Tahun Politik, Berbeda Partai dan Pilihan Namun Jangan Sampai Saling Bermusuhan

0
444

SOLOK, JN-  Meski tahun 2018 ini dan 2019 mendatang bangsa Indonesia berada pada tahun politik, namun diharapkan pesta demokrasi berupa  hiruk pikuk pemilu baik pemilu kepala daerah, pemilu legislatif maupun pemilu presiden 2019, tidak sampai mengganggu kerukunan antar warga di daerah masing-masing.

 

“Saya setiap kali pertemuan dengan warga masyarakat, baik di tingkat jorong atau nagari, selalu menekankan agar antar sesama kita tidak terjadi perpecahan dan permusuhan apalagi saling hina,” jelas Walinagari Koto Hilalang,Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok,  Jafrison, saat berbincang dengan KORAN PADANG di Arosuka, Senin (30/7).

 

Disebutkan Jafrison, berbeda partai atau pilihan, adalah hal biasa didalam berdemokrasi, namun rasa kebersamaan harus tetap terjaga dan menjadi nomor satu.

Pilkada, pemilu legislative dan  pilpres hanyalah pesta demokrasi lima tahun sekali. Usai dari bilik suara, mari kita saling rukun. Jangan karena berbeda partai atau pilihan, antara mamak dan keponakan saling bermusuhan dan begitu juga dengan antara suami dan isteri apalagi antar nagari sampai tidak saling tidak bersapaan,” jelas Jafrison.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, juga berpesan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Solok, terus menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah menjamurnya partai politik. “Partai politik dan pilihan boleh berbeda, namun menjaga kebersamaan itulah yang utama. Jangan gara-gara berbeda partai, lalu kita saling sinis,” jelas Hardinalis Kobal (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here