Wabup Yulfadri Nurdin Ajak BMN dan Walinagari Bersinergis Membangun Nagari

0
143

SOLOK, JN- Suksesnya sebuah pemerintahan daerah baik Kabupaten maupun Provinsi, tentu bisa diukur dan dilihat jika pemerintahan di Nagarinya dan kecamatannya juga sukses.
“Pemerintahan terdepan adalah jorong dan nagari. Jika nagari-nagari pada maju,  maka secara otomatis Pemerintah Daerah akan ikut sukses menjadi pemimpin. Namun jika sebaliknya,  maka berarti kita gagal dalam memimpin jalannya pemerintahan, ” ujar Wakil Bupati Solok,  H. Yulfadri Nurdin,  Rabu (10/10) di rumah dinas Wakil Bupati Solok di Arosuka.
Untuk mencapai sebuah kesuksesan pemerintahan di sebuah nagari,  masyarakat dan pemerintahan nagari harus bersinergis dalam membangun nagari,  termasuk di dalamnya antara BMN dan tokoh masyarakat dan pemuda serta walinagari harus bersinergis dalam membangun jalannya roda pemerintahan nagari.
“Artinya antara pemerintaj nagari dan bmnnya harus kompak dan tidak saling mencurigai ” tutur H.  Yulfadri Nurdin.
            Mantan Ketua Komisi III DPRD sumbar ini juga meminta antara pihak pemerintahan nagari dan BMN serta masyarakat, bahu membahu dalam membangun nagari, sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat yang selama ini didambakan oleh semua pihak.
            Disebutkan H. Yulfadri Nurdin,  saat ini pemerintah pusat sudah mengucurkan dana yang cukup besar untuk pembangunan nagari, sehingga pemerintah nagari bisa memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik mungkin, namun harus bermusyawarah dengan tokoh masyarakat dan BMN di nagari masing-masing, agar tidak ada saling mencurigai.
Apalagi saat ini di Kabupaten Solok juga sudah terbentuk Forum BNM se Kabupaten Solok dan juga Forum Walinagari se Kabupaten Solok, maka untuk membangun koordinasi sangatlah gampang.
 “Dengan adanya kedua forum ini, kita mengharapkan agar hubungan antara pemerintah nagari dan BMN semakin harmanis. Pemerintah nagari sebagai ujung tombak pemerintahan, juga harus pandai-pandai dengan BMN dan BMN juga jangan selalu mencurigai pemerintahan nagari. Mari saling bersinergis,” jelas H. Yulfadri Nurdin
            Ketua Forum Forum Waligari (Forwana) Kabupatwn Solok, Syamsul Azwar menyebutkan bahwa kalau niat baik, apa yang akan kita kerjakan pasti akan bermanfaat. BMN sebagai DPRnya di nagari, juga diminta ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan nagari.
“Tetapi ranahnya tentu berbeda,  walinagari jangan alergi kepada BMM dan BMN juga jangan terlalu ikut campur atau mencikaroi urusan atau masalah Pemerintahan nagari, sebab hal itu ranahnya sudah berbeda. Cuman kalau pemerintah nagari salah, tentu BMN harus juga mengingatkan,” terang Syamsul Azwar.
            Baik Forum BMN dan Forwana, akan diharapkan selalu menampung keluhan para BMN atau masalah yang dihadapi walinagari yang ada di Kabupaten Solok. Setidaknya di Kabupaten Solok ada 74 nagari dengan berbagai persoalan yang berbeda yang dihadapi nagari tersebut. 
Syamsul Azwar menyebutkan bahwa antara Walinagari dan BMN yang ada di Kabupaten Solok, sebagai bagian dari pemerintahan, harus berperan dalam mensukseskan pembangunan di nagari masing-masing. “Sebagai bagian dari pemerintahan, kita sepakat untuk mensukseskan segala kegiatan pemerintah nagari sebagai penopang keberhasilan Empat Pilar Agenda Pembangunan Kabupaten Solok Lima tahun ke depan,” jelas Syamsul Azwar yang diamini Sekretaris Forum, Arnold Piliang (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda