Walinagari Muaro Paneh Didesak Untuk Mundur

  • Whatsapp

SOLOK, JN-Warga Nagari Muara Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, meminta Walinagarinya yakni Ferry Effendi untuk mundur dari jabatannya karena dinilai tidak bisa memimpin nagari. Hal itu diungkapkan warga dalam rapat menyampaikan aspirasi antara masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Anak Nagari Muaro Paneh bersama BMN Muaro Paneh, Sabtu malam (17/3), bertempat di Aula MAN Maulid Muaro Paneh.

Elson K, selaku Ketua Pemuda Muaro Paneh menguraikan polemik yang terjadi didalam nagari muaro paneh diantaranya perbuatan Ferry Efendi selaku Wali Nagari Muaro Paneh melakukan pengukuran Pasar A Muaro Paneh tanpa sepengetahuan pengurus pasar. Ia juga mengatakan bahwa Wali Nagari Muaro Paneh telah menemukan tambo nagari muaro paneh yang mengatakan ada rajo dan puti di nagari tersebut. Selain itu, kata Elson wali nagari pernah mencabut undangan IKPM yang ditujukan ke Ketua KAN Muaro Paneh. “Perantau melalui IKPM mengundang Ketua IKPM secara resmi dan surat undangan IKPM telah diserahkan oleh perangkat nagari ke ketua KAN tapi di ambil kembali oleh Wali Nagari Ferry Effendi,” kata Elson.

 

Berbagai persoalan lainnya yang disoroti oleh pemuda di Muaro Paneh yang disampaikan langsung oleh Ketua Pemuda didalam paparannya yakni persoalan yang berkaitan tentang mengurus NA yang tidak perlu lagi melalui ninik mamak. “Saya dengar Pak Wali Nagari Muaro Paneh pernah mengatakan didepan umum bahwa untuk mengurus NA cukup melalui dirinya selaku Wali Nagari di Muaro Paneh, tidak melalui niniak mamak, apa-apaan itu,” jelas Elson.

 

Lebih jauh, pemuda muaro paneh melalui Elson K mengatakan bahwa ada utusan pemuda dan masyarakat yang datang kepadanya untuk meminta wali nagari dimundurkan dari jabatannya. “Saya cinta nagari Muaro paneh oleg sebab itu sebagai Ketua Pemuda Muaro Paneh saya tampung aspirasi itu lalu saya buat surat resmi kepada Wali Nagari untuk mundur dari jabatannya, saya sendiri yang menyerahkan surat itu tapi sampai hari ini tidak pernah ditanggapi,” ucap Elson yang dipercaya sebagai pimpinan pemuda di Muaro Paneh.

 

Asep Setiawan, SH salah seorang pemuda muaro paneh juga menyampaikan di dalam forum yang dihadiri lebih seratusan orang itu bahwa Ferry Effendi selaku Wali Nagari Muaro Paneh banyak berbuat diluar kewenangannya diantaranya mengatakan soal rajo dan puti serta tambo nagari muaro paneh, proyek yang sebelumnya sebagai prioritas dalam rembug jorong tiba-tiba tidak prioritas didalam Musrenbang, pengangkatan kepala jorong yang tidak sesuai prosedur, dan adanya dugaan penyelewengan dana sosial. “Ada dugaan bahwa untuk satu proyek sekian persen untuk Wali Nagari Muaro Paneh,” jelas Asep.

 

Khusus dalam kegiatan itu, selain menyampaikan perbuatan wali nagari terkait adanya rajo dan puti di Muaro Paneh yang disoroti oleh pemuda dan masyarakat, Ketua Pemuda juga menyerahkan bukti kepada BMN Muaro Paneh berupa transkrip percakapan Wali  Nagari Ferry Effendi melalui sosial media yang di anggap sebagai kabar bohoang atau hoax dan melanggar UU ITE.

 

“Saya bertanggung jawab atas apa yang saya ucapkan dan pemuda serta masyarakat kecewa kepada Wali Nagari Muaro Paneh. Oleh sebab itu, turunkan Ferry Effendi sebagai Wali Nagari Muaro Paneh secepatnya,” tegas Elson yang disambut dengan tepuk tangan oleh masyarakat, pemuda dan ninik mamak yang hadir.

 

 

Apriza Dinata dari unsur pemuda yang turut dalam rapat menyampaikan aspirasi itu mengatakan bahwa kegiatan itu semata mata untuk menyampaikan aspirasi masyarakat di Muaro Paneh. “Kami dari pemuda menyampaikan aspirasi melalui BMN Muaro Paneh tanpa ada muatan politik, harapan kami mewakili pemuda supaya aspirasi kami visa ditindak lanjuti oleh BMN,” kata Apriza Dinata.

 

Pemuda berharap agar BMN dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut. Dalam rapat yang berlangsung alot itu pihak BMN kewalahan menggapi aspirasi yang disampaikann massa. Selain itu, masyarakat yang hadir dalam forum itu meminta agar Ferry Effendi mundur dari jabatannya. “Jika tidak mau mundur kami akan sampaikan aspirasi ini secara resmi ke Kantor DPRD Kab. Solok,” ucap salah seorang masyarakat yang hadir.

 

Masyarakat juga mengatakan apabila tuntutan mundur Ferry Effendi sebagai Wali Nagari Muaro Paneh tidak digubris maka usai menyampaikan aspirasi ke DPRD Kab. Solok masyarakat setempat berjanji akan menyegel Kantor Wali Nagari Muaro Paneh.

 

  1. Emsofi Nurdin selaku Ketua BMN Muaro Paneh mengatakan pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan Wali Nagari Muaro Paneh. “Karna beliau tidak ada dalam forum ini maka kami minta masyarakat untuk bersabar, beri kami waktu. Segera akan kami lakukan pertemuan dengan Wali Nagari Muaro Paneh untuk menyikapi tuntutan masyarakat ini,” kata H. Emsofi Nurdin dari unsur BMN (Risko/Syafri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *