Walikota Solok Sampaikan LKPJ Tahun 2018

0
124

SOLOK, JN- Walikota Solok,H.Zul Elfian,SH,M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018, Senin (20/5/2019). LKPJ tersebut disampaikan Walikota Solok dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Solok yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE serta di hadiri oleh Anggota DPRD Kota Solok.selain itu Rapat Paripurna dihadiri juga oleh Wakil Walikota Solok,Reinier,ST.MM,Forum komunikasi Pimpinan Daerah,Organisasi Perangkat Daerah,BUMN/BUMD,Niniak mamak dan Bundo Kanduang serta Rekan – Rekan media dari cetak maupun elektronik.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa LKPJ merupakan salah satu kewajiban Walikota dalam menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah ke DPRD, sesuai dengan amanah konstitusi UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 9 tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu penyampaian LKPJ merupakan sebagai wahana penilaian dan upaya perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan di Kota Solok pada masa mendatang, katanya.

Walikota Solok,H.Zul Elfian,SH,M.Si dalam pembacaan Nota LKPJ menyampaikan beberapa hal diantaranya Pada APBD Tahun 2018 telah ditetapkan anggaran pendapatan sebesar Rp.577,19 Milyar dan anggaran belanja sebesar Rp.717,64 Milyar dengan demikian terdapat defisit anggaran sebesar Rp.140,46 Milyar.berdasarkan hasil perhitungan realisasi anggaran sebelum audit BPK dapat di sampaikan anggaran pendapatan dapat direalisasikan sebesar RP.565,85 Milyar atau sebesar 98,04 %,sementara itu anggaran belanja dapat direalisasikan sebesar Rp.648,55 Milyar atau sebesar 90,37 %.selisih antara realisasi pendapatan dengan realisasi belanja ini terdapat defisit anggaran sebesar Rp.82,70 Milyar.pembiayaan di targetkan sebesar Rp.140,46 Milyar dapat direalisasikan sebesar Rp.140,38 Milyar atau sebesar 99,98 %,dengan demikian terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) Tahun 2018 sebesar Rp.57,68 Milyar.SILPA ini diperoleh dari realisasi pembiayaan sebesar Rp.140,38 Milyar dikurangi defisit anggaran sebesar Rp.82,70 Milyar.

Realisasi pendapatan Tahun 2018 sebesar Rp.565,85 Milyar ini menurun dibandingkan tahun 2017 lalu yang mencapai Rp.597,24 Milyar.penurunan ini di sebabkan oleh menurunnya penerimaan dana penyesuaian dan otonomi khusus yang di transfer pusat dari semula diterima sebesar Rp.47,45 Milyar pada tahun 2017 menurun pada tahun 2018 sebesar Rp.9,8 Milyar.Realisasi pendapatan tahun 2018 ini terdiri dari PAD sebesar Rp.40,74 Milyar,Dana perimbangan sebesar Rp.481,48 Milyar dan lain – lain pendapatan yang sah sebesar Rp.43,63 Milyar.Realisasi PAD sebesar Rp.40,74 Milyar ini sedikit lebih rendah dari tahun 2017 lalu terealisasi sebesar Rp.41,85 Milyar atau mengalami penurunan sebesar Rp.1,10 Milyar.penurunan PAD ini terutama di sebabkan oleh menurunnya realisasi dari Retribusi Daerah dan lain – lain PAD yang sah.Retribusi Daerah mengalami penurunan dari semula Rp.6,19 Milyar pada tahun 2017 hanya terealisasi sebesar Rp.5,78 Milyar pada tahun 2018 atau menurun sebesar Rp.406,14 Juta (93,44 %).

Lebih lanjut Walikota solok menjelaskan,sebagai kota kecil yang sangat terbatas sumber dayanya untuk membiayai pembangunan,mengharuskan kita untuk terus berinovasi dalam menggali segenap potensi yang adea.rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap total Pendapatan dalam APBD yang selama beberapa tahun terakhir hanya berkisar pada angka 6 – 8 % dari total pendapatan merupakan bukti dari rendahnya potensi sumber daya yang kita miliki.pada tahun 2018 ini kontribusi PAD hanya mencapai 7,20 % dari total pendapatan,sedikit mengalami kenaikan di bandingkan tahun 2017 lalu mencapai 7,01 %.

Pada akhir penyampaian Nota LKPJ Tahun 2018 walikota solok menyampaikan,kami menyadari masih banyak target dan sasaran pembangunan yang tercantum dalam RKPD dan RPJMD yang belum berhasil kami capai dengan baik serta mampu memuaskan semua pihak.berbagai kelemahan dan kekurangan masih sering terjadi di berbagai aspek,baik perencanaan,pelaksanaan,penganggaran,koordinasi maupun aspek – aspek lainnya,untuk itu masukkan dan saran yang konstruktif dari seluruh anggota dewan terhormat maupun pihak – pihak lainnya akan sangat bermakna bagi kami untuk terus menerus memperbaiki diri agar terwujudnya visi dan misi Kota Solok sesuai yang tercantum dalam RPJMD (wahyu/01/jn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda