Walinagari Panyakalan Ingin Ciptakan Masyarakatnya Sejahtera

0
1689

SOLOK, JN-Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, termasuk salah satu nagari penghasil beras di Kabupaten Solok. Nagari ini memiliki luas lebih kurang 900 KM² atau sekitar 90.000 Ha, Secara administrasi, nagari ini memiliki 4 jorong yakni Jorong Pakan Sabtu, Mudiak Aia, Halaban dan jorong Hilie Banda, dengan penduduk 4963 jiwa dengan jymlah Kepala Keluarga sebanyak 1238.

 

Nagari ini hanya berjarak sekitar 200 meter dengan kota Solok dan memili dataran rendah dan tinggi. Nagari Panyakalan berbatas langsung dengan Nagari Gauang di sebelah Utara, Bukit Tandang di Sebelah Selatan, Koto Baru di sebelah Barat dan Taruang-Taruang di sebelah Timur. Nagari ini termasung lumbung pangan karena masih banyak terdapat lahan persawahan yang luas.

 

Saat ini nagari Panyakalan dipimpin oleh tokoh muda energik atau seorang walinagari muda yang bernama Irwan Eka Sasra Putra, memiliki visi yakni mewujudkan masyarakat nagari Panyakalan yang mandiri, aman, berbudaya dan islami, berdasrkan ABS-SBK. “Kita ingin menciptakan nagari Panyakalan nagari yang maju dan bermatabat serta menjalankan hidup dengan berpedoman kepada agama. Jadi kita sangat perlu sinergsitas antara pemerintah nagari, pemuda, BNM dan KAN Nagari,” jelas Irwan Eka Sasra, saat merayakan ulang tahunnya yang ke 36 bertempat di sebuah restoran di Kabupaten Solok,” Senin lalu.

 

Walinagari juga menyebutkan, untuk mencapai hal tersebut, nagari Panyakalan memiliki  misi yang diantaranya adalah adanya sinergi pemerintah nagari dalam mensukseskan visi dan misi dari pemerintahan Kabupaten Solok serta mewujudkan nagari yang baik, bersih serta memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur dan fasos fasum.

 

“Kita ingin mensinergiskan antara pemerintah Kabupaten Solok dan Nagari serta kami akan berupaya menyelenggarakan pemerintahan yang baik dan bersih , transfaran yang dimulai dari perangkat nagari hingga ke jorong dan terciptanya system operasional pemerintahan nagari yang efektif dan efisien untuk memberikan pelayanan prima ke masyarakat,” jelas Walinagari Panyakalan, Irwan Eka Sastra, M.Pd.

 

Walinagari yang didampingi Sekretaris Nagari, Fitria Agustina, SE serta Babimkatibmas Panyakalan, Aipda Armen beserta para Kasi Nagari Panyakalan. Nagari yang berada pada ketinggian 450 M diatas permukaan laut, memiliki lahan persawahan yang luas. Sayangnya, menurut Walinagari, sebahagian lahan persawahan sangat bergantiung kepada tadah hujan, sehingga belum bisa dioptimalkan dengan baik. Sehingga saat ini pemerintahan nagari bersama tokojh masyarakat panyakalan berupaya menyusun kebutuhan yang mendesak yang dibutuhkan nagari untuk menunjang perekonomian  seperti berupaya menciptakan embung dan sumur bor dan mengoptimalkan saluran irigasi yang masuk ke Panyakalan. saat ini lahan persawahan tadah hujan di panyakalan meiliki luas lebih kurang 450 ha, menupayakan tanaman jeruk, pala dan peternakan

Saat ini Walianagri sangat berharap agar perbaikan Banda Laweh yang akan mengaliri Panyakalan segera bisa terwujud. “Kemaren kita sudah turun bersama Bapak Wakil Bupati  Solok dan Bapak Camat Kubung beserta enam Walinagari lain ke hulu banda laweh untuk melihat kondisi irigasi dan semoga kedepannya aliran Banda Laweh ini bisa diperbaiki pemerintah untuk kemajuan perekonomian masyarakat,” pungkas Irwan Eka Sastra (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here