagari agar digunakan dengan baik dan maksimal. Dijelaskan Bupati, penggunaan dana desa juga diarahkan kepada Pembangunan 4 Pilar Kabupaten Solok sehingga akan sejalan visi daerah dengan nagari.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Solok akan selalu melakukan pembinaan dan pengawasan dalam penggunaan dana desa, sehingga nantinya tidak ada aparat di nagari atau Walinagari yang berurusan dengan penegak hukum dalam penggunaan dana desa ini,” tmabha Gusmal.

Pihaknya juga meminta agar kerja sama dengan pihak terkait akan selalu dilakukan guna terus mengembangkan suatu nagari (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda