Yutris Can Jemput Aspirasi Masyarakat Nan Balimo

0
792
SOLOK, JN – Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can mengatakan disamping pembangunan masjid-masjid, Pemko Solok juga mengganggarkan Rp 17 milyar lebih untuk pembangunan Rumah Sakit (RS). Rencana pembangunan RS ini beranjak dari keluhan masyarakat yang banyak menemui kendala saat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang notabenenya merupakan asset Provinsi Sumatera Barat.
Hal tersebut disampaikanya saat kunjungan Tim III Safari Ramadhan Kota Solok ke Masjid Nurul Huda Kelurahan Nan Balimo, Senin (21/5). Tim yang diketuai Ketua DPRD Yutris Can, berkunjung untuk meningkatkan silaturahim sekaligus bertatap muka dan berdialog langsung dengan jamaah, selain menyampaikan pesan pembangunan yang akan dilakukan Pemda maupun yang telah dinikmati masyarakat saat ini.
Disamping itu juga Pemerintah Daerah tengah membangun sebuah Stadion Olahraga di Kelurahan Laing. Untuk pembangunan ekonomi pihak BRI siap bekerjasama untuk memberikan pinjaman Koperasi Usaha Rakyat (KUR), sedangkan untuk pembangunan kesehatan BPJS telah jemput bola mendata sebanyak 1700 KK untuk didaftarkan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

Untuk itu lanjut Yutris Can masyarakat agar dapat meningkatkan partisipasi terutama terhadap pembangunan di lingkungan, sebab Kota Solok akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional ke 38 tahun 2019 tingkat Sumater Barat, juga pada akhir tahun 2018 ini melaksanakan kegiatan Festival Serambi Madinah antar Kabupaten/Kota  di Sumatera Barat serta utusan Propinsi Riau dan Jambi.
Juga dalam Pesta Demokrasi tahun 2019 mendatang masyarakat agar berperan aktif untuk menyalurkan Hak Suaranya, sebab Pemilu itu akan menentukan arah dan tujuan pembangunan lima tahun mendatang,”kata Ketua DPRD mengakiri.

Pada malam itu masyarakat juga diajak berkomunikasi interaktif dengan anggota tim, salah satu pertanyaan yang dikemukakan adalah masalah layanan BPJS. Pertanyaan masyarakat yang diwakili oleh Suhatmi Tole yaitu layanan BPJS yang terkesan hanya dipaketkan selama 4 (empat) hari, selanjutnya peserta seakan dipaksa pulang.

Aspirasi masyarakat ini langsung ditanggapi oleh Kepala BPJS, dihadapan masyarakat Riska mengemukakan dengan adanya JKN maka tugas yang dipikul BPJS semakin membludak, untuk itu BPJS menggaet Rumah Sakit dan Tenaga Medis dalam Program ini. Pada program JKN ini peserta dilayani sesuai dengan prosedur Rumah Sakit tersebut, imbuh Riska. Namun jika ada permasalahan tersebut, peserta dapat menghubungi langsung BPJS,”kata Riska.
Ketua Pengurus masjid Suhatmi Tole dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim, dengan itu warga Nan Balimo khususnya jamaah masjid dapat menyampaikan aspirasi secara langsung. Pengurus juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda yang telah menganggarkan dana pembangunan untuk masjid Nurul Huda sekitar Rp 2 Miliar, ujar Tole.

“Seandainya tidak ada bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda)  tidak mungkin pembangunan Masjid seperti yang dapat kita lihat saat ini dapat terbangun,  Jika diharapkan infak atau sedekah dari jamaah, paling banyak hanya terkumpul Rp 10 Juta per Tahun.”tambah Pak Cong panggilan akrapnya.

Sementara itu juga dikatakan masjid yang cukup megah ini sudah dilengkapi AC tapi masih terasa kurang, begitu juga tikar masih dibutuhkan sebanyak tiga ball lagi.

Kesempatan itu Tim menyerahkan bantuan dana transpor penceramah kepada pengurus masjid Nurul Huda sebesar Rp 3 juta dan bantuan dari Pimpinan BRI Cabang Solok sebesar Rp 1 juta.(van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here