Tokoh Kab Solok Bicara:Tahun Baru 2019 Diharapkan Lebih Baik Dari Tahun 2018

0
98

SOLOK, KP- Para tokoh masyarakat dan pemimpin di Kabupaten Solok, berharap agar Tahun baru 2019 yang tinggal menghitung jam, bisa membawa harapan baru untuk kemajuan Kabupaten Solok dibanding pada tahun 2018 ini. Bahkan Bupati Solok sendiri, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, sangat ingin Kabupaten Bareh Solok yang dipimpinnya bisa kembali menjadi daerah tujuan study banding bagi Kabupaten/Kota lain di Indonesia, seperti yang terjadi sekitar 20 tahun silam.            “Jelas kita berharap agar tahun 2019 yang akan datang ini, akan jauh lebih baik dari pada tahun 2018. Kalau bisa, kita menginginkan Kabupaten Solok menjadi Kabupaten terbaik dari yang baik. Tentu hal itu tidak gampang kita raih. Namun kalau dengan bersama, baik DPRD, tokoh masyarakat dan SKPD serta seluruh eelmen yang ada di Kabupaten Solok dan perantau mau membangun dengan kebersamaan, maka hal itu pasti akan terwujud,” jelas Bupati Gusmal. Orang Nomor Satu di Kabupaten Solok itu juga mengajak seluruh walinagari, KAN, BMN dan masyarakat, untuk mensukseskan program ‘Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah’ yang sudah di lounching beberapa hari lalu serta mendukung ‘Program Empat Pilar’ yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Solok lima tahun kedepan.
 “Kalau dengan bersama kita pasti bisa dan kita menginnginkan Kabupaten Solok menjadi daerah tujuan wisata di masa mendatang,” terang H. Gusmal.
            Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, juga optimis bahwa tahun 2019 nanti, juga  diharapkan  jauh lebih baik dari Tahun 2018 ini. “Saya melihat komitmen Kepala Daerah untuk menjadikan Kabupaten Solok menjadi Kabupaten yang lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya tampak serius. Untuk itu kita di DPRD pasti akan mendukung, termasuk menuntaskan pembangunan yang tertinggal, termasuk nagari terpencil,” jelas H. Hardinalis. Sementara Ketua tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Defrianto, juga optimis bahwa di Tahun 2019 nanti, Kabupaten Solok akan mengalami banyak kemajuan, terutama masalah pembangunan fisik dan non fisik, seperti pembangunan mental yang diusung Bupati Solok. “Kita jangan hanya bicara diatas kertas saja, tapi kita kalau mau berubah, cepatlah bangki. Sebab tidak ada yang akan merubah Kabupaten Solok, kecuali kita masyarakat dan pemerintahan Kabupaten Solok mau merubahnya bersama-sama. Masak kita kalah oleh Kabupaten lain seperti di Riau yang baru banyak Kabupatennya baru dimekarkan tapi maju pesat. Tinggal tergantung niat dan kemauan kita bersama, terutama bagaimana menarik investor dan memanfaatkan peran para perantau  yang sukses di luar daerah,” jelas Defrianto.
            Sementara Ketua Forum Walinagari (Forwana) Kabupaten Solok, Syamsul Azwar, juga optimis bahwa duet kepemimpinan Gusmal-Yulfadri Nurdin, akan mampu mempoles Kabupaten Solok dan jauh lebih baik dari tahun 2018 ini. “Sebagai ujung tombak pemerintahan, para walinagari yang ada di Kabupaten Solok pasti akan mendukung program Bupati dan Wakil Bupati yang dikenal dengan empat pilarnya. Apalagi saat ini beliau akan fokus membnagun mental dan fisik di Kabupaten Solok,” terang Syamsul Azwar. 
Sedangkan Ketua Bappeda Kabupaten Solok, H. Dusral juga menilai apa yang sudah di konsep oleh pemerintah dan masyarakat, tentu harus didukung oleh semua elemen, baik itu DPRD, LSM, Wartawan, Pemerintahan nagari dan juga niniek mamak. “Kalau dengan berama, kita pasti bisa dan Tahun 2019 kita optimis akan lebih baik dari tahun lalu,” jelas Dusral.
            Harapan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH. Bahwa komitmen untuk merubah Kabupaten Solok, jelas merupakan sudah kewajiban pemerintah dan masyarakatnya. “Jadi kalau kita mau berubah kearah yang baik, maka mari bersama ayunkan tangan dan langkahkan kaki untuk perubahan. Saya berharap agar tahun baru 2019 akan membawa perubahan bagi Kabupaten Solok,” pungkas Yulfadri Nurdin (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda